"When you do something noble and beautiful and nobody noticed, do not be sad. For the sun every morning is a beautiful spectacle and yet most of the audience still sleeps" . -John Lennon (at Villa tebing Puncak)
Sade Olutola

blake kathryn
i don't do bad sauce passes
cherry valley forever

Andulka
will byers stan first human second

tannertan36

Discoholic 🪩
he wasn't even looking at me and he found me
NASA
Alisa U Zemlji Chuda
Mike Driver

Janaina Medeiros
trying on a metaphor

@theartofmadeline
DEAR READER

titsay
dirt enthusiast
noise dept.
Three Goblin Art
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Argentina
seen from United States

seen from Türkiye
seen from South Korea
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from T1
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
@daisuki-da
"When you do something noble and beautiful and nobody noticed, do not be sad. For the sun every morning is a beautiful spectacle and yet most of the audience still sleeps" . -John Lennon (at Villa tebing Puncak)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
The Teachers do The Key English Test (KET).
KET is the easiest of the Cambridge Exam, a basic level qualification that shows you can use English to communicate in simple situation. It shows you have made a good start in learning English.
Do this test if you want to know your studies have started well and you have a basic knowledge of reading, writing, speaking, and listening.
(Sekolah Alam Indonesia - Cipedak)
Man katsuro Ihsanuhu katsuro Ikhwanuhu . Barangsiapa yang banyak kebaikannya, maka banyak pula temannya . .SD 4 in photograph. (at Sekolah Alam Indonesia Cipedak Jaksel)
ASEAN Community Inside Ben Thanh Market, Ho Chi Minh City, Viet Nam
tempat dimana ketika kamu sebagai rakyat Indonesia, merasa sedikit tersanjung entah hanya karena panggilan dari penjaga lapak seantero ujung depan sampai belakang lorong utama pasar ini dengan “Mari kak, lihat dulu dagangannya, mari tengok sebentar lah kak..” 😜 😝
There’s a head hammock that helps you fall asleep in an upright position when you’re on an airplane. Source
wah ini boleh nih. hahahah sebelum kepala pindah ke bahu orang lain kan berabe ya.. tar kalo kaya Anya dan Ale di Critical Eleven gimana.. 😂 #gapapajugasihkalodarisituketemujodoh #eaaa Omong2 masalah tidur di pesawat, saya adalah orang yang paling gasuka terbang. Seriously. Saya punya ketakutan sendiri. Entah itu pas take off, landing, bahkan saat mengudara dengan turbulensi2 yang ada. Bule perempuan asal perancis di sebelah saya waktu penerbangan kami dari Changi ke Don Mueang, Bangkok ngeliatin saya heran gitu waktu tangan saya mencengkeram kursi depan saya erat banget, ketakutan parah karena pesawat kami disambut hujan badai sesampainya di atas Don Mueang. Si bule perempuan malah duduk asik aja, kaya ga punya takut, sayanya mah mengkerut. Tatapan dia ke tangan saya ituloh bikin saya pengen ketawa sebenernya, soale dia kaya mikir dih aneh gitu nih samping ane, duh maap ya bule, saya aslinya takut 😂 Butuh waktu 30 menit muter-muter diatas bandara sebelum Pak Pilot dan Co-Pilot berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat. .. Dan berakhir pula ketegangan saya hahaha 😂 Eh ini kan lagi ngomongin masalah tidur ya, hahaha. Iya karena perjalanan kemaren juga saya baru sadar kalo saya selalu tidur bahkan sejak pesawat menunggu untuk take off, jadi masih antri gitu buat terbang, saya plek udah tidur aja 😂. Padahal mah aslinya takut kalo mau take off, nah entah jadi ga sadar sampai di tengah penerbangan baru kebangun. Selalu begitu. entah kenapa. Kecapean kayanya gendong-gendong carrier berat 8kg.. 😴 💤 😂

