Perempuan lemah karena mau-mau saja menelan mentah-mentah kekecewaannya (yang sudah ia tumpuk berlusin-lusin hingga berdebu) hanya karena dua alasan: 1. Rindu; 2. Sayang.
Dasar bodoh.
Game of Thrones Daily
TVSTRANGERTHINGS
noise dept.
wallacepolsom

★
hello vonnie

Origami Around
we're not kids anymore.

izzy's playlists!
One Nice Bug Per Day
Jules of Nature
Today's Document

oozey mess

Love Begins

titsay

Product Placement
YOU ARE THE REASON
official daine visual archive

seen from Canada
seen from United States

seen from Sri Lanka
seen from Australia
seen from Türkiye

seen from France
seen from United Kingdom

seen from Poland

seen from United States
seen from United States

seen from Mexico

seen from South Korea

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Brazil
seen from India
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Belarus
@xyclue
Perempuan lemah karena mau-mau saja menelan mentah-mentah kekecewaannya (yang sudah ia tumpuk berlusin-lusin hingga berdebu) hanya karena dua alasan: 1. Rindu; 2. Sayang.
Dasar bodoh.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Yang Terlewatkan
Semua yang telah terlewati, tidak dan jangan pernah ada yang menjadi sesal. Ada dan selalu ada hal-hal yang memang tidak bisa kita raih setinggi apapun kita berusaha melompat untuk menggapainya. Ada hal-hal yang tidak berjalan bersisian dengan harapan-harapan. Ada yang datang, ada yang pergi. Ada perasaan-perasaan yang memang tidak bisa selesai.
Biarlah semua itu mengalir seperti udara, menempati semua ruang yang mungkin untuk diisi. Dan kita bisa bernafas dengannya, menjalani hidup dengan masa lalu, masa kini, dan masa depan secara harmonis. Menerimanya, mengakuinya, dan bersedia memeluknya.
Semua yang sudah terlewati tidak untuk diandai-andaikan. Tidak untuk dibayang-bayangkan. Biarkan itu menjadi bagian dalam hidup kita yang bisa menjadi pembelajaran berharga untuk siapapun yang mendengarkannya, mengetahuinya, melihatnya, bahkan yang turut serta menjadi saksi-saksi. Biarlah ia tetap seperti itu, seperti apa adanya.
Semua yang sudah terjadi, tidak perlu dikubur. Sebab itu bukanlah sebuah kematian, kenangan itu tidak bisa mati. Ia akan tetap hidup, semakin berusaha kita ingin membunuhnya, ia akan tetap hidup, justru semakin hidup.
Hari ini, memang rasanya tidak menyenangkan. Dan mungkin, entah sampai kapan. Tapi, sungguh ada satu hal yang harus diketahui. Bahwa kalau kita belum juga bisa memetik hikmah darinya, selama itu pula kita akan sulit menerima segala hal yang telah terlewati.
Yogyakarta, 1 Oktober 2017 | ©kurniawangunadi
di depan sana
Didepan sana, akan ada banyak yang harus dilewati, juga terlewati, juga hal-hal yang memang harus kamu lewatkan sekuat apapun kamu menginginkan. Jadi, siapkanlah hatimu untuk selalu berani dalam mengambil setiap keputusan yang harus diambil dalam perjalanan ini. Akan ada banyak keputusan, tidak semuanya selalu menyenangkan, lebih banyak membuatmu bimbang. Selalu ingat-ingatlah kemana tujuanmu agar kamu bisa lebih bisa menerima segala kenyataan yang harus kamu temui.
©kurniawangunadi
Apa Sebab?
Apa sebab orang bisa menyukaimu, bahkan jatuh hati? Padahal engkau tidak cantik seperti yang lain, bukankah itu perasaanmu? Kamu merasa tidak juga lebih pintar, lebih baik, bahkan lebih salehah. Tapi mengapa ada yang bisa menyukaimu? Bahkan rela jauh-jauh datang ke rumahmu, rela bekerja lebih keras untuk mempersiapkan hari-hari baik kemudian hari denganmu.
