TBL, dikasi tantangan sama atasan untuk taun depan kiwin. Aamiinnnn
Jodoh mana jodoooohhhhhhhh 😭
will byers stan first human second
Cosmic Funnies
Mike Driver

★
taylor price
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

JVL

izzy's playlists!
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
AnasAbdin
we're not kids anymore.

tannertan36

Love Begins
Xuebing Du

祝日 / Permanent Vacation

#extradirty
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

ellievsbear
$LAYYYTER

Discoholic 🪩

seen from Malaysia

seen from China

seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Australia
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from T1

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Brazil
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Bosnia & Herzegovina
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from United States
@dindingkuning
TBL, dikasi tantangan sama atasan untuk taun depan kiwin. Aamiinnnn
Jodoh mana jodoooohhhhhhhh 😭

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Rasanya ingin mengeluarkan unek-unek yg ada di kepala ini perihal jodoh.
Allah, jodohkan aku dg pilihanMu 🥺😩
Capek kali hari ini
Perasaan Tertinggal.
Sekali lagi, kamu tidak boleh merasa tertinggal hanya karena kamu belum memiliki apa yang telah dicapai oleh teman-teman seusiamu. Sebab, setiap orang memiliki kecepatannya sendiri. Setiap orang memiliki takdirnya yang berbeda-beda.
Kamu tidak boleh merasa rendah bila saat ini kamu belum juga menikah, kamu belum juga memiliki buah hati, kamu belum juga memiliki lainnya. Tidak ada yang harus dilakukan bila kamu belum jua sampai pada titik itu. Bukankah setiap orang memiliki prioritas yang berbeda. Maka sudah sepatutnya kamu pun tidak boleh menyalahkan dirimu sendiri. Mengapa tertinggal untuk ukuran dunia.
Tidak ada yang lebih cepat dan lebih lambat untuk ukuran dunia wahai diri. Tidak ada standart yang sama untuk setiap orang dalam urusan dunia. Sebab ini hanya dunia, tempat persinggahan sementara. Yang perlu kamu persiapkan adalah bekalmu menuju akhirat. Sudah sejauh apa dirimu menyiapkannya.
Dunia ini tak bernilai di sisi Allaah. Sebab itulah dunia seperti penjara bagi seorang mukmin. Melelahkan. Maka ambila secukupnya pada ukuran duniamu saat ini. Bila Allaah menghendaki kelebihan harta padamu, maka itu sudah menjadi bagian dari rezekimu. Bila Allaah menghendaki menikah diusia muda, maka itu bagian dari takdirmu. Dan pada hal lainnya untuk ukuran dunia.
Jangan bersedih wahai diri, dunia tak pernah lari darimu. Yang perlu kau tangisi adalah kedudukan mu di akhirat nanti. Apakah ia menjadi yang selamat atau sebaliknya..:"
Maka, mulai hari ini. Kamu tidak boleh merasa rendah bila kamu belum jua menikah. Kamu tidak boleh larut dalam kesedihan bila belum jua hamil dan memiliki keturunan. Kamu tidak boleh merasa tertinggal bila belum jua mencapai impianmu.
Yang perlu kamu lakukan adalah terus berikhtiar, berdoa dan bertawakal penuh kepada Allaah. Sebab tidak ada yang mustahil bagi Allaah untuk mengabulkan pintamu. Mudah baginya mewujudkan pintamu. Teruslah meminta wahai diri, meminta untuk selalu dikuatkan dalam menjalani setiap fase kehidupan ini.
KELAK, JIKA AKU ADALAH WANITAMU
Pertama, ku ucapkan turut berduka cita karena kamu mencintai wanita yang penuh dengan kekurangan dalam dirinya. Kedua, ku ucapkan selamat karena kamu akan terus dicintainya dengan hebat.
Kelak, jika akhirnya kamu yang kupilih menemaniku, ketahuilah bahwa aku telah menerima seutuhnya dirimu.
Aku tak bisa menjanjikan kamu akan bahagia tapi kupastikan aku akan terus berusaha membuatmu bahagia. Kamu akan terus dan terus menemukan setiap kekurangan yang ada. Mungkin sesekali membuatmu jengah, tapi membiarkanmu pergi ke lain hati aku enggan sama sekali.
Jika kamu mendapatiku tersenyum saat kamu memujiku, ketahuilah saat itu aku sedang takut kamu akan kecewa. Jangan taruh ekspetasimu terlalu tinggi tentangku, karena aku tetap saja hanya manusia biasa.
Bahagiakan aku dengan hal-hal sederhana. Sesederhana mungkin aku membuatmu bahagia; dengan perhatian, dengan pijatan di kepala, dengan memuji lesung pipimu, dengan masakan-masakan uji coba, dengan menggandengmu kemana-mana.
Jangan berharap akan gadis anggun nan jelita, yang ada mungkin aku akan menganggapmu seperti kawan lama. Tertawa keras, berkata kasar sesekali, atau bahkan memukulmu saat kesal.
Kamu akan mendapati aku yang meledak-ledak. Setiap ledakannya akan berbeda tergantung suasana. Jangan kaget jika kamu mendapati aku tiba-tiba menangis tanpa sebab, bahkan hanya karena aku tak bisa mengungkapkan apa yang aku rasa.
