Jangan kamu menghakimi supaya kamu tidak dihakimi
Terdengar seperti sebuah paradoks kehidupan dijaman serba instant dalam menilai sesuatu dan seseorang, tanpa melihat apa yang sudah diusahakan, bagaimana prosesnya, sebanyak apa pengorbanan dan berapa kali harus jatuh dan bangkit dalam kehilangan Tumbuh dalam lingkungan yang isinya mudah sekali dalam menghakimi manusia lain membuatku belajar untuk memilah kalimat yang terdengar menghakimi siapapun dan dan sesuatu apapun, Nyatanya seringkali penghakiman yang kita berikan itu berbalik ke diri kita sendiri sesederhana bagaimana kita mudah menilai dan menghakimi diri kita yang jalur hidupnya mungkin tidak sama dengan manusia lain Makin bertambah usia aku belajar satu hal lagi, tentang manusia Ternyata yang lurus itu belum tentu benar Mereka yang baik, mulutnya pun berbisa Orang yang nampak setia, suka mencari muka Belajar memahami sudut dunia yang penuh dengan kepura-puraan, isinya manusia nampak paras lelaku elok namun dalam hati tabiatnya merusak Ada kiasan yang seringkali aku jadikan pedoman untuk tidak mudah menilai peringai manusia disekelilingku, "Manusia itu lautan, yang ditampakkan padamu hanya pantainya"