Apa sebab orang bisa menyukaimu? Sekalipun menurutmu, dirimu begini dan begitu?
Apa hendak dikata. Bukankah berulang kali kamu dengar bahwa cantik itu relatif, berdasarkan perasaan. Bukan berdasarkan standar iklan di televisi. Bahkan, sejauh mana ukuran kebaikan seseorang itu juga relatif. Baginya, kamu itu baik, dan itu lebih dari cukup untuk mengalahkan pikiranmu tentang dirimu sendiri yang merasa kamu belum cukup baik.
Apa sebab orang bisa menyukaimu, bahkan jatuh hati? Barangkali itulah sisi yang tidak bisa kamu lihat. Ada orang yang bisa melihat sesuatu yang tidak bisa kamu lihat dari dirimu sendiri. Dan memang, kita tidak bisa menilai diri sendiri dengan baik.
Boleh jadi, masa lalumu amat buruk, tapi baginya itu tidak berarti. Boleh jadi, kulit wajahmu kusam dan gelap, tapi baginya itu tidak berarti. Boleh jadi kepandaianmu tidak seberapa, tapi baginya itu tidak berarti.
Lalu kira-kira apa yang berarti darimu baginya? Barangkali kamu akan menemukan jawaban itu nanti di tatapan matanya, juga bagaimana setiap kata-kata yang keluar darinya, juga bagaimana ia memperlakukanmu. Barangkali juga kamu tidak akan menemukan jawaban itu segera. Butuh bertahun-tahun untuk mengerti dan memahami, mengapa ada orang yang bisa menyukaimu, bahkan jatuh hati.
Yogyakarta, 5 Oktober 2017 | ©kurniawangunadi
Nama yang Tepat
Apa nama yang tepat untuk menggambarkan perasaanmu kala jalan yang kamu tempuh ternyata ujungnya adalah ini bukan “jalanmu”?
Saat kita berjuang untuk sesuatu, mati-matian, bersungguh-sungguh, berpeluh, berdoa, sekuat tenaga. Dan ujung dari perjuanganmu adalah kamu tidak mendapatkan apa yang kamu perjuangkan.
Kecewa? Marah? Kesal? Mengutuk? Apakah nama yang tepat untuk perasaanmu kala itu?
Dan sebenarnya, saat kita membuat pilihan atas jalan yang terbentang di depan mata. Kita sudah memilih takdir di ujungnya. Dan setiap jalan itu, sudah menyajikan pembelajaran yang beraneka rupa. Usahamu ketika menempuhnya itulah yang membuat pembelajaran dan hikmah itu bisa kamu miliki.
Karena memang perjuangan tidak pernah menjanjikan bahwa apa yang diperjuangkan akan menjadi milik. Disitulah letaknya, ikhlas sejak awal.
Kamu menyukai dan berniat memperjuangkan. Sejak awal kamu sudah harus ikhlas bila akhir perjuanganmu, ternyata ia menjadi takdir orang lain.
Kamu ingin meraih suatu pekerjaan dan berniat memperjuangkannya. Sejak awal, keikhlasan bahwa pekerjaan itu mungkin bukan jalan untukmu harus sudah hadir sejak awal.
Kita mungkin bisa memaksakan kehendak, tapi itu merusak keseimbangan hidup. Kamu bisa saja memaksa seseorang dengan berbagai cara untuk menjadi milikmu, bisa saja dengan berbagai cara untuk meraih sebuah pekerjaan entah dengan suap dan sebagainya.
Akan tetapi, kamu mungkin tahu bahwa itu tidak akan membuat segala sesuatunya lebih baik. Aku sendiri tidak tahu nama yang tepat untuk urusan-urusan seperti ini, tapi aku bisa merasakannya. Perasaan tatkala aku tahu hasil dari perjuanganku ternyata seperti itu. Dan karena hal-hal seperti itulah, aku tahu bagaimana rasa ikhlas itu seperti apa, memang tidak pernah bisa didefinisikan.
©kurniawangunadi | Yogyakarta, 21 September 2017

