Dalam hubungan pertengkaran dan perselisihan pasti ada dan di situ kita di ajarkan untuk menurunkan ego dan belajar untuk terbiasa berklarifikasi bukan berprovokasi

★

PR's Tumblrdome
wallacepolsom

JVL
sheepfilms
macklin celebrini has autism
Fai_Ryy

ellievsbear
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
Peter Solarz
Mike Driver
KIROKAZE

❣ Chile in a Photography ❣
official daine visual archive
noise dept.
untitled
Xuebing Du
Sade Olutola
hello vonnie

seen from Italy
seen from United States
seen from Pakistan
seen from Iraq
seen from Venezuela
seen from Chile
seen from Malaysia
seen from France
seen from Türkiye

seen from Italy

seen from Maldives
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Venezuela

seen from Panama
seen from Ukraine
seen from Netherlands

seen from Côte d’Ivoire

seen from Australia
@alunanpuisi
Dalam hubungan pertengkaran dan perselisihan pasti ada dan di situ kita di ajarkan untuk menurunkan ego dan belajar untuk terbiasa berklarifikasi bukan berprovokasi

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Saya ingat bagaimana di awal tahun 2020 saya menyambut dengan penuh sukacita, mimpi-mimpi yang saya bentuk dengan begitu baik, saya akan berlari lebih kencang, melompat lebih tinggi, berenang sampai tepi. Ternyata semua di luar dugaan, semua harus di simpan, entah sampai kapan. Kita di hadapkan pada dunia yang baru, pada ketakutan dan kecemasan. Semua di haruskan hidup di rumah saja, membuat saya tidur lebih lama. Cemas dan sedih akan ketidakpastian, setiap hari ada nyawa yang ternggut, namun saya sadar bahwa saya tidak bisa terus-terusan menghidupi kecemasan itu. Kita di paksa untuk tetap baik-baik saja di saat situasi sedang tidak baik-baik saja. Kita harus beradaptasi dan mulai berfikir untuk melakukan sesuatu. Saya kira 2020 adalah tahun terburuk ternyata tidak, tahun ini manusia lebih produktif dari biasanya, alam lebih sehat dari biasanya, kita lebih peduli dari biasanya, lebih kreatif dari biasanya. Banyak kebaikan-kebaikan lahir di tahun ini, walau banyak yang harus kehilangan, namun kita saling menguatkan. Tahun 2020 menyadarkan bahwa kita tidak hidup sendirian. Menyampingkan egoisme untuk saling jaga. Saya banyak melihat hal baik di tahun ini, kita tidak benar-benar di biarkan berenti, kita bergerak dengan cara yang berbeda, kita menjadi terang di dalam kegelapan. Bagaimana Tuhan mempunyai skenario unik di tahun ini, menjadikan kita manusia yang lebih manusia. Kamu yang tidak henti bekerja, Tuhan ingin kamu istirahat sejenak. Kamu yang terlalu sibuk mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak perlu kau kejar, Tuhan ingin kamu berhenti sejenak. Mungkin Ia rindu, untuk mendengarmu bercerita, atau meminta sesuatu dengan cara yang benar. Dalam ketidakpastian ini kita tahu bahwa di dalam dunia tidak ada yang pasti namun dalam Tuhan kita percaya ia pasti menjaga kita dan Tuhan tidak pernah merancangkan hal buruk atas kita. Pandemi ini membuat kita berjarak satu dengan yang lain namun membuat kita lebih dekat dengan sang Pengasih. Mari saling memeluk dengan jarak, perjuangan kita belum selesai. Kini kita di hadapkan dengan new normal yang sebenarnya abnormal. Kita percaya kita tetap di pelihara. Tidak perlu kawatir, karena kita tidak sendirian.
Ingin sesekali berlaku egois, mendatangimu, memelukmu hanya sekedar melepas rindu yang sudah terlalu mengganggu tanpa peduli dengan kelasih barumu.
Terima kasih sudah pernah singgah, mencoba bertahan walau akhirnya tak tahan. Tak apa cinta memang begitu, tak selamanya yang diingini tetap sama, begitupun aku, pernah begitu kau ingini, hanya pernah.
aku memang masih begitu cinta, namun aku tak ingin kembali bersama,menyelamatkan sisa puingan hati adalah hal terkhir yang bisa ku lakukan untuk diriku sendiri, melangkahkan kaki jauh darimu adalah keputusan terbaik yang begitu menyayat bagian diriku. ini tdak mudah, di saat aku di hadapkan pada suatu pilihan yang sama pentingnya, dirimu dan diriku sendiri.
mencintaimu memang aku utuh, namun lagi-lagi cinta tidak pernah cukup untuk kita, berkali-kali aku harus meyakinkan langkahku bahwa ini adalah upaya terbaik untuk bahagia kita.
