Di samping pengamen di stasiun pocin, ada ibu penjual tisu. Biasanya, ibu itu dagang di tepi sungai kecil samping kampus Guna Darma Margonda. Ibu itu jualan tidak jauh dari ibu lain dan anak-anaknya yang mengemis. Yang satu mengemis dan yang satu jualan. Ibu yang jualan ini tambah istimewa karena pernah suatu kali, saya melihatnya membaca Quran di sela-sela menunggui dagangannya. Siang ini, saya dapati ia sedang makan nasi dalam kantong plastik putih, sepertinya bekal dari rumah. Luar biasa ya pengorbanan orangtua itu. – View on Path.