Bisa jadi aku manja, merengek padamu seolah anak kecil pada ayahnya. Ketahuilah bahwa rengekan itu hanya kamu yang menerimanya. Bisa jadi aku dewasa, sehingga dapat memanjakanmu yang sewaktu-waktu berubah menjadi anak tk.
Sering kali aku akan banyak maunya. Meminta ini dan itu tanpa malu. Jangan kabulkan semuanya. Terkadang keinginanku hanyalah rasa penasaran yang berujung sia-sia. Kamu harus lebih pintar memilah yang terbaik untukku.
Bersamaku kamu tidak akan pernah takut untuk ditinggalkan, kecuali jika Tuhan yang menginginkan. Dan bersamaku, kamu tidak akan pernah berjuang sendirian.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
If you leave.
Jika sudah bulat keputusanmu untuk pergi, tolong pastikan dia bukan satu-satunya cinta dalam hidupmu ya?
Sebab jika kamu pergi, dia pasti tidak akan menunggumu kembali. Dia tidak akan mencegahmu pergi karena dia tahu sekali kamu sudah membuat keputusan, maka keputusan itu tidak bisa diganggu gugat. Untuk apa dia berusaha mempertahankan kamu jika kamu sudah tidak ingin bersamanya?
Kepergianmu tentu saja akan menyakiti hatinya tetapi itu tidak akan membuatnya hanya berdiam diri untuk menunggumu kembali. Dia tetap saja akan melanjutkan hidupnya, berusaha untuk baik-baik saja meskipun setiap kali ada yang menyebut namamu, rasanya dia ingin menangis sekencang-kencangnya. Dia akan berusaha mencari cara untuk bisa tertawa lagi walaupun di dalam harinya kini sudah tidak ada kamu lagi.
Jika kamu pergi, pastikan kau temukan apa yang kau cari sebelum bertemu dengannya lagi ya?
Sebab suatu hari nanti, entah karena suatu kebetulan atau takdir yang memang kejam, kamu akan dipertemukan lagi dengannya. Dia rupanya masih ingat denganmu dan dia melambaikan tangannya kepadamu seakan-akan kalian adalah sahabat yang sudah lama tidak bertemu, bukan sepasang mantan kekasih.
Tidak ada rasa canggung yang terpancar darinya, tidak seperti kamu yang bingung harus bersikap seperti apa di depannya. Kamu merasa malu karena keadaanmu tidak lebih baik daripada dia, hatimu kosong, muka semrawut, sedangkan dia, senyumnya lebih berseri-seri dan wajahnya tampak lebih bahagia dari sebelumnya. Sambil merapikan topi anaknya yang berada dalam gendongannya, dia akan bertanya padamu, “Apa kabarmu? Apakah kamu sudah bahagia sekarang?’
Pertanyaan itu ia tujukan dengan harap kalau kamu juga sudah menemukan kebahagiaan seperti dirinya.
Jangan sampai kamu terpaksa berbohong dengan berkata, “Aku baik-baik saja.”
Padahal jawaban yang tersimpan dalam hatimu adalah, “Aku tidak baik-baik saja. Kebahagiaanku ternyata sudah aku temukan saat aku dulu berada di sampingmu, sayangnya aku baru menyadarinya saat aku sudah berjalan terlalu jauh setelah meninggalkanmu.”
Andira W.
Jakarta, 1 Januari 2019.
Mahluk bernama perempuan itu memang hebat sekali. Ia bisa terlihat bahagia meski hatinya dipenuhi lara. Mampu pula menyembunyikan sedih dibalik sebuah senyum.
Tetapi ada yang lebih hebat lagi. Ternyata ia mampu bermain banyak peran. Seperti seorang ayah yang tak henti membanting tulang. Sekaligus seperti seorang ibu yang menghujani kasih sayang.
Alhamdulillah, allah patahkan hatiku dan jauhkan dari orang yg salah untukku. Masyallah alhamdulillah
Terus Beranjak: Jangan Takut dengan Masa Depan
Semisteri apapun takdir di depan kita nanti, setakut apapun kita dengan ketidakpastian masa depan, semuanya sudah ditakdirkan sama Allah. Yakin, berdoa, ikhlas. Kalau nanti dirasa berat, ingat-ingat tujuan kita hidup di dunia bukan untuk yang lain, tapi untuk ibadah.
Terus berdoa agar hati dan langkah kita selalu dikuatkan. Terus berdoa agar iman kita senantiasa tak luntur. Sebab, nilai surga tak sebanding dengan keelokan dunia di mata kita.
Jangan takut mengambil keputusan. Jangan bimbang dengan opini orang lain.
Kalau kita yakin apa yang kita ambil baik, maka lanjutkan. Dunia terlalu sebentar kalau kita terus memikirkan persepsi orang lain.
Ada Allah. Meski masa depan benar-benar tidak bisa ditebak, selama kita berpegang teguh sama Allah, ujian sebesar apapun nanti di depan, insya Allah bakal dilalui dengan tenang dan lapang.
Masa depan itu milik Allah, maka mintalah banyak-banyak ke Allah agar kita senantiasa dilindungi dari hal-hal yang gak baik. Aamiin.
@terusberanjak
Tidaak pernah bermimpi, kalau hari ini akan tiba dan mengalaminya.
5th lalu seorang pria berkomitmen dan berjanji kepadaku.
4th bersama, belum 1th hanya 6 bulan seorang pria yg berkomitmen dan berjanji itu mengkhitbah. Bukan dgku, tp dg orang lain.
Sakit.
Tapi ini definisi jodoh ya hehe