esok, setelah luka-luka kita pulih, mari kita rayakan kisah kita kemarin.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Di kepalaku masih tentang kamu, di kepalamu bagaimana?
Aku rasa terlalu banyak tanda tanya di antara kita
Hidup di semesta yang sama, menatap langit yang sama, menghirup oksigen yang sama namun masih menganggap kita berbeda.
saat kamu memintaku membuka hati untuk orang lain, aku tersenyum, bukan aku tak ingin membuka hati, hanya bagaimana mungkin orang lain masuk sedangkan di hatiku masih di penuhi kamu. akupun terdiam sesaat bertanya-tanya apa perasaanku begitu menganggumu? jika mungkin hadirku sudah tidak lagi meneduhkan dan ada pelukan yang lebih menenangkan, aku akan pergi perlahan, sangat perlahan, ini takan mudah bagiku karena semua sudah terlalu dalam. berikan aku sedikit waktu untuk perlahan pergi, perlahan merelakan dan perlahan hilang. kita pernah merencanakan hal indah bersama dan kini aku dipaksa harus menerima bahwa setiap rencana indahmu bukan padaku lagi tujuannya. kamu bilang semua orang berubah, lalu kenapa hanya aku yang tidak berubah? aku tidak akan menahanmu pergi, hanya jangan memintaku untuk lekas menghilang, waktu yang pernah kita lewati tidaklah sebentar, maka untuk menerima ketidakbersamaan ini aku perlu banyak waktu untuk menyadarkan hatiku. aku masih melihatmu, masih bisa menyentuhmu, masih mendengar suaramu namun semua ini terasa menyakitkan. tembok yang kamu bangun semakin terasa, terlihat sangat menyedihkan ketika begitu cinta pada seseorang yang sudah tak ingin di cintai. berikan aku sedikit waktu lagi, untuk melangkah mundur, aku sedang berusaha untuk tahu diri, namun hati tak mau tahu. beri aku waktu untuk bisa bernafas tanpa kamu, ini akan menjadi perjalanan panjangku, semoga segera aku bisa merelakanmu.
Cikarang, 9 Juni 2020
Surat terbuka untuk puan yang bertahta di hatinya.
Surat ini ku buat sembari membayangkan kita duduk berdua di temani 2 cangir coklat panas dan bunga lisianthus merah di atas meja, kita sama-sama mencintai orang yang sama, hanya waktuku bersamanya telah habis, sekarang kamu yang bertahta di hatinya setelah aku. aku yang memudar bersama kamu yang semakin mengakar. banyak hal yang ingin ku katakan, namun entah bagaimana aku sempat terhenti seakan kehilangan kata-kata, aku berhenti sejenak, menutup mata lalu mulai menulis ini kembali. selamat mungkin kata ini yang palling tepat untuk menjadi pembuka. dia adalah lelaki hebat bukan, dia selalu tersenyum, dan itu adalah salah satu alasan aku selalu jatuh hati padanya, dia selalu meminta maaf bahkan untuk hal kecil yang terkadang membuatku sedikit kesal. dia adalah lelaki tersabar, dia tidak pernah marah dengan apapun kesalahan yang akan kamu lakukan. dia laki-lakiyang akan menempuh jarak puluhan kilo meter hanya untuk bertemu denganmu, menerjang hujan jika kamu sedang menangis di rumah. dia laki-laki yang sangat aku cintai, namun sekarang dia mencintaimu. jaga dia, jangan pernah lakukan hal bodoh yang aku lakukan, melepaskannya pergi adlah kesalahan besar ku. hatinya rapuh, maka perlakukanlah dia dengan lembut, dia suka sekali main game sampai larut, tolong ingatkan dia untuk menjaga kesehatannya, tubuhnya sangat kurus, lebih ajak dia makan, dia suka sekali menonton film, bahas itu dengannya. oia nasi goreng buatannya sangat enak, kamu harus coba. jika dia sakit, beri dia vitamin, karena dia takut untuk pergi ke dokter. jika memang parah, temani dia. peluk dia, dia adalah lelaki yang pandai menyimpan masalahnya sendiri, maka memeluknya akan membuatnya tenang. sekarang dia sangat mencintaimu, cintailah dia melebihi aku mencintainya, ia telah memilihmu menjadi rumahnya untuk berteduh. jadilah tangan yang selalu menggengamnya, jadilah telingan yang senantiasa mendengarkannya, jadilah kaki yang mau berjalan bersamnaya, jadilah senyum yang mendamaikannya, jadilah peluk yang menghangatkannya, jadilah teduh untuknya, karena aku sudah tidak bisa. aku masih sangat mencintainya lebih dari yang kamu tahu dan kini caraku mencintainya adalah dengan mendoakan kebahagiaan kalian. entah surat ini akan sampai padamu atau tidak, tapi doaku pasti akan tersampaikan. bahagiakan dia dan berbahagilah bersama lelaki yang pernah begitu hebat mencintaiku.
cikarang,5 juni 2020