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
On duty: Master of Ceremony "Indonesian Culture 2016" (at Sekolah Alam Indonesia Cipedak Jaksel)
Sore ini saya bergegas pulang kerumah, bukan sebab karena esok libur. Tapi saya punya janji sama rumah, hah janji apa? Janji kalo saya mau pasang bendera Merah Putih di halaman depan. Loh kok? Iyaa Alhamdulillah barusan sebelum maghrib bendera sudah terpasang . Tetangga kanan kiri depan, bahkan se-RT sudah pasang bendera Merah Putih sejak pekan lalu. Saya yang biasanya selow binti woles masih ga sadar bahwa makin hari makin mendekati Tanggal 17 Agustus. Ketika kanan kiri sudah pasang bendera barulah saya "ngeh". Hehehe. . Dulu pas Bapak masih hidup, biasanya Bapak yang sudah pasang sejak bahkan masuk Bulan Agustus. Saya mah taunya tiap tahun di bulan Agustus rumah udah pasang bendera aja pokoknya. Nah untuk kali ini saya yang memasang, sebab ga ada lagi orang dirumah 😂😂 (saya lg ditinggal adek ke lampung) . Dan karena sebelumnya saya ga tahu bapak biasa naruh bendera dimana (duh maapkan ya pak, anakmu ini 😂😂) akhirnya sore tadii saya beli doong, gapapa sekalian bagi2 rejeki sana tukang bendera. Ya kan? Hehehe :D nah terus Alhamdulillah nemu tiang benderanya di atas garasi. Jadilah dengan waktu mefet dengan maghrib, bendera Merah Putih terpasang dengan rapih. . SELAMAT 71 TAHUN HARI KEMERDEKAAN INDONESIA, Ya Negeriku... 😊😊😊 (at Perumahan Bukit Cengkeh 2 Cimanggis Depok)
“Thanks for the adventure. Now go have a new one! Love, Ellie.”
Up (2009)
:')
Another view... (at Saigon Central Post Office)
Gagahnya pengaplikasian gaya Art Deco di dalam Old Building Saigon Post Office - Buù Diįén Thàn Phõ . Cukup lama berdiri di tengah sudut ini. Menikmati suasananya, menikmati langit-langitnya, serta membayangi seperti apa dulu suasana gedung ini waktu jaman kolonialisasi Perancis di Vietnam ya.. . #Saigon #FrenchColonialArchitecture #OldBuilding #HoChiMinh #Art #GreatWork #History #Authentic #Asean #White #Ambience #Nice #Photograph #Asus4 (at Saigon Central Post Office)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Staying on Top of the Game with Basketball Player Pau Gasol
To see more of Pau’s adventures in Rio, follow @paugasol on Instagram.
Pau Gasol (@paugasol) is set to embark on his 17th NBA season this fall, but right now he is focused on representing Spain at the Rio Olympics. “I am extremely proud to be able to represent my country — it’s a privilege to compete for everybody supporting us back home and to play basketball with this amazing group of people that are like a family to me,” Pau says. The 36-year-old, who is competing in his fourth Olympics, helped lead Spain to the silver medal in the past two games. Pau’s professional career spans three decades and includes two NBA Championships, and he credits his longevity to hard work and focus: “There’s also a lot of dedication that goes into being able to compete at this level at this stage in my career. I work very hard and I am very disciplined. I also have a great team around me that takes care of every detail of my training regime and my nutrition, and I would not be able to do it without them.”
Oh my.. Pau Gasol.. udah lama ga denger beritanya di LA Lakers..
Sekarang lagi bela negaranya, Spanyol untuk bertarung di arena Basket Olimpiade Rio 2016..
