Sama-sama... . Sama siapa? . Sama kamu... Iya, kamu...
sumber : Syukur
Acquired Stardust
tumblr dot com
we're not kids anymore.

titsay
hello vonnie
Game of Thrones Daily

Kaledo Art

pixel skylines

roma★
will byers stan first human second
styofa doing anything
ojovivo
dirt enthusiast

★

shark vs the universe
Three Goblin Art

if i look back, i am lost

⁂
RMH
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Australia

seen from Malaysia

seen from India
seen from Romania
seen from United States
seen from Spain

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Australia
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Saudi Arabia
seen from United States
@fatchurrizqon
Sama-sama... . Sama siapa? . Sama kamu... Iya, kamu...
sumber : Syukur

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
JAHANNAM SETELAH 300 KM Aku kenal seorang pemuda yang dulu termasuk orang yang lalai dari mengingat Allah. Dulu dia bersama dengan teman-teman yang buruk sepanjang masa mudanya. Pemuda itu meriwayatkan kisahnya sendiri: Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, aku dulu keluar dari Riyadh bersama teman-temanku menuju kota Dammam, dan tidak ada satu pun niat dalam diriku untuk melakukan satu ketaatan untuk Allah, apakah untuk shalat atau yang lain. Ketika kami melewati papan penunjuk jalan, teman-teman membacanya “Dammam, 300 Km”, aku katakan kepada mereka aku melihat papan itu bertuliskan “Jahannam, 300 Km”. Aku bersumpah kepada mereka atas hal itu, akan tetapi mereka tidak percaya, mereka pun menertawakan ucapanku. Berlalulah waktu dalam canda tawa, sementara aku bingung dengan papan yang kubaca tadi. Selang beberapa waktu, kami mendapatkan papan penunjuk jalan lain, mereka berkata “Dammam, 200 Km”, kukatakan “Jahannam, 200 Km”. Merekapun menertawakan aku dan menyebutku gila. Kukatakan: “Demi Allah, yang tidak ada sesembahan yang haq selain Dia, sesungguhnya aku melihatnya bertuliskan 'Jahannam, 200 Km'.” Mereka pun menertawakanku kembali dan berkata: “Diamlah, kamu membuat kami takut.” Akupun diam diliputi rasa keheranan memikirkan perkara aneh ini.
AHSANU 'AMALA Al-Qur'an menyebutkan bahwa penciptaan alam semesta, juga hidup dan mati, adalah sarana untuk menguji manusia: siapakah yang lebih baik amalnya. Itulah maksud ahsanu 'amala dalam firman-Nya berikut: اۨلَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ؕ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ ۙ Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun, (QS. Al-Mulk: 2) اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَ يُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya. (QS. Al-Kahf: 7) Fudhail bin Iyadh rahimahullah berkata: "Ahsanu 'amala di sini maksudnya adalah amalan yang paling ikhlas dan benar."
ALLAH MENCINTAI ANDA DAN AKAN MENJAGA ANDA Menjadi kebiasaan, di hari Jumat seorang Imam dan anaknya yang berumur 11 tahun membagi brosur di jalan-jalan dan keramaian, sebuah brosur dakwah yang berjudul “thariiqan ilal jannah” (jalan menuju jannah). Tapi kali ini suasana sangat dingin ditambah rintik-rintik air hujan yang membuat manusia benar-benar malas untuk keluar rumah. Si anak telah siap memakai pakaian tebal dan jas hujan untuk mencegah dingin, lalu ia katakan : "Saya sudah siap, Abi!” “Siap utk apa nak?” “Abi, bukankah ini waktunya kita menyebar brosur ‘jalan menuju jannah’?” “Udara di luar sangat dingin, apalagi gerimis.” “Tapi Abi, tetap saja ada org yg berjalan menuju neraka meski suasana sangat dingin.” “Saya tidak tahan dengan suasana dingin di luar.” “Abi, jika diijinkan, saya ingin menyebarkan brosur ini." Sang ayah diam sejenak lalu berkata: "Baiklah, tapi bawa beberapa brosur saja, jangan banyak-banyak" Anak itupun keluar di jalanan kota untuk membagi brosur kepada orang yang dijumpainya, juga dari pintu ke pintu.
KAYA, TAPI ZUHUD… MUNGKINKAH? Itu sangat mungkin... Bagaimana bisa demikian? Mari simak pemaparan Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- berikut ini: "Ketika harta berada di tanganmu, bukan di hatimu, dia tidak akan membahayakanmu, walaupun jumlahnya banyak. Sebaliknya, ketika harta itu di hatimu, dia akan membahayakanmu, walaupun harta itu tidak ada sedikitpun di tanganmu." Imam Ahmad pernah ditanya: "Bisakah seseorang menjadi zuhud, padahal dia memiliki seribu dinar?". Beliau menjawab: "Ya, (bisa saja), asalkan dia tidak senang bila harta itu bertambah, dan dia tidak sedih bila harta itu berkurang". Oleh karenanya para sahabat menjadi orang yang paling zuhud terhadap harta yang ada di tangan mereka. Sufyan Ats-Tsauri juga pernah ditanya: "Bisakah orang yang kaya menjadi zuhud?". Beliau menjawab: "Ya (bisa saja), yaitu jika saat hartanya bertambah dia bersyukur, dan saat hartanya berkurang dia juga bersyukur, dan bersabar". (Sumber: Madarijus Salikin 1/463). 👤 Ustadz Musyaffa Ad Dariny
sumber : Alhikmahjkt