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
pernah gak kamu udah gak bisa inget wajahnya dia tapi masih selalu kangen?
TIDAK RELA
jika aku tidak turut bahagia atas bahagiamu apa aku jahat? aku rasa semua orang berhak untuk merasakan apapun, begitupun aku, yang tidak henti-hentinya mendoakan kebaikan untukmu namun rasanya aku selalu berbohong kepada Tuhan, ingin sekali aku meminta agar kamu tidak akan menemukan bahagia selain dengan ku. perasaan, egoisme, kemanusiaan semua bagai mengajariku harusnya aku bagaimana. merelakan? aku sudah mencoba. lari jauh? sekarang aku sedang bersembunyi menutup segala celah yang menghubungkanku dengan mu. ternyata tidak semudah itu proses melepaskan, sudah ribuan kata-kata bijak yang aku baca dari penulis instagram sampai penulis handal yang telah melahirkan banyak buku. aku tidak juga menemukan cara melepaskanmu. mereka sepakat bahwa berdamai dengan diri sendiri dan menerima kenyataan adalah cara yang ampuh. tidak ada yang bisa ku ajak untuk berdamai, terlebih kenyataan bahwa kamu telah jauh bahagia dengan manusia yang selain aku. Aku masih tidak dapat pahami bagaimana Tuhan begitu hebat menciptakan banyak manusia yang bisa membuatmu jatuh cinta, sedangkan Dia hanya menciptakan kamu yang paling hebat aku cintai. ini rasanya tidak adil bagaimana di waktu yang sama aku menahan ribuan rindu hingga babak belur dan kamu di sana sedang di terjang kasmaran.
Luka yang gak akan pernah sembuh. Walau aku sudah mampu berjalan jauh tanpa kamu, tapi semua yang kau tinggalkan masih aku simpan baik. Tidak pernah ada luka yang benar-benar sembuh, kita hanya terbiasa dengan sakit itu, dengan rasa hampa setelah perpisaan dan duka panjang. Aku tetap berjalan, tanpa kamu namun tetap membersamai janji yang gak sempat aku tepati karena kamu yang terlalu buru-buru pergi. Aku sudah bisa tersenyum, tertawa seolah sudah tak ada duka, namun tiap malam masih rutin bayangmu menjadi alasan batalku basah. Beberapa kali aku mendatangi kedai kopi yang dulu selalu kita kunjungi sehabis pulang kantor, memesan segelas coklat panas, karena lambungku tidak pernah mampu bersahabat dengan kafein, kedai kopi kesukaanmu, duduk di dekat jendela sembari menikmati kenangan yang ku yakin perlahan akan memudar. Hari-hariku terlihat baik-baik saja, semua berjalan seperti biasa. Aku hanya sedang berusaha bertahan untuk tetap hidup.
bagaimana kabarmu, apa kamu sekarang bahagia, apa ada sesorang yang memelukmu saat kamu menangis, apakah ada yang mengenggam tanganmu ketika kamu takut, apakah kamu makan dengan baik? apakah kamu masih bandel main game sampai larut malam? apakah ada yang memberimu vitamin saat kamu sedang sakit karena kamu takut untuk pergi ke dokter? pertanyaan itu memutar di kepalaku, aku tak tahu bagaimana cara menanyakan semua ini, kita sudah lama tidak saling menyapa sudah tidak ada lagi alasan untuk mempertanyakan semua ini kepadamu, aku yang masih menghawatirkanmu meski sudah tidak berhak atas segala rasa untukmu. ini rumit ya, saling cinta namun memutuskan untuk berpisah dan kini tersiksa sendirian.
Di ujung jalan
kita yang pernah berjalan di jalan yang sama, menyatukan langkah agar tetap beriringan namun di pertemukan dengan satu persimpangan, hingga akhirnya kita memilih untuk menempuh jalan yang berbeda, aku kekanan dan kamu mengambil jalan ke kiri. kita tetap percaya walau jalan yang kita tempuh tidak sama, kita akan tetap bertemu di ujung yang sama. kita sama-sama jalan sendiran, membiarkan diri dihajar hembusan rindu yang menopan, menahan luka ketika terjatuh, berusaha berdiri sendirian. kita yang memiliki tujuan yang sama namun di jalan yang berbeda, saling mempertanyakan kabar namun tidak pernah tersampaikan. saling melempar doa, walau sedang tidak bersama. jika nanti pada perjalananmu kau temukan seseorang yang mampu mengobati tiap lukamu, dan akhirya membuatmu berfikir untuk merubah tujuanmu, ingatlah aku tetap memegangmu sebagai tujuanku, aku tetap setia pada mimpi yang ingin kita hidupi. jika pada akhirnya kau tak jua sampai pada tujuan yang kita sepakati, aku akan tetap menunggumu, mungkin kau akan lupa sejenak, mungkin dia mampu membuatmu terlena untuk istirahat lebih lama, aku akan tetap keras kepala, menunggumu di ujung jalan.