*aku ngefans sejak kuliah* hahahaha
Saya menyadari ketika memasukkan Ho Chi Minh City, Vietnam, kedalam itinerary saya di trip backpacker kemarin ketika libur lebaran adalah hal yang banyak resikonya. Why? Sebab saban 2 bulan sebelum keberangkatan, dengan catatan saya memang sudah beli tiket pesawat dan juga booking hostel, saya banyak membaca komentar2 tidak enak dari teman-teman di closed group Backpacker Dunia (search di FB, banyak sekali info2 bagus dari para traveler Indonesia mengenai trip ala backpacker keliling dunia) yang baru saja berkunjung ke kota ini . Apa saja berita tidak enaknya? Mulai dari scam tukang taksi (penipuan harga tembak) lalu jambret yang merajalela, scam di jalanan, sampai banyaknya kendaraan motor yg bikin pusing saat nyeberang jalan. INTINYA, kota Ho Chi Minh City sedang tidak ramah dengan turis. Reaksi saya sehabis membaca kisah-kisah diatas? Takuut dan khawatir jelas, karena merasa hari keberangkatan semakin dekat dan saya jadi ga yakin sama kota ini, apalagi notabene saya dan adik saya berjilbab. Yah bukan karena jilbab juga sih, tapi sebagai orang yang belum pernah keluar negeri sama sekali, baca pengalaman ga enak dari orang lain, ditambah kita mukanya asing, terus bahasanya apalagi, dan faktor2 pendukung lainnya sempat bikin waswas . Tapi ternyata, Alhamdulillahi bini'matihi tatimmushshalihaat.. Allah Maha Penjaga akan segalanya. Banyak berdoa' ketika safar itu dianjurkan. Ketika tiba di kota indah ini, saya sujud syukur betapa segala kemudahan kami rasakan tanpa kendala berarti. Mulai dari mudahnya menemukan makanan halal (jangan tanya yg khas vietnam ya, makan nasi biryani aja udah syukur sebab halal hehehe), ramahnya orang-orang ketika di Pham Ngu Lao street, area khusus backpacker di HCMC, banyak tukang ojek menjajakan jasanya dan mereka bisa Bahasa Indonesia! haha senyum ga percaya pas mereka bilang, "Selamat Pagi, dari Indonesia? Mari mau saya antar keliling?..". Hal yang sama juga di Benh Tanh Market, ini kaya Pasar Beringharjo Jogja, pusat oleh-oleh dengan harga miring. Dari awal masuk, sudah disapa semua penjaga toko, "Mari kaka, tengok dulu kak barang kami, Lihat kak, bagus kak.." seketika saya merasa sedang di ITC Depok, hahaha.. . Jugaaaa, ambience kota ini yang bangeeet bangeeet mirip sama kota Bandung. Duh ya, Bandung. Kan bikin kangen. Banyak banget tamannya, gedung-gedung dengan ciri art deco yang khas, sama percis bikin saya menganga mengagumi keindahan arsitektur bangunan-bangunannya. Makanya kalo Bandung itu Parijs van Java, nah kalo Ho Chi Minh City itu Parijs van Indochina. . Bahkan di banyak sudut, saya kaya merasa sedang di perempatan Champ Elyseés, Perancis sana. Eh suer, berasa lagi di paris aja ya, wkwkwk. Bahkan ada bangunan yang sama persis dengan aslinya di Paris sana, yaitu Bangunan Notre Dame Cathedral - Saigon Basilica. Dibangun di masa kolonial Perancis ketika menduduki Vietnam. Hmm, apa jangan-jangan Arsiteknya sama?. . Bahkan saya yang di photo berdiri di depan Old Building Saigon Post Office atau sekarang lebih terkenal dengan nama Buù Diìęņ Thăn Phõ, adalah karya pemerintah perancis juga. Itu yang di Pilar Temboknya, yang cat putih, kalo kita perhatiin adalah nama-nama Raja Perancis looh. Kemarin sempat mau ngulik sejarahnya sama seorang petugas penjaganya di dalam, eh entah dia ngerti bahasa inggris dan paham maksud pertanyaan saya apa engga, saya hanya disuruh masuk liat-liat ke dalam. Hehe yasudah, mungkin nanti lain waktu kita ulik-uliknya. Ohya, Disini semua tempat bersejarahnya ga usah naik kendaraan umum, semua bisa dicapai dengan jalan kaki dari Pham Ngu Lao, daerah hostel2 backpacker. Dan ga usah khawatir, pedestriannya nyaman dan lumayan gede. Jadi enjoy banget nikmatin kota Ho Chi