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Assalamualaikum Mas Gun
Semoga Mas Gun sekeluarga selalu diberi kesehatan dan keselamatan.
Sebelumnya, mau ngingetin jawabnya jangan jutek-jutek ya. Biasanya kan kalau ditanya tentang kegundahan terhadap kekurangan pasangan suka mode jutek jawabnya hehehe.
Saya mau bertanya. Oiya btw saya perempuan. Jika sudah menemukan laki-laki baik yang insyaAllah juga mencintai saya. Secara emosional bahkan spiritual udah klik banget, tapi karena satu dan lain hal kami belum bisa bersatu. Sebenernya lebih ke karena keadaan ekonomi kami yang belum "cukup" untuk menghidupi satu sama lain. Apakah bijak jika kami tetap mempertahankan hubungan ini atau lebih baik berjuang sendiri-sendiri dulu? Terima kasih. Semoga dijawab.😊😊
Waalaykumsalam.
Jutek yang kamu rasakan itu adalah bentuk penafsiran yang kamu rasakan atas bahasa tulis yang saya pakai. Biasanya, buat teman-teman yang di lingkungannya tidak terbiasa dengan feedback, secara otomatis dalam dirinya akan ada mekanisme pertahanan diri yang aktif. Dan respon itu membentuk cara berpikir dan bertindakmu seperti apa.
Tapi kita ga akan bahas itu, saya akan bahas yang di pertanyaan. Saya pernah punya pengalaman soal ini. Sebuah pengalaman yang membuat saya akhirnya memilih sebuah sikap/keputusan yang menurut saya, sampai hari ini, itu adalah keputusan yang sangat keren.
Saya menemukan problematika serupa yang ditanyakan di atas terjadi di orang lain, diakibatkan oleh masalah yang sama, dan respon yang hampir sama, dan masalahnya gak selesai-selesai, muter-muteeeer terus disitu aja. Dan waktu itu, saya membuat respon yang berbeda.
Kalau teman-teman berkeinginan untuk menikah, maka calon adalah persiapan terakhir. Ya, diletakkan di paling akhir. Setelah semua persiapan yang lainnya, menurutmu, sudah cukup.
Apa akibatnya kalau "calon" itu dipersiapan di depan sebelum persiapan-persiapan lainnya? Akibatnya adalah seperti yang ditanyakan oleh penanya di atas, bingung sendiri harus ngapain. Itu terjadi dibanyak orang. Alih-alih mempersiapan pondasi-pondasi yang lebih urgent, justru fokus tersebut pecah karena harus memikirkan orang yang belum tentu juga jadi jodoh kita, menjadikannya bahan pertimbangan atas semua keputusan hidup kita; mau kerja apa, kerja dimana, sekolah lagi apa nggak, dll. Ya Allah, ribeeettt amat jadinyaa hidup kitaaa.
Itu adalah pengalaman yang berhasil kuambil pelajarannya. Akhirnya, alih-alih saya sibuk mencari orang yang akan saya nikahi saat itu. Berkali-kali berproses, jatuh cinta, gagal, ditolak, pusing, ngaruh ke akademik, ke pekerjaan, dll. Akhirnya saya mengubah algoritmanya, mengubah urutan proses menuju pernikahan. Saya meletakkan "proses mencari calon" di paling akhir.
Di depan saya belajar soal ilmu pernikahan, parenting, bekerja untuk beli kendaraan, mempersiapkan hunian, reconnecting hubungan dengan orang tua menjadi lebih hangat, networking, bangun pondasi karir, dll. Fokus di sana. Sampai pada waktu itu saya merasa semua itu sudah cukup, saya baru mencari calon.