Juni dan kepergianmu
musim berganti di bulan juni, ketika itu matahari seolah berada di belahan bumi utara. Juni dan kepergianmu, membawa kemarau panjang dalam hidupku, tidak ada air mata namun sedih tak pernah berkesudahan. segalanya tidak lagi sama, tidak ada indah yang datang, tidak ada yang mekar, semua mati terbakar, terasa sia-sia. kamu yang semakin menjauh membuatku bingung harus bagaimana, sedangkan cintaku tidak pernah berkurang sedikitpun. rindu bagai angin yang berhembus, tidak tahu arah tidak tahu pulang tidak tahu harus kemana, ia berputar-putar di kepalaku, lalu menjelma menjadi dilusi yang membuatku semakin tersesat. Juni kembali datang, sudah satu tahun ternyata, dan semua masih sama aku masih terdiam di sini, terjebak dalam sedih yang tak ku temui jalan keluarnya. juni dan segala tentangmu, aku sedang berperan agar terlihat baik-baik saja seperti dulu saat kamu tidak ada dalam lembaran kisah hidupku, andai saja aku tahu jika kehadiranmu hanya sebagai patah hati terhebat, mungkin aku takan pernah mengijinkanmu untuk mengisi halaman-halaman di lembaran kisahku. sayangnya kamu sudah terlanjur ada sebagai tokoh dalam hidupku dan akan selalu ada walau hanya sebagai kenangan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ternyata aku terlalu bersikeras menahanmu untuk tetap tinggal, sedangkan pelukanmu semakin dingin dalam dekapan, hatimu sudah bukan lagi aku pemiliknya, atas alasan terlalu cinta aku menutup segala kenyataan yang ada. aku lelah,terlalu banyak tenagaku yang terbuang percuma, hanya untuk meyakinkanmu bahwa aku adalah pilihan pulang paling tepat. maaf untuk segala rasa yang membabi buta, untuk keegoisan yang ku sebut cinta, pergilah jika ingin pergi, kurasa sudah cukup kita saling menyakiti, saling mematahkan hanya untuk memastikan tidak ada yang benar-benar pergi. terbanglah bebas dan carilah yang kamu yakini baik. namun jika yang kamu cari tidaklah kau temukan dan jika lelah mendekapmu ketahuilah aku masih selalu bersedia menerimamu kembali, mari kita duduk berdua, bercerita tantang masalalu dan bagaimana kita bisa saling jatuh cinta atau hanya duduk tanpa kata menghabiskan kopi dalam cangkir, menatap lalu memeluk, memastikan bahwa kita masih sama-sama cinta.
cikarang, 3 juni 2020
teruntuk seseorang yang seraya bulan, kamu ingat pada malam saat kamu menggenggam tanganku aku bercerita bagaimana matahari begitu mencintai bulan, mereka ada di langit yang sama namun tidak di waktu yang sama semesta tidak menciptakan mereka untuk berpasangan, aku sedih menceritakannya padamu saat itu, kita tahu semesta juga menciptakan kita beriringan namun tak untuk berpasangan, aku mencintaimu, sangat mencintaimu. matahari sangat mencintai bulannya dan bulan takan pernah bersinar tanpa matahari, itu kenyataan yang aku senangi dan hal yang menyakitkan sekaligus melegakan bulan punya bintang di sisinya, tidak akan ada malam gelap yang harus di lalui olehmu sendirian. aku mengutuki semesta berkali-kali, jika tidak bisa bersama mengapa harus di pertemukan dan membiarkan aku jatuh begitu dalam, apakah terciptanya aku untukmu hanya sebatas penerang dan bukan pengngenggam? aku ingin menjadi yang selalu bagimu, namun kenyataannya aku hanya sebagai yang tersedia. aku bersinar dalam lukaku sendiri, membakar diriku dengan deburan api cemburu.tapi kamu selalu berhasil membuatku jatuh hati, hingga rasanya cinta ini mampu membawaku kedalam keinginan yang seharusnya tak boleh aku inginkan. aku ingat bagaimana begitu erat pelukmu kala itu, hangat, dan aku masih merasakan sisa-sisa cinta itu dalam aliran darahmu yang memanas lalu menjulur keeluruh tubuh. untuk pertama kalinya, aku menghujani Tuhan dengan doa dalam satu malam, meminta perpanjangan waktu bersamamu atau setidaknya, lambatkan pagi datang.