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
TUJUAN HIDUP (Bab 1B - Part 2) Apabila kita mentadaburi al-Qur'an dan mengkaji syariat Islam, kita dapat menyimpulkan bahwa kebahagiaan yang hakiki dapat dicapai dengan cara mengaplikasikan penghambaan diri kepada Allah. Orang yang bahagia adalah orang yang berhasil menjadi hamba Allah. Dan dalam hal ini, sarana kebahagiaan itu adalah semua sarana yang telah disediakan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam meniti jalan penghambaan diri kepada-Nya. [ Tambahan dalil menggapai kebahagiaan: "Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (bahagia) dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" (QS. An-Nahl: 97) ] Dengan tujuan penghambaan diri inilah, diciptakannya manusia dan jin. Karena ubudiyah kepada Allahlah ditegakkannya langit dan dibentangkannya bumi. Karena penghambaan diri inilah diturunkannya Kitab-Kitab dan diutusnya para rasul.
PESAN-PESAN ISTIMEWA BAGI KAWULA MUDA (Oleh: Syeikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Alubadr, حفظه الله تعالى) “Wahai pemuda yang mendapat taufiq-Nya, ini pesan-pesan khusus, yang aku sampaikan sebagai nasehat seorang yang sayang dan peduli kepadamu. Jika kau ambil, tentu itu akan menjadi sebab keselamatan, keberuntungan, kebahagiaanmu di dunia dan akherat. Wahai pemuda… Harusnya engkau menjaga dan melindungi masa mudamu, dengan menjauhi berbagai macam keburukan dan kerusakan, dengan meminta tolong dan tawakkal kepada Allah semata dalam menjalani itu semua. Semua pintu, atau lorong, atau jalan menuju kepada keburukan atau kerusakan, maka jauhilah dan bersungguh-sungguhlah dalam mewaspadainya.
SEPENGGAL KISAH TENTANG KEAJAIBAN UKHUWAH Syaikh Abbas Batawi -rahimahullah- adalah seorang petugas penyelenggara jenazah terkenal di KSA. Selama 25 tahun dari sisa usianya ia dihabiskan untuk mengurusi jenazah kaum muslimin di kota Jeddah. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan stasiun TV Al-Wathan beliau mengisahkan: “Suatu hari, seperti biasa aku menyiapkan daftar wafat harian. Tiba-tiba rekan kerjaku memanggilku, “Wahai syaikh, kita kedatangan jenazah”. “Baiklah, masukkan keruang pemandian. Aku akan ganti baju terlebih dahulu, setelah itu akan menyusul kalian.” Begitu aku masuk keruang pemandian, Aku mendapati seorang pemuda yang meminta agar semua orang keluar dari tempat pemandian, tak terkecuali orang tua dan saudara si mayit. Kalau saja aku tidak memakai baju kerja pasti dia juga sudah mengusirku. Aku katakan padanya, “Baiklah, aku butuh satu atau dua orang untuk membantuku memandikan jasad ini”. Dengan cepat pemuda itu menjawab, “Biarkan aku sendiri yang akan membantumu” Ketika aku mulai membuka wajah si mayit dan menanggalkan pakainnya satu-persatu, tiba-tiba pemuda itu menangis histeris. Aku lantas menegurnya. Aku katakan, “Bila engkau tidak sanggup menahan tangis, maka tunggulah di luar, biar orang lain yang membantuku.” “Tidak wahai syaikh.. Biarkan aku sendiri” jawabnya.
JANGAN PERNAH REMEHKAN SEKECIL APAPUN KEBAIKAN Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah ia...barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat. Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah ia, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga. Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga. Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia...barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia. Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak-anakmu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu..yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.
COBALAH RABA HATI ANDA… MASIH HIDUPKAH DIA? 😬 Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- mengatakan: “Seorang mukmin, tidak mungkin menjadi sempurna kenikmatannya karena kemaksiatan, tidak mungkin menjadi lengkap kebahagiaannya karena kemaksiatan. Bahkan, tidaklah dia melakukan kemaksiatan, melainkan kegundahan akan mencampuri hatinya, tapi karena syahwatnya yang mabuk menutupi hatinya; dia tidak merasakan kegundahan itu. Ketika kegundahan ini hilang dari hatinya, bahkan rasa ingin dan senang terhadap kemaksiatan malah bertambah, maka harusnya dia berprasangka buruk pada imannya dan menangisi KEMATIAN hatinya. Karena seandainya hatinya masih hidup, harusnya perbuatan dosanya itu menjadikan hatinya gundah, berat, dan sulit menjalani… Ketika hati itu sudah tidak bisa merasakan (pedihnya) dosa; maka tidaklah sebuah luka menjadikan tubuh yang sudah mati merasakan sakit”. [Kitab: Madarijus Salikin, Ibnul Qoyyim, 1/198-199]. 👤 Ust Musyaffa Ad Dariny, حفظه الله تعالى
sumber : Alhikmahjkt

