16 September 2022 — Pagi pukul 06.00 saya berangkat dari Kuala Dua menuju terminal Sei Ambawang. Pukul 07.00 saya tiba dan telah ditunggu kedua teman yang telah tiba setengah jam lebih dulu. Kami bertiga adalah mahasiswa semester 7 yang harus mengambil program magang. Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Thailand adalah kantor pilihan magang kami. Namanya juga anak HI magangnya harus abroad bro.
Berangkatlah kami pukul 08.15 menggunakan bis Damri. Bis kebanggaan Indonesia ini merupakan bis yang melayani rute Pontianak-Kuching dan sebaliknya. Pukul 15.00 kami sudah berada di Entikong, sebuah kecamatan yang berbatasan dengan Malaysia. Buru-buru saya hubungi teman yang kebetulan magang di kantor BNPP RI untuk menyambut kami. Berbincang sedikit sekedar menanyakan kegiatan mereka di sini sebelum akhirnya melanjutkan pemeriksaan CIQS di PLBN Entikong dan checkpoint negara tetanggga.
Aktivitas perbatasan kedua negara dibuka pukul 07.00 - 16.00 untuk memacu perekonomian masyarakat perbatasan di kedua sisi negara melalui peningkatan arus barang dan jasa
Selesai melalui pemeriksaan terakhir, Kastam (Custom) Malaysia kami bergegas memasukkan barang ke bagasi bis dan menunggu penumpang lain menyelesaikan pemerikasaan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kuching. Oh iya, jika bertanya kenapa kami ke
Kuching? Itu karena rute Penerbangan dari Kuching ke Bangkok masih terjangkau di kantong mahasiswa backpacker seperti kami.
Dua balok sinyal provider Indonesia masih ada di gawai saya. Kringgg, sebuah pesan masuk dari Tara, seorang teman dari kampus Undip. Tara adalah orang yang memesan tiket hotel kami di Bangkok, ia juga akan magang di sana, jadi kami serahkan urusan hotel padanya. Tara menanyakan sudah di mana dan ia meminta kiriman uang yang masih kurang untuk pemesanan hotel. Untung saja masih ada sinyal cepat-cepat saya telpon Ibu minta uang agar dikirim ke Tara.
Ah sial, belum sempat mengabarkan Tara, bis sudah bergerak, sinyal pun hilang. Sekitar 2 jam kemudian kami tiba di Kuching Sentral, sebuah terminal besar di Kota Kuching. Di sana, saya langsung ke konter untuk membeli kartu Malaysia. Setelah selesai registrasi kami memesan taksi online ke hotel yang sudah dipesan oleh Ibu Ariel (One point hotel).
Ah kesialan pertama datang, kami salah alamat. Ternyata One Point Hotel ada dua dalam tampilan google map. Kami ke arah hotel yang salah. Dibuka lagi aplikasi Grab, kali ini penuh dengan ketelitian agar tidak keluar lagi ringgit yang pas-pasan dari kantong ini. Pukul 18.00 waktu setempat kami check in. Malam itu susah sekali menemukan tempat makan murah, mungkin karena dekat Bandara. Akhirnya tidak mau ambil pusing Grab-food menjadi andalan kami. Bertiga sepakat memesan nasi goreng. Istirahatlah kami malam itu dan cerita ini akan kami lanjutkan esok hari......
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Banyak hal yang ingin saya coba dulu, namun belum kuat niat ini untuk memulai. Salah satunya adalah menulis. Ya, kegiatan menulis ini sebenarnya tidaklah susah, tidak juga mudah, hanya malas saja. Lebih-lebih lagi di zaman sekarang semua serba cepat dalam memperoleh pengetahuan atau informasi hanya dengan menonton video-video pendek di internet. Membaca sebagai aktivitas memperoleh dan memperkaya ilmu serta kosakata baru untuk bahan tulisan tak lagi menarik minat. Saya rasa ini juga yang menjadi sebab lemahnya keinginan untuk menulis, keterbatasan kata untuk menerjemahkan apa yang ada di benak.
Dampak buruk memiliki kebiasaan menonton video-video pendek di internet dalam jangka panjang
Masalah sudah diidentifikasi. Sekarang untuk memperbaiki hal tersebut adalah dengan meningkatkan fokus membaca tanpa distraksi di zaman yg dikit-dikit muncul notifikasi tak berarti. Ada istilah dalam psikologi, flow state sebuah kondisi ketika kita fokus maksimal dengan apa yang dikerjakan. Pernahkan kamu merasakan waktu cepat berlalu ketika melakukan sesuatu yang kamu suka, barangkali kamu sedang memasuki flow. Untuk masuk dalam kondisi tersebut ada banyak cara, kamu dapat mencarinya di artikel-artikel lain atau tanya pada Mihaly Csikszentmihalyi langsung.
Saya rasa saya harus memulainya dengan membiasakan membaca suatu konten baik buku atau artikel yang tidak terlalu berat secara utuh sambil mendengarkan instrumen musik.
Untuk membiasakan menulis, saya mulai dari medium ini. Entah topik apa yang akan menjadi materi saya nantinya, mungkin analisis bola ecek-ecek, mengulas buku, menulis cerita hidup, atau berbagi sedikit ilmu yang diri ini punya. Let's see ahead, apakah konsisten atau tidak hahahaha.