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tulisan : Orang yang Tepat
Kalau kamu merasa kamu pendiam, mungkin itu hanya karena kamu belum bertemu dengan orang yang tepat untuk kamu ajak bicara. Kalau kamu sangat pemalu, mungkin itu hanya karena kamu belum menemukan lingkungan yang tepat untuk menjadi ruang yang nyaman bagimu agar kamu bisa menjadi dirimu sendiri. Kalau kamu merasa kamu kurang dalam segala hal, mungkin kamu belum bertemu dengan orang yang lebih kurang darimu, atau bisa juga orang yang mengagumimu pada hal-hal yang selama ini kamu keluhkan.
Seringkali, segala kekhawatiran kita terjadi kita hanya belum bertemu dengan orang yang tepat. Segala persepsi kita tentang diri sendiri itu hanya lahir dari pikiran kita, bukan orang lain. Sehingga, bertemu dengan orang yang tepat memang sebuah hadiah yang tak ternilai.
Orang yang tidak hanya bisa membuat kita menjadi diri sendiri, melainkan orang yang sekaligus bisa menjadi lingkungan yang kita bisa tinggali. Hidup dalam lingkungan tersebut, nyaman memang. Tapi, zona nyaman yang membuat kita terus tumbuh tentu lebih baik daripada kita harus keluar darinya kan?
Kalau kita tidak atau belum juga menemukan orang yang tepat tersebut, bukankah tidak ada salahnya kita berusaha untuk membuat diri kita menjadi orang yang tepat untuk orang lain?
:)
©kurniawangunadi | yogyakarta, 21 september 2017
perempuan itu menang dengan dua cara: mengalah dan mengabdi. laki-laki itu menang dengan dua cara: menjaga dan menghargai.
(via prawitamutia)
Sejak hari ini, saya jatuh cinta dengan Dilan.
Pidi Baiq
You want a real jihad? Smile to your parents when you come home. Pray on time. Control your tongue, remind your brothers and sisters not to loosen theirs. Control your eyes, and control your thoughts.
Wisam Sharieff (via imaan-daar)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Telitilah memaknai tanda-tanda. Yang kau kira titik, barangkali sebenarnya koma. Yang kau kira sudah harus berakhir, barangkali hanya membutuhkan sejenak jeda
(via urfaqurrotaainy)
All you need is just to find a man who makes you feel good about yourself, and make you feel that you’re “enough”. That being yourself is totally okay.
“Sesekali..lepaskan semua yang mengikatmu. Dan berlarilah!” “Kemana? Menuju apa?? Seandainya aku harus berlari maka kupastikan itu untuk mendekati bukan menjauhi” “Berlarilah.. Menuju dirimu sendiri. Temukan kamu yang tak pernah kamu temui sebelumnya”
Many broken people approach me for help. Because I am one of them. I suppose healing has become a lifestyle for me. But I guess you never really become an expert at pain. One thing I have learned is this: don’t control the tears. They are there for a reason. They were sent to heal you. Cry, because that’s how we heal. Especially cry to Allah. I know that is the only reason I still walk around. Cry especially at tahajjud. I can give no better advice to the broken. I can give no better advice to myself.
Yasmin Mogahed (via islamicrays)
Orang Hukum itu kalau bicara yang dilihat 2 hal. Yang pertama argumentasinya, yang kedua dasar hukumnya. Bukan orang Hukum kalau asal bicara tanpa ada dasar hukumnya.
Pak Eri, Dosen Hukum Perdata

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Allaaaaaaaaaaah 💙💙💙💙💙