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
TERTIPU DUNIA Mari kita mengingat bahwa Kebahagiaan dunia semu itu menipu dan sering kali melalaikan dari akhirat. Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya) “Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.” (QS. Luqmaan: 33) Allah Ta’ala juga berfirman, (yang artinya) “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu” (QS. Al Hadid: 20) Malam ini sebagian orang menyebutnya malam tahun baru, dimana banyak orang merayakannya dengan pesta dan hiburan. Sebagian besar ciri orang yang lalai ada di malam itu. Jangan sampai kita senang dalam satu malam lalu menyesal selama-lamanya. Semoga kita tidak menjadi korban penipuan dunia. Semoga kita tidak masuk ke dalam golongan orang yang merugi kelak.
sumber : Alhikmahjkt
JALAN MENUJU SURGA Bro & Sis, Ilmu adalah hal yang mutlak gak bisa disepelein. Karena menuntut ilmu adalah jalan menuju kemuliaan, sebab ilmu menuntun kita ke surga, tempat di mana kemuliaan dan kebahagiaan hakiki bersemayam. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang meniti jalan untuk mencari ilmu (agama) niscaya Allah mudahkan untuknya jalan menuju surga." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzy dan Ibnu Majah. hadits shahih) Untuk mendapatkan ilmu agama itu kita mesti melewati jalan belajar. Sebab, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya ilmu itu (diperoleh) dengan belajar." (HR. Ath-Thabrany dalam al-mu'jam al-kabir no. 2663, Al-Albany menilainya shahih) Nah, buat mendalami dan memahami ilmu Islam ini, wajib pula punya 5 elemen utama, yaitu: 1. kesungguhan, 2. kesabaran, 3. ketegaran, 4. ketelatenan dan 5. mental baja.
RINTANGAN MENUJU KEMULIAAN Sebagai jalan kemuliaan, jalan ilmu bukanlah jalan rata bertabur bunga-bunga. Ia -seperti sedia kala dan akan begitu seterusnya- selalu saja terjal penuh duri dan pecahan gelas kaca dengan jurang-jurang curam ada di samping kanan dan kirinya. Tetapi, bukankah tabiat menuju kemuliaan itu adalah berlelah-lelah dan tidak menyerah? ✏ Ust. Fahrudin Majid, Lc
sumber : The Rabbanians
SEJENAK UNTUK SELAMANYA Datanglah ke majelis ilmu, taman surgawi. Majelis di mana sakinah (ketenangan) menjadi nafas yang dihelakan. Rahmat menjadi istana di sana. Kedamaian memenuhi hati. Duduklah sejenak saja untuk kebahagian selamanya. Sebab, di sana ilmu dan hikmah menjelma menjadi sampan yang mengantarkanmu sampai di pulau kebenaran. Duduklah saja sebentar, sebab wejangan-wejangan guru di sana penuh makna. ✏ Ust. Fahrudin Majid, Lc
sumber : The Rabbanians
DIASAH MUSIBAH
Brothers & Sisters... Semua yang udah kejadian sebetulnya udah diatur, sudah ada kanun qadha & qadar-Nya. Kehidupan ini berjalan dinamis: Ada senyum ada muram, Ada bahagia ada sengsara, Ada kaya ada miskin, Ada keberuntungan ada bencana, dan lain sebagainya.
