Notulensi kajian Al Ummu Madrasatul Ula bersama teh Karina Hakman (bagian 2).
Salman, 23 Agustus 2019
hello vonnie
dirt enthusiast
Three Goblin Art
sheepfilms

JVL
Lint Roller? I Barely Know Her
Jules of Nature


@theartofmadeline

he wasn't even looking at me and he found me
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Alisa U Zemlji Chuda
will byers stan first human second

titsay
Peter Solarz

izzy's playlists!
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
we're not kids anymore.

seen from United States

seen from United States

seen from Argentina
seen from Argentina

seen from Canada

seen from Russia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Russia
@inira-arait
Notulensi kajian Al Ummu Madrasatul Ula bersama teh Karina Hakman (bagian 2).
Salman, 23 Agustus 2019

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Manusia Paling Menyedihkan
Buat aku, manusia yang paling menyedihkan adalah manusia yang gak bisa ambil keputusan karena dia takut. Dia takut sama hasil dari keputusan yang dia ambil. Padahal, menurut aku lagi nih, kalau dia gak belajar dari kesalahan yang dia perbuat, dari mana dia mau belajar untuk jadi manusia yang lebih baik lagi ?
Apalagi kalau keputusannya tuh juga menyangkut dirinya sendiri. Buat diri sendiri aja dia takut untuk ambil keputusan, gimana dia mau jadi pemimpin ? Wkwkwk.
Kadang suka memperhatikan kejadian di sekitar. Ya bener sih, pantas aja, orang-orang yang (menurut aku) gak bisa untuk ambil keputusan bahkan untuk hal sepele macam "file ini harusnya ditaruh di mana?" yaaa susah naiknya #eh
Coba bayangkan, orang-orang yang sulit untuk mengambil keputusan, ketika dia jadi pemimpin, mau jadi apa orang-orang yang dia pimpin ? Masa follower-nya yang disuruh ambil keputusan. Helloooo~ from the outside~
Tapi yang lebih menyedihkan dari yang paling menyedihkan adalah dia yang gak berani ambil keputusan, yang akhirnya meminta orang lain untuk ambil keputusan, dan ketika keputusan yang diambil tidak memenuhi ekspektasinya, dia malah menyalahkan orang yang dia minta untuk mengambil keputusan tersebut.
Sepasang Tokoh Fiktif
Anan dan Inira. Ya, mereka adalah dua nama fiktif yang saya buat ketika SMA dulu. Dua orang tokoh yang rumit —menurut saya—.
Dua nama itu mengantarkan saya pada rasa malu saat cerita yang saya buat harus saya bacakan di depan kelas. Entah apa alasannya mengapa saya harus membacakan cerita saya sendiri di depan kelas, padahal cerita itu cukup panjang. Perlu satu jam pelajaran untuk membacakannya.
Padahal mereka adalah dua tokoh fiktif, tapi entah mengapa pesonanya seakan membius seisi kelas. Tak ada suara lain ketika saya membacakan cerita yang bahkan menurut saya itu adalah cerita yang cukup lebay dan menye. Yang ada hanya wajah fokus dan sesekali terdengar para gadis di kelas hanya menghembuskan napas.
Anan dan Inira. Mungkin saya bisa kembali membuat cerita-cerita pendek dari dua tokoh fiktif itu. Mungkin.
Dan ternyata, kisahnya Anan dan Inira masih terus dibacakan hingga 10 tahun kemudian....
Kalau Istri Diberi Suami...
Belakangan ini, beberapa teman lelaki ada yang bercerita tentang memberikan sesuatu pada istrinya. Ada yang katanya sudah memberikan banyak hal pada istrinya, tapi kenapa ya istrinya masih cemberut. Ada juga yang ingin memberikan sesuatu pada istrinya, eh tapi uangnya masih kurang dan harus nabung lagi (ya karena yang mau dibeli itu spesial dan bukan sesuatu yang bisa dibilang “harga standar”…
View On WordPress
Kenapa Orang Nyebelin Jarang Bernasib Buruk?
Kalau lu udah kerja, lu pasti pernah menemukan orang nyebelin di kerjaan kan? Kayak… Orang yang gabisa diajak kerja sama, orang yang egois, orang yang mengamankan dirinya sendiri aja, atau orang yang emang bener-bener gabisa kerja. Gue yakin sih, kerja di manapun, pasti bakal nemuin orang-orang macam itu, apalagi walau kerja di birokrasi. Pernah gak sih kalian berpikir, kenapa ya orang-orang…
View On WordPress

