Laku Kehidupan
Sejak kembali bermain Tumblr, dan berani kembali menulis, rasanya banyak sekali gagasan atau sekadar pengalaman yang ingin aku tuliskan disini.
Kadang menulis itu jadi caraku untuk mengurai perasaan ( ceilah apaan dah ). Dulu saat aku berusia 25 tahun, aku merasa sangat payah, aku merasa tertinggal banyak. Baik karir, jodoh maupun pendidikan. Saat beberapa temanku sudah melesat lebih dulu, aku masih merasa gontai terseok-seok.
Bahkan kalimat soon to be thirty, adalah kalimat yang teramat mengerikan. Tapi entahlah, bagaimana Allah membolak-balikkan hati seseorang. Hari ini disaat aku semakin mendekati angka itu, justru aku tidak setakut dulu. Meskipun, aku masih merasa belum cukup stabil baik secara finansial, pekerjaan bahkan jodohpun belum Allah takdirkan hadir. Namun, uniknya Allah tata hatiku yang terkadang aku sendiri tak menyangka Maha Baik Allah yang memberikan rasa tenang dalam menghadapi setiap fase kehidupan.
Berulang kali aku merasa justru rasa syukurku jauh dari segala nikmat yang telah Allah berikan selama ini. Juga sebuah kesadaran bahwa diri ini harus tetap bertumbuh, tetap melakukan perbaikan serta mensyukuri segala nikmat Allah yang telah memberikan hidup hingga usia ini.
Bahkan untuk sekedar mengaggap dunia tidak adil padaku itu saja aku tak pantas. Bagaimana tidak, aku memiliki Rabb yang Maha Adil, Maha Kaya, Sang Pemberi Rezeki. Hanya tersebab beberapa hal yang belum Allah berikan saat ini lantas aku berhak meragukan skenario-Nya.
Memang benar bila kemarin telah menjadi cerita, dan hari ini adalah sebuah realita, sedang esok masih menjadi misteri. Maka lebih baik adalah memaksimalkan hari ini. Semoga Allah ringankan diri ini untuk senantiasa bersabar dan bersyukur pada setiap kali menjalani hari. Muhasabah diri untuk hari yang telah lalu, juga tetap berprasangka baik pada qada dan qodarnya Allah untuk hari esok. Baarakallah Fiikum 🤍
Wallahu a'lam
Refleksi diri di Jum'at Pagi |Wonogiri, 31 Juli 2026.