Minh sambil jalan kaki. Malah saya bilang, banyak sudut yang instragam-able. Tapi apa daya saya ga punya sense ambil photo bagus, jadinya saya lewatkan begitu saja deh :) Dan satu hal yang saya agak sesali, saya ga nyoba minum Kopi Vietnamese langsung di kafe-kafenya. Ada satu tempat yang banyak rekomendasi traveler Indonesia, namanya Cafe Phuc Lao. Dia letaknya seberang sampingan persisnya Benh Tanh Market, saya pulang pergi lewatin tempat ini, tapi penuuuh teruus. Dan kayanya karena kelihatan dari luar ga ada tempat duduk kosong, jadinya urung untuk duduk ngopi-ngopi. Saya malah belinya Iced Americano di Dunkin Donuts. Hahaha. Ada kejadian yang awkward sih disini, kami sempat salah kiblat sholat. Mengira arah barat dengan dengan sebelumnya nanya sama penjaga hostel kami. Eh ternyata dikoreksi pas kami make sure nanya ke Muslim Pakistan yang punya restoran Nasi Biryani. Hehehe yah namanya juga musafir ya. Oh ya jangan salah, Nasi Biryani yang kami pesan, itu yang di photo diatas, itu cuma seharga 45.000 Vietnam Dong, alias cumaaaa 20.000 rupiah saja, dan itu cukup buat 3 Orang. Jadi kemaren pesenan kami itu sampai dibungkus karena ga sanggup ngabisin. Hehehe. Dan untuk nilai mata uangnya karena Vietnam Dong itu lebih kecil dari nilai Rupiah, maka ya jelas ga mahal untuk biaya hidup disini. Bawa uang 500ribu rupiah aja, bisa jadi 1 Juta Vietnam Dong. Berasa kaya. Hagagaga. Tapi jangan tuker rupiah disini, ga bakal ada, or jangan tuker beli Dong di Jakarta atau Depok. Nanti menyesal. Saran saya bawa Dollar Amerika. Nanti dituker di Bandara Tan Son Nhat nya, rate nya bagus.. kemaren saya cuma nuker 60 Dollar Amerika, Dapet 1,3 Juta Dong. Wkwkwk. Dan saran berikutnyaa, adalah habiskan Dong mu kalau sudah tiba di akhir hari kamu selesai trip di Vietnam. Sebab bawa balik ke jakarta juga ga ada untungnya. Kecuali kamu kasih orang-orang atau simpan buat kenang-kenangan. Begitu . Nah itu cerita saya tentang kesan di Kota Ho Chi Minh, Alhamdulillah. Ndak menyesal sama sekali bisa menjejak kaki di Kota Sosialis ini, inget Vietnam itu Negara Komunis ya, hehe. Tapi mereka ramah-ramah, dan kami membuktikan bahwa belum tentu seperti yang diceritakan oleh teman-teman di grup BD. Walau memang juga kita tetap harus berhati-hati dan terus berdoa'. Semoga setiap perjalanan safar kita bermakna setidaknya menambah tsaqofah dan membuat kita banyak bersyukur. Saya inget sebelum berangkat, Kak Scientia menyemangati saya, dia bilang safar ke negara-negara yang kita sebagai minoritas disana adalah wasilah kita inget kampung akhirat. Inget bahwa kita nanti dikumpulkan di padang mahsyar sendiri-sendiri. Ga kenal bahkan kanan kiri siapa. Benarlah, sebab itu semoga tiap safar semakin kita akan takjub akan kebesaran Allah. Semakin memuji keindahan juga keberagaman yang Allah ciptakan untuk kita, khafilahnya di muka bumi. Dan semakin kita sadar, bahwasanya semua tempat bergantungnya kita, tempat memohon pertolongan, memohon penjagaan itu semua hanyalah dari Allah semata . InsyaAllah, saya berjanji sama diri saya sendiri kalo sudah berkeluarga, saya akan kembali ke sini bersama suami, dan anak-anak. Juga ke sudut bumi lainnya. Setelah nanti kita pergi Umroh. :) Ho Chi Minh City, 14 - 16 July 2016
An official ID card of Facilitator of Sekolah Alam Indonesia Cipedak @sekolahalam_id #freshnew #ID #Card #Facilitator #Teacher #School #SekolahAlamIndonesia (at Sekolah Alam Indonesia Cipedak Jaksel)
Pengingat dari Dea Tantyo
Berapa banyak yang membesar di kampus, tapi mengecil di masyarakat. Menjadi jagoan di kampus, menjadi sandera di masyarakat. Kampus itu tempat berlatih, masyarakat medan tempurnya. Jangan terbalik. Anda aktivis BEM? BPM? UKM? Pecinta Alam? Tanyakan pada dirimu: Jadi apa di masyarakat?