Dan ternyata, yang paling tenang dan beruntung ngadepin dinamika itu ternyata adalah seorang mukmin (orang beriman). Karena, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyatakan rasa kagum kepada orang mukmin, beliau bersabda,
"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)
Musibah yang singgah ke kita adalah datang dari Allah dengan ketentuan takdir Allah. Dan orang beriman percaya sepenuhnya bahwa Allah Maha Benar (al-haq), Maha Mengetahui (al-alim) dan Maha Bijaksana (al-hakim), oleh karena itu Dia tidak mungkin keliru dalam menetapkan garis takdir kita.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
KETIKA SYAIKH SAKIT TELINGA 👂 Seorang Syaikh tua berusia 80 tahun mengalami sakit pada telinganya yang nyaris membuatnya tuli Seorang dokter ahli menyarankan untuk melakukan operasi atas telinganya supaya tidak kian menjadi tuli, dan Syaikh itupun menerimanya. Setelah operasi sukses, dan Syaikh itu bisa mendengar kembali dengan jelas, maka datanglah tagihan biaya atas operasi telinganya Syaikh itu melihat tagihan operasinya, tiba2 menangis. Dokter ahli yg melihat Syaikh itu merasa iba dan mengatakan bahwa seandainya tagihan itu terlalu tinggi maka ia akan membebaskan biaya dokter agar biaya bisa sedikit berkurang Maka sang Syaikh menjawab: “Aku bukan menangis karena uang yang akan Aku keluarkan, tapi Aku menangis karena Allah telah memberiku pendengaran yang jelas selama 80 tahun, namun Allah tidak pernah mengirimiku tagihan.”
TERTAMPAR PENJUAL GADO GADO Penjual gado-gado ini baru saja menampar saya dua kali. Saya sudah beberapa kali beli gado gado di tempat Bu Ijah - Siti Khodijah - di pojok jalan Asmawi, Beji, Depok ini. Untuk kedua kalinya saya 'dipaksa' menunggu di gerobaknya yang ditinggalkan begitu saja. "Lagi sholat dzuhur mas bu Ijah nya..." kata tukang rambutan di sebelahnya. Saya pun menunggu. Lima belas menit kemudian bu Ijah muncul, karena sudah kenal dengan wajah pelanggannya ini dia lalu bilang, "Maaf ya.. nunggu lama... pedas banget kan?" "Habis sholat bu?" tanya saya. "Iya mas, kaya kagak - sholat kagak... rugi dong saya…" Plak! Jawabannya bikin saya merasa ditampar. "Nggak takut kehilangan pelanggan?" tanya saya lagi. "Emang sih kata orang-orang setiap pas saya sholat ada deh enam sampe tujuh pelanggan yang datang... Tapi ya kalau rezeki saya tuh orang pada balik lagi. Kalau kagak balik ya bukan rezeki saya..." Plak! Ditampar lagi saya rasanya sama bu Ijah. Yang kedua ini terasa lebih pedas tamparannya, lebih pedas dari rasa gado-gadonya. Jelas, keyakinannya soal rezeki jauh diatas keyakinan saya yang kadang masih meragu. Terima kasih ya bu Ijah atas tamparannya. Renungan bagi kita: "Sekaya apa dirimu sampai rela meninggalkan sholat?"
sumber: Alhikmahjkt