Kenapa Gue Masih Hidup?
Kenapa gue masih hidup kalau pada akhirnya hidup cuma tentang menjalani sesuatu yang bahkan gue sendiri nggak tahu kenapa harus gue jalani? Kalau hidup adalah tentang mencari alasan untuk tetap hidup, lalu kenapa gue harus mencari alasan untuk hidup kalau alasan itu sendiri cuma muncul karena gue masih hidup? Terus kalau gue masih hidup karena gue belum mati, bukankah berarti alasan gue hidup sebenarnya cuma karena gue belum berhenti hidup? Tapi kalau begitu, apa sebenarnya arti dari hidup kalau hidup cuma didefinisikan sebagai keadaan di mana seseorang belum mati? Dan kalau mati adalah kebalikan dari hidup, apakah hidup berarti cuma sekadar menunggu sesuatu yang pada akhirnya akan membuat kita tidak hidup? Kalau memang begitu, kenapa gue harus memikirkan hidup kalau hidup sendiri nggak pernah meminta gue untuk memikirkannya?
Terus buat apa kita mikirin hal yang ada di pikiran kita, padahal pikiran yang memikirkan sesuatu itu juga merupakan bagian dari pikiran yang sedang kita pikirkan? Kalau gue berpikir tentang kenapa gue berpikir, berarti gue sedang menggunakan pikiran untuk memikirkan pikiran yang sedang berpikir tentang pikiran itu sendiri. Lalu siapa yang sebenarnya berpikir? Gue? Pikiran gue? Atau gue cuma seseorang yang kebetulan sedang menyadari bahwa gue sedang berpikir? Dan kalau gue sadar bahwa gue sedang berpikir, apakah itu berarti gue benar-benar sadar, atau gue cuma sedang berpikir bahwa gue sadar? Kalau ternyata gue cuma berpikir bahwa gue sadar, lalu apa bedanya sadar dan berpikir bahwa kita sadar? Dan kalau nggak ada bedanya, kenapa gue masih repot-repot membedakan keduanya?
Kenapa gue harus mencari jawaban kalau setiap jawaban selalu melahirkan pertanyaan baru? Kalau setiap pertanyaan punya jawaban, bukankah jawaban itu sendiri cuma pertanyaan yang belum gue pahami? Dan kalau gue akhirnya menemukan jawaban tentang kenapa gue masih hidup, apakah gue akan berhenti bertanya kenapa gue masih hidup? Atau justru gue akan bertanya lagi kenapa gue membutuhkan jawaban tentang kenapa gue masih hidup? Kalau begitu, bukankah dari awal gue cuma hidup untuk bertanya tentang hidup, lalu berpikir tentang pertanyaan yang gue tanyakan tentang hidup, kemudian mempertanyakan kenapa gue memikirkan pertanyaan tentang hidup, sampai akhirnya gue kembali lagi ke pertanyaan yang sama?
Kenapa gue masih hidup?
Karena gue belum mati?
Tapi kalau alasan gue masih hidup adalah karena gue belum mati, lalu kenapa gue belum mati? Karena gue masih hidup? Kalau begitu, bukankah kita cuma berputar di antara hidup dan mati tanpa pernah benar-benar menjelaskan kenapa gue ada di antara keduanya? Dan kalau gue terus bertanya seperti ini, apakah gue sedang mencari jawaban, atau sebenarnya gue cuma ingin memastikan bahwa selama gue masih bisa bertanya, berarti gue masih hidup? Kalau iya, mungkin alasan gue masih hidup bukan karena gue tahu tujuan hidup gue, bukan karena gue punya alasan yang jelas, tapi karena sampai sekarang gue masih bertanya kenapa gue masih hidup.
Dan kalau gue masih bertanya, berarti gue masih berpikir.
Kalau gue masih berpikir, berarti gue masih hidup.
Tapi kalau gue masih hidup hanya karena gue masih berpikir, lalu buat apa gue berpikir tentang kenapa gue masih hidup?
Kenapa gue masih ... hidup?