Ingat banget saat itu, ketemu perempuan yang jadi istri saya sekarang hanya beberapa kali. Saya langsung bilang orang tua saya, ortu setuju. Langsung saya lamar ke orangtuanya. Ga sampai 3 bulan dari saya lamar, udah nikah. Less drama.
Saat fokus dengan hal-hal yang saya kerjaan di awal sebelum mencari calon pasangan hidup, saya jadi paham juga pasangan seperti apa yang FIT dengan goals yang saya miliki.
Buat kamu yang kebingungan soal keputusan masa depan karena "ada seseorang saat ini" padahal dia statusnya masih “orang lain” dan membuat pertimbangannya jadi berat. Coba diam, merem, terus delete orang tsb dari faktor pertimbangan, hilangkan dari pertimbanganmu. Kamu akan tahu, sebenarnya apa yang harus kamu kerjakan terlebih dahulu :)
Alhamdulillah yaallah, shalat terawehnya lancar.
Jadi inget memori-memori teraweh dulu. Seperti biasa penyakit bulanan itu pasti batuk pilek, anaknya gamau diobat. Maksa teraweh dg kondisi batuk meler gitu, apalagi kalau sudah batuk yg gatal bgt. Nyiksa tapi ttp teraweh. Ketika sholat nahan batuk besar diganti dg batuk tipis-tipis supaya tidak mengganggu yg lain.
Alhamdulillah ramadhan kemarin dan insyaallah ramadhan tahun ini Allah berikan kesehatan. Aamiin yaallah..
Semenjak pandemi dan wfh alhamdulillah kesehatan membaik, yg biasanya ada penyakit bulanan hamdalah tidak ada. Allah berikan udara dan waktu istirahat yg bagus. Hikmah dibalik pandemi yak ups
Alhamdulillah, Allah beri nikmat sehat, Allah beri kesempatan, Allah beri nikmat umur yg panjang, Allah beri kekuatan sampai hari ini. Banyak nikmat lain lagi yg kadang dilupakan oleh manusia (termasuk aku, astaghfirulloh)
Alhamdulillah juga dg cuaca yg mendung ini (mulai gerimis tipis-tipis) malam nanti bisa ibadah taraweh berjamaah di masjid. Tahun lalu Allah beri kesempatan untuk melakukan segala sesuatu di rumah. Tidak dg sekarang.
Semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Ibadahnya good (tidak sekedar wacana) dan kita semua selalu dalam perlindungan Allah Ta'ala.
Marhaban yaa Ramadhan 🌼
Beberapa bulan lalu, disaat sedang patah-patahnya hati, bekerja sambil nangis diam-diam, pikiran semrawut, tubuh dan hati sedang tidak baik-baik saja. Berkali-kali nangis, dalam sholat, makan atau melakukan hal lainnya. Terpikirkan untuk pindah kerja cari suasana baru dg dalih supaya "lupa".
Sekarang, seiring berjalannya waktu setelah semuanya terlewati dalam hati "Alhamdulillah, kamu kuat terima kasih sudah bertahan". Walaupun masih banyak PRnya.
Kamu hebat!
Dan ini adalah paket yg kukirim hari ini, semoga hati semakin plong.
:)
RTM: Wanita dan Pandangannya (Bagian 1)
Unik dan ajaib memang wanita dan perasaannya itu, kadang sulit sekali menebak mau dan pintanya, apalagi soal pandangannya yang sering berbeda dengan cara laki-laki menilai.
Memasuki bulan ke 5 semenjak kami bertemu dan tinggal bersama untuk selamanya (tidak ada dan tidak akan lagi ldm) ada banyak hal baru yang saya pahami dan pelajari dari wanita yang sekarang menjadi istri saya. Iyap, kami memang ldm sejak 2018 karena kesibukan dan belajarnya masing, setahun mungkin hanya 2 atau 3 kali bertemu dengan durasi paling lama 1,5 bulan. Kami memang membuat kesepakatan untuk fokus pada amanah masing-masing, dalam sekepan mungkin video call hanya sekali atau 2 kali, kalo chattingan yaa setiap hari tapi sekosongnya.