Ukuran kontribusi tidak selalu dimulai dari hal-hal besar. Tapi bisa jadi hal sederhana dan mendasar. Anda aktif di ROHIS? Senior di lembaga da'wah kampus? Tanyakanlah : Seberapa kenal dengan para jama'ah di mushola/masjid RT/RW?
Anda sekretaris BEM/BPM, Aktivis organisasi atau jagoan bikin event di kampus. Coba ingat-ingat : Pernahkah membuat proposal untuk acara RT/RW?
Punya follower di twitter? Yes. Bagaimana follower di masyarakat? , Banyak kenalan di kampus? Yes. Bagaimana dengan para tetangga ?
Jadi karyawan di perusahaan besar ? Jadi manager ? Senior manager ? Kalau di masyarakat jadi apa?
Bagus saat memimpin rapat? Baik saat berargumen? Jago presentasi? Yes. Tapi apa pernah mimipin rapat RT/RW.
Mari berjanji untuk lebih mengenal para tetangga. Lebih aktif di masyarakat. Lebih akrab. Lebih dekat dengan orang orang di sekitar kita.
Berjanjilah, jika kau adalah aktivis mahasiswa/karyawan perusahaan besar. Yang hanya pulang sebulan sekali atau pulang selalu larut malam. Jadikanlah keberadaanmu di rumah adalah cahaya bagi masyarakat. Sesampainya kau di rumah, keluarlah. Berbaurlah. Kunjungi keramaian. Tegur sapalah. Bertanyalah. Bergabunglah. Turut serta.
Kehadiran kita yang sesaat bisa jadi berharga bagi tetangga dan masyarakat. Kesertaanmu yang sebentar bisa jadi penuh makna bagi mereka.
Orang-orang besar, dimanapun tetap berperan besar. Orang-orang kecil, berperan hanya sewaktu-waktu. Orang luar biasa, turut serta, mengambil peran dan berkontribusi dalam situasi dan kondisi luar biasa.
Pengangguran yang sibuk dan peduli dengan tetangga lebih baik daripada trainer, motivator, penulis, jagoan twitter yg sibuk dengan diri sendiri.
Jangan salah, aktivis karang taruna lebih disayangi tetangga dibanding aktivis kampus.
Lulusan SD yang aktif di kegiatan masyarakatnya, lebih berarti dari lulusan sarjana yang hanya sibuk ikutan kompetisi karya tulis.
Mari, masih tersisa banyak waktu untuk KEMBALI PULANG ke masyarakat, ke rumah mu yang sesungguhnya. Saat kau melakukan itu, saat itu kita memahami makna dasar kepemimpinan. Semua bermula dari sini, dari titik terkecil.
Ih saya suka sekali sm tulisan ini... terimakasih ya bang!