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Welcome Back!
Hi, people! Haha udah lama banget gak nulis di blog T.T Memutuskan untuk menulis di sini saat ini karena kemarin ada seorang food blogger from abroad yang hit the like button. Haha kenapa aku jadi kayak anak Jaksel gini sih ToT Baca-baca tulisan di blog nih kadang bikin kita refleksi diri juga sih. Kadang kita udah melupakan suatu kejadian, tapi karena kita baca lagi blog kita, kita jadi ingat,…
View On WordPress
A timelapse of the farewell tawaaf in Makkah
Menjadi Ibu [Bag. 1]
Hi, guys! Welcome back to my blog! Hahaha.
Wow, sudah lama sekali ya aku tidak menulis di sini. Padahal sejak merasakan momen melahirkan, ingin sekali kubagikan pengalamanku di sini, tapi ternyata, menjadi ibu tidak semudah itu~
Yaps, sekarang setelah melepas status sebagai "Jomblo Perak" alias 25 tahun hidup menjomblo (hahaha), akhirnya masuk ke dalam fase "Menjadi Ibu".
Ternyata, menjadi ibu itu nano-nano ya rasanya! Baiklah, ku akan bercerita sedikit, dimulai ketika aku hamil si Ghatan.
"The best weight you'll ever lose is the weight of other people's opinions of you."
Assalaamu'alaikum. Izin share, jazaakumullahu khairan 🙏
Wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh.... Iya silakan :)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Remember Allah in your times of ease and He will remember you when you are in difficulty.”
—
Abu ad-Darda al-Ansari
Originally found on: islam2011
(via islamic-art-and-quotes)
Punchbowl Mosque, Punchbowl, Sydney, New South Wales, Australia
Sang Penyisir Rambut
Di istana Fir'aun ada seorang perempuan yang bertugas menyisir rambut putri Fir'aun dan merawat kecantikannya. Perempuan penyisir rambut tersebut termasuk salah seorang yang beriman kepada Nabi Musa dan menyembunyikan iman dalam hatinya. Suatu ketika perempuan ini menyisiri rambut putri Fir'aun sebagaimana biasa dia lakukan setiap harinya. Tiba-tiba sisir itu jatuh dari tangannya ke lantai. Ketika dia hendak mengambil sisir itu dari lantai, dia berucap, “Bismillah.” Putri Fir'aun seketika bertanya kepada dia, “Apa yang kau maksudkan itu ayahandaku?” Perempuan penyisir rambut (masyithah) itu menjawab, “Tidak. Akan tetapi tuhanku dan tuhan ayahandamu adalah Allah.” Putri Fir'aun marah terhadap sang penyisir rambut itu dan mengancam akan melaporkannya kepada ayahandanya. Akan tetapi sang penyisir rambut itu tidak takut.
Putri Fir'aun bergegas menemui bapaknya untuk memberitahunya bahwa di dalam istana ini ada orang yang kafir terhadap dirinya. Tatkala Fir'aun mendengar itu, maka kemarahannya berkobar menyala-nyala. Dia mengumumkan bahwa dia akan menghukum perempuan itu bersama semua anaknya. Fir'aun memanggil perempuan itu dan bertanya, “Apakah kamu punya Tuhan selain aku?!” Perempuan itu menjawab, “Ya, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.”
Seketika itu Fir'aun bagaikan orang gila. Dia langsung menyuruh prajuritnya untuk mendatangkan sebuah wadah yang sangat besar yang terbuat dari tembaga. Lalu wadag itu dipenuhi dengan air dan dinyalakan api di bawahnya. Fir'aun memerintahkan agar wanita penyisir rambut dan anak-anaknya dilemparkan ke dalam wadah itu. Sebelum hukuman itu dilaksanakan, perempuan penyisir rambut itu menyampaikan keinginannya kepada Fir'aun dengan mengatakan, “Aku ingin menyampaikan satu hal.” Fir'aun bertanya, “Apa keperluanmu?” Perempuan itu berkata, “Aku berharap tulang belulangku dan tulang belulang anak-anakku nanti dikumpulkan dalam satu kain, lalu kamu kuburkan semua tulang belulang kami tersebut.” Fir'aun berkata “Baik, akan kupenuhi keinginanmu.”
Kemudian Fir'aun memerintahkan prajuritnya untuk mencampakkan anak-anak wanita beriman ini satu persatu ke dalam wadah yang berisi air mendidih. Sang ibu melihat apa yang terjadi pada buah hatinya, dan dia tetap sabar dan mengharapkan pahala. Anak-anaknya mengerang keras di hadapannya, kemudian mereka mati karena kepanasan. Sang ibu tak mampu menyelamatkan mereka sedikit pun. Hampir saja keraguan merambat ke dalam hatinya saat dia melihat anaknya dan mendengar erangannya, sampai Allah menjadikan anak bungsunya yang masih bayi dan masih menyusu kepada ibunya dapat berbicara. Bayinya berkata, “Wahai ibunda, bersabarlah! Sesungguhnya engkau berada di atas kebenaran.”
Perempuan itu akhirnya diceburkan ke dalam air mendidih bersama semua anaknya. Dia berdoa memohon kepada Allah agar menerima Islamnya. Sang penyisir rambut putri Fir'aun itu mati sebagai syuhada di jalan Allah bersama seluruhnya anaknya.
Ibnu Katsir menyebutkan—sesudah menyebutkan kisah ini, “Asiyah mendengar suara putri sang penyisir rambut, lalu dia beriman kepada risalah yang dibawa Musa. (Tafsir Ibnu Katsir 8/91)
Setelah Allah mencabut nyawa penyisir rambut, Fir'aun memenuhi janjinya yakni mengumpulkan tulang belulangnya dan tulang belulang anak-anaknya, serta menguburkannya dalam satu kuburan.”
Ketika Nabi SAW melakukan Isra’, beliau mencium bau harum yang semerbak mewangi. Beliau bertanya, “Hai Jibril, bau wangi apa ini?” Jibril menjawab, “Ini adalah bau kuburan Masyithah (si penyisir rambut), anak-anaknya, dan suaminya.” (HR Ibnu Majah) ——————
The Greatest Women in Islamic History (h. 46-48)
Jadi ceritanya ada notif reblog ini dari Tumblr gue. Trus gue baca lagi ceritanya, sambil bacain ke suami juga. Dulu pas baca ini sampai nangis sesenggukan, eh sekarang tetep nangis lagi sih pas baca. Bedanya sekarang pas nangis trus langsung bisa peluk suami dan menangis di pelukan suami. Wkwkwk
“The days of ‘Eid are days of thankfulness, seeking forgiveness and pardoning others.”
— Ibn Rajab رحمه الله| Lataa'if al Ma’aarif Pg.384
Skincare tips ✨💧
1. Always keep a bottle of water bottle nearby. Hydration is 🔑, your skin will thank you!
2. DON’T POP YOUR PIMPLES. EVER.
3. Honey + green tea=a mask that will reduce dark spots and acne
4. Exfoliate 1-3 times a week, get rid of that dead skin/sebum build up 😷
5. Coconut is great for your skin + removing makeup! (Use it wisely tho, could clog up your pores)
6. You can never go wrong with face masks!!! Treat yourself to a nice face mask every now and then
7. Cut toxic people out of your life and remember to moisturize daily
8. DO NOT TOUCH YOUR FACE🙅🏽
9. In my opinion lush has the best skincare products, all organic and they’re cruelty free🐶
10. Change your pillow cases regularly if you don’t already
11. Sunscreen is your best friend, always apply before leaving the house to protect your self from harmful sun rays/premature aging🌞
12. I know y'all have things to do but get at least 7 hours of sleep to rejuvenate your skin!
13. Pat your face dry instead of rubbing when using a towel.
14. Listen to music and chill and try to keep the stress minimal, this will do wonder for your skin
15. Rose water is bomb for your skin and the scent is a bonus 🌹
16. Your skin is an organ so it will reflect the state of your insides, eat beneficial foods and drink plenty💧💦🍎🍉🍓🍒