Rumah tangga muda, pada usia yang memang sudah seharusnya bisa mengontrol emosi, ego, dan kepentingan. Ada banyak hal yang mulai berubah dari cara berpakaian saya dan jam untuk menikmati bacaan.
Saya yang biasa memakai baju kaos dan celana yang bisa dibilang "yang paling atas ya itu yang diambil dan dipakai, biar gausah ngangkat baju yang kadang nanti malah bikin berantakan", tapi tetap saja istri selalu komplen dengan kata tidak mecinglah kurang pas lah. Hingga saat ini setiap mau pergi atau ada acara entah di dalam kota atau harus keluar kota yaa dia yang nyiapin, ini sebenarnya bertolak belakang sekali dengan prinsip berpakaian saya yang simple dan yang penting bagus rapih dan layak :)
Ada hal lain yang musti saya ubah juga, terhadap me time dengan buku-buku dan tontonan, dengan video call bareng temen dan beberapa agenda lainnya. Tapi memang beginilah pernikahan, akan mengubah dan harus berubah dengan menyatukan prioritas yang lebih besar skalanya.
Pandangan laki-laki yang memang kebanyakan inginnya serba mudah dan cepat, tidak riweuh dan sangat diatur. Tapi memang dengan begitu akan lebih teratur dan lebih rapih juga sih. Untuk para lelaki, saya doakan nanti mendapat istri yang rapih, dari rapih menata luar dan dalam, menata keuangan dan kepentingan.
Nanti akan kamu temukan, pandangan wanita yang seringnya bertabrakan dengan pandanganmu, tapi cobalah untuk mendiskusikannya, pada peran dan bagaimana jalan tengahnya, soal pembagian keuangan dan kepentingan, soal menata masa depan dan target tahunan yang harus dicapai masing-masing dan bersama.
Tidak mudah memang, sedikit cemberut dan ngambek itu biasa, sedikit baper dan minta dimengerti itu wajar, sedikit ingin diberi apresiasi dan berbincang bersama itu standart, pernikahan memang tidak semudah bulan atau tahun pertama. Ombaknya kadang ringan kadang tinggi, dan cobalah untuk melihat hubunganmu dengan-Nya saat ada yang tidak beres dengan pasangan, barangkali ada porsi ibadah yang berkurang, ada tilawah yang tidak mencapai target harian, ada puasa sunnah yang mungkin malas dikerjakan.
Sakinah itu berasal dari tinggal bersama dan menyelesaikan masalah bersama, mawaddah itu berasal dari kelapangan dada menerima baik buruknya pasangan, dan warohmah itu adalah tujuan dari setiap pasangan untuk mendapatkan rahmat-Nya. Kerjakan saja semuanya karena Allah, soal apresiasi dan tidak itu belakangan, yang penting semuanya untuk ibadah.
Jarang sekali saya menulis seperti ini, yang biasanya hanya tertulis dalam catatan hp dan laptop, untuk disimpan sendiri dan menasehati hati. Tapi sepertinya ini perlu saya sampaikan juga, bahwa ilmu itu lebih penting daripada langsung beramal tapi tanpa ilmu.
Tenangkan dulu badai dan gemuruhnya, redakan nafsu dan lapar mata yang menyala, dan niatkan semuanya untuk ibadah. Bahkan soal menunggu pun jika karena Allah justru akan berbuah pahala juga, yang kamu cari berkahnya bukan?
@jndmmsyhd

