NHW#2 : Profesionalisme Perempuan
Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Membaca instruksi tugas NHW#2 ini saya merasa bersyukur masuk ke dalam institute ibu professional. Tugas kali ini adalah membuat checklist indikator profesionalisme perempuan sebagai individu, istri, dan ibu. Sebenarnya hal terkuat yang mendorong saya untuk menyelesaikan tugas ini adalah deadline pengumpulan tugas. Sejak dulu saya sudah berencana untuk menuliskan ‘Jika nanti aku jadi ibu, akan jadi ibu yang seperti apa?’. Namun karena saya sendiri tidak pernah menetapkan deadline, akhirnya rencana tersebut berujung wacana.*curhat
Berikut checklist indikator yang saya buat sebagai individu :
1. Selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas target ibadah yaumiah dari waktu ke waktu (Improvement dilakukan minimal 1x/2bulan. Ibadah ini meliputi : Shalat sunnah, puasa, tilawah, sedekah, hafalan Al Qur’an), disamping ibadah rutin yang harus selalu dilakukan (misal : dzikir pagi dan petang)
2. Menghadiri majelis ilmu minimal 1x/pekan
3. Membaca buku nonfiksi minimal 3 buku/bulan
4. Update perkembangan ilmu pengetahuan dengan cara membaca headlines dan jurnal (Minimal rutin dilakukan saat weekend)
5. Selalu mendengarkan kajian agama sembari menyelesaikan pekerjaan rumah, hal ini dilakukan agar tidak ada momen yang menyebabkan pikiran kosong.
6. Bergabung dalam komunitas (minimal 1 komunitas) yang bergerak di bidang kemanusiaan/agama, dan mengabdi di tempat tersebut.
7. Bersilaturahim ke rumah saudara/teman minimal 1x/bulan
8. Belajar masak, minimal 2 jenis masakan baru tiap pekan (dilakukan di akhir pekan)
9. Olahraga minimal 2x/pekan
10. Minum air putih 8gelas/hari
11. Minum sari kurma atau madu setiap hari (atau dicampur dengan susu)
12. Tidur malam maksimal jam 10.00 pm
Adapun checklist indikator sebagai seorang istri, berikut pemaparannya :
1. Menyiapkan segala kebutuhan suami (rumah yang nyaman, pakaian yang rapi, dan masakan kesukaan suami)
2. Berusaha tampil rapi dan wangi di hadapan suami
3. Melepas dan menyambut suami dengan salam, senyum, dan peluk :D
4. Melakukan diskusi rutin minimal 1x/pekan
5. Rutin mencatat laporan keuangan (setiap hari) dan melaporkannya kepada suami
6. Meminta izin kepada suami setiap kali akan bepergian atau menerima tamu di rumah
7. Pillow talk setiap malam (membicarakan apapun yang terjadi di hari itu, tentang anak-anak, dan menanyakan bagaimana aktivitas dalam sehari tersebut berlangsung)
8. Mengajak suami untuk menyelesaikan pekerjaan bersama setiap akhir pekan atau ketika beliau libur kerja. Hal ini bertujuan untuk memperkuat hubungan sebagai suami istri dan agar anak-anak nantinya tahu bahwa tidak ada diferensiasi pekerjaan antara ayah dan ibu, karena mengedepankan asas kerja sama.
9. Mengajak suami mendatangi kajian (minimal 1x/pekan)
10. Belajar bersama suami mengenai ilmu-ilmu agama, mengenai psikologi, perkembangan anak, parenting, dan sebagainya (minimal 2x/pekan)
11. Mendiskusikan family plan (tujuan-tujuan yang akan dicapai bersama dalam kapasitas sebagai sebuah keluarga), minimal 1x/bulan
12. Liburan bersama suami :D (Kalau memang diperlukan)
13. Mengajak suami olahraga di setiap akhir pekan, dan rutin melakukan check up kesehatan (minimal 1x/3bulan)
14. Mendoakan suami agar selalu dijaga Allah, mampu menjadi pemimpin yang baik bagi keluarga, dan bisa bersama dampai surgaNya, dan selalu meminta pertolongan kepada Allah agar menjadi istri yang senantiasa bisa menyenangkan hati suami.
Dan yang terakhir adalah checklist indikator sebagai seorang ibu :
1. Mengajarkan tauhid kepada anak semenjak masih dalam kandungan
2. mengenalkan anak pada aktivitas ibadah (shalat, membaca Alqur’an, puasa, sedekah) sejak dini
3. Mendoakan anak agar menjadi anak yang sholih/sholihah
4. Menerapkan homeschooling bagi anak dan membuat kurikulum pendidikan yang akan diterapkan. Kurikulum ini mencakup ilmu agama dan ilmu umum. Anak dibebaskan untuk mengeksplor sendiri minat dan bakatnya, dan saya sebagai ibunya akan berusaha untuk mengarahkan.
5. Membuat jadwal piket (belajar menyelesaikan pekerjaan rumah) ketika usia anak dirasa cukup.
6. Melakukan kegiatan bersama (ayah-anak-ibu) untuk memperkuat bonding antara orang tua dan anak
7. Memastikan anak bermain dengan teman-teman yang baik di lingkungan yang baik pula
8. Mengajak anak melakukan kegiatan di luar (outdoor) minimal 1x/pekan untuk menstimulasi kemampuan motorik, emosi, sosial, dan kognitifnya.
9. Selalu berdoa agar bisa amanah dan bisa melakukan yang terbaik dalam menjaga titipan Allah.
10. Mengenalkan anak pada majelis ilmu sejak usia dini
11. Melakukan diskusi rutin bersama anak (minimal 2x/pekan)
12. Mengajarkan anak mengenai sopan santun dan etika semenjak anak masih kecil
13. Memastikan anak menyantap makanan dan minuman yang halal, sehat, dan bergizi.
Demikian checklist indikator perempuan dalam ketiga perannya. Mungkin seiring berjalannya waktu akan berubah, namun semoga perubahan yang lebih baik dan semoga tetap istiqomah dalam melakukan perbaikan. Aaamiin.