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Itulah Pertama Kalinya Aku Bertemu Dirimu [Kau bag. 1]
Minggu, 4 Maret 2018
Hari itu aku memutuskan untuk ikut lembur. Bukan lembur juga sih, lebih tepatnya ikut “main” di proyek. Aku ingat sekali, tanpa ada rencana, aku bergegas mandi dan berangkat ke kantor, dan pergi ke proyek.
Sampai proyek, tentunya tidak ada yang aku kerjakan, hanya sedikit membantu meringankan pekerjaan berat. Lebih banyak mengobrol dengan kepala tukang yang hadir. Ah, ada Pak Usep, my sugar daddy, datang.
Bosan, tak ada yang bisa dikerjakan, aku turun ke lantai 1. Kebetulan proyek yang sedang kami kerjakan ada di lantai 5. Aku pergi menuju sebuah restoran, membeli es krim. Aku duduk sambil memakan es krim dan mendengarkan musik. Aku ingat sekali, hanya satu musik yang kuputar: Rossa - Takdir Cinta.
Aku memutuskan untuk naik kembali ke lantai 5. Waktu sudah menunjukkan jam pulang. Sekitar pukul 5.00 sore. Ada seseorang yang baru pertama kali aku lihat, seseorang yang bahkan dulu aku tak tahu kalau aku akan memiliki sejarah bersamanya. Bahkan di hari itu pun, aku sempat mengabadikan hal bersejarah ini lewat cuitanku.
Cara mudah ngajak ngobrol cowok ganteng yg belum kita kenal: 1. Periksa apakah dia suka bola, lihat dari benda-benda yg dia pakai 2. Kalo iya, tanya aja langsung, misal, "Masnya Liverpudlian ya ?" 3. Biarkan semua mengalir bagai air~ (Kalo enggak suka bola ya udah bye aja)
Begitulah aku menuliskan dirimu untuk pertama kalinya. Tak ada yang spesial pada pertama kali bertemu denganmu karena setelah itu, tak ada hal lanjutan yang terjadi. Tapi terimalah ucapan terima kasihku ini. Terima kasih karena kau sudah hadir dalam hidupku. Aku sungguh bersyukur karena Allah mempertemukan diriku dengan dirimu. Terima kasih, sungguh.
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa'fu ‘anni ”
— O Allah, You are Most Forgiving, and You love forgiveness; so forgive me