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hey, Kamu!
Tulisan ini berisi banyak larangan untukmu yang gengsi mengaku lemah, yang selalu merasa gila sendirian, yang gemar berpura-pura.
Jangan cemas jika kamu kebingungan apa alasan di balik setiap kesedihanmu. Berhenti merasa aneh hanya karna kamu sering menangis di pojok kamar sampai matamu sembab, pipimu memerah, tangan gemetar, dan tisu yang penuh dengan ingus. Jangan putus asa lantaran patah hati yang berkepanjangan.
Aku dan kamu, kita sama. Hanya letak lukanya saja yang berbeda.
Berhenti berpura-pura dan akui bahwa terkadang kamu memang lemah. Semakin sering kamu berlindung di balik tawamu, semakin lama kamu mengasuh pilu, semakin dalam kamu tenggelam.
Setiap kita memiliki timbunan perih, dan seberapa sakitnya hanya kita yang mengerti. Jadi, jangan selalu merasa dirimu yang paling sakit sendiri.
Ingatlah bahwa langit saja tak selalu biru dan cerah, kehidupan pun tak pernah menjanjikan kebahagiaan yang kekal dan hari-hari yang selalu indah. Berhenti menyalahkan dirimu dan takdir yang katamu buruk itu. Berhenti bertanya; mengapa?.
Karna memang ada masanya bagi setiap makhluk yang berjiwa, tergores hatinya.
Terkadang, kita perlu melepaskan topeng dan berhenti bermain peran. Mengakui ketidakberdayaan dan menunjukkan pondasi yang memang sudah rapuh tidak membuatmu menjadi seorang pendosa.
Selepasnya, lebarkan kelopak mata untuk memahami dunia dan seisinya bahwa bukan hanya kamu yang hatinya selalu sesak, yang menangis sampai suaranya serak, yang hari-harinya dijalani dengan tatapan samar.
Terlalu sering menyalahkan diri sendiri membuatmu lupa bahwa sebenarnya Tuhan selalu memeluk dan menabahkanmu. Terlalu sibuk memelihara luka, perlahan mengaburkan keinginanmu untuk bangkit dan berhenti berharap mungkin esok kamu akan sembuh.
Hey, Kamu!
Menjadi tidak baik-baik saja bukan hal yang memalukan. Hidup memang tak selalu mudah, namun juga tidak melulu rumit. Jangan takut kamu tidak akan menemukan secercah cahaya lagi. Jangan terlalu kalut hingga tersirat niat untuk menyudahi segalanya. Pondasimu yang rapuh masih bisa diperbaiki seiring dengan berprosesnya dirimu.
Dunia ini tidak sepi. Ada banyak jiwa yang sama terlukanya sepertimu. Kamu tidak sendirian, ada aku dan mereka.
11:32 pm. Thursday, 17 December 2020.
Semoga Allah meringankan setiap langkah-langkah dan menggembirakan hatimu. Salam dari belahan dunia yang sedang menyesapi malam, meski mungkin saja ditempatmu matahari sedang bersiap untuk meninggi perlahan. Selamat berjuang atas seizin-Nya. Semoga segalanya termudahkan.