#path #straight #sightseeing #labyrinth #onefineday #morning #exploreSingapore #throwback #findingme #white #building #asus4 (at Arab Street & Haji Lane,Singapore)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
No matter where we are, We will always be under the same sky
.
Morning, on the sky above Vietnam, flight off to Kuala Lumpur (16th July 2016)
#IsniXBooks Project (Vol 1: Aug16)
Assalamu’alaykum semuanyaaaaa. Dari hasil perenungan Isni beberapa hari belakang, akhirnya Isni memutuskan untuk memulai bulan Agustus ini dengan membuat project kecil-kecilan, ga mau kalah yaaaa pokoknya sama tokoh inspiratif tumblr lainnya kayak Zahra or Nela. (Red. Life is a competition and I must win! Haha).
Project-nyaaaaa sebut saja #IsniXBooks Project yaaa. :”) Jadi, sesuai namanya, setiap awal bulan, Isni akan berkolaborasi dengan buku untuk membuat kamu menjadi manusia yang lebih bahagia! :)
Aturan mainnya kurang lebih begini yah:
Setiap awal bulan, Isni akan mengumumkan tentang #IsniXBooks Project.
Project ini berlaku hanya untuk 1 orang saja setiap bulannya dan untuk 1 buku (supaya simpel dan ga ribet hehehe) . Please think carefully what book you really want. There may be a book you really like and can make you happy but you have not been able to buy it until now. So, set yourself free because I will try to buy it for you, hehehe. (Nb. buku kuliah juga boleh yaaah hehehe) :).
Once you read this post, you can reply here or inbox me, but you must have mentioned the title of the book along with your reply (sebagai bukti bahwa you have thought carefully what book you really want, as I mentioned in point 2 :p haha) . The fastest one to reply will get the book within the month.
After you receive the book, please read it first until you finish. :)
After finishing the book, you must post something regarding the book. It can be a quote you really like from the book or a short review of the book. Even just the photo of the book is fine. I would really like to read/reblog it later on. :)
Hope it’s clear and can make you happy. Yuk mari, kita kick of project ini untuk bulan Agustus! Silakan bagi yang berminat. :) #HappinessOnlyRealWhenShared
BerSEMANGAT!!
Baik. Aku mau kak isni.. tapiiiiiii. Oleh kak zahra dan ka nela kayanya hanya mengijinkan buku lokal, tidak buku import.. #hehe nah kalo kak isniiii juga ndaak?
Sejak 2,5 tahun yang lalu, aku udah kepengen bangeet, bangeet bangeeeet bangeeeeeeet pokoknya sama Buku The Lost Islamic History. Dia terbit di London sanaa..
Harganya 19,40 poundsterling, atau setara 400 ribu rupiah lebih 😂. Duluu hanya bisa dibeli via web nya langsung dan emang free shipping alias free ongkir bok dr London. Or bisa juga beli di Amazon. Tapi both, harus pakai CC alias no hope deh buat aku, soale emang gapake kartu kredit2an. Anaknya No CC 😂
Setahun yang lalu.. aku shock, bahwa Ustadz Salim A. Fillah bisa beli buku ini di jaringan Toko Buku Periplus!!! Beliau waktu itu beli di Bandara Adi Sucipto, Jogja
What a surprise yah, hahahah .. daaaaan kemaren pas trip aku keliling asean, aku mampir di Periplus Terminal 2 International Soetta.. dan ga nemu.. sedih 😂
Pun kalo kmren ada bukunya juga sayang keluar uang (sebenernya sih), hahahahaha buat trip di eman eman.. :p
Naaaaah Kak Isniii, tentuin deh bukunya boleh buku Import, atau Buku Lokal sajaah ... hihihihi buku import emang mahal ya huhuhuhuhu...
Kalo kak Nela kalo ndak salah, hanya bisa buku Lokal saja deh..
Naaah gitu kakk is, wkwkwk walau udah ada yang dluan diterima di project ini, gapapa ya kak saya jd numpang curhat dimarih.. 😂 maapkan.