Never expected never disappointed
Setiap orang memiliki hal yang ingin dicapai. Setiap orang ingin berusaha lebih agar apa yang dicapai bisa terwujud. Namun ketika kita fokus tanpa mempertimbangkan hal lain terkadang kita akan kecewa. Ketika apa yang kita inginkan tidak tercapai mungkin kita lupa melibatkan Allah dalam segala hal.
Sehingga kita kecewa karena tujuan kita tidak tercapai, namun pernahkah kita berpikir bahwa yang terbaik menurut Allah yg terbaik buat kita. Tapi menurut kita terbaik belum tentu terbaik buat Allah pernah kita membuat targetan tahun ini. Mau ini mau itu hingga sudah membuat plan A mungkin hingga sampai plan Z. Namun ketika hanya berikhtiar, jangan berdoa. Mungkin doa kita kurang serius hingga Allah merubah rencana kita. Allah merubah rencana bukan berarti dia tidak suka dengan kita ingin menguji kita seberapa tangguh diri kita.
Seberapa kuat diri kita seberapa hebat diri kita menemukan jalan-jalan baru yang di luar dugaan. Terkadang ketika manusia dihadapkan oleh sesuatu hal di luar dugaan dia akan bertindak sesuai dengan dirinya yang sebenarnya. Kecewa hal yang lumrah dirasakan tapi tidak boleh berlarut, tarik ke belakang ambil hikmah yang bisa diambil istirahat sejenak kemudian bangkit bangkit. Hal memang susah apalagi sudah jatuh, jatuh dan jatuh lagi butuh niatan yang kuat dan usaha yang lebih agar bisa bangkit dan mulai baru lagi dan jangan terlalu berekspektasi terhadap orang lain. Karena hasilnya adalah kecewa karena kita berekspektasi kepada hal yang pastinya mengecewakan. Berekspektasi baiknya sama yang kuasa dijamin tidak akan kecewa kalau kita berekspektasi kepada orang yang jadi udah tinggi tidak tinggi aja sudah kecewa.
Apalagi makin tinggi yang salah sifatnya ya Jangan benci orangnya. Hal inilah yang harus selalu dilatih tapi kalau kita tidak berekspektasi kita tidak punya target. Ya kita harus punya target and tapi ingat harus menyiapkan bahan kekecewaan seluas-luasnya kalau tidak disiapkan yang ada hanya kecewa kecewa dan kecewa, makanya terkadang kita perlu tidak berekspektasi agar kita tidak kecewa. Menyembuhkan rasa kecewa itu butuh waktu yang lama tidak hanya sejam 24jam, sehari, dua hari 10 hari bahkan bisa bertahun-tahun. Dengan hal tersebut kesabaran keikhlasan lah yang sedang kita pelajari susah berat memang namun tetap harus dilatih.
Sampai Kapan sih kita harus seperti itu ya sampai raga memisahkan kita sampai kita kembali ke yang Kholik. Mau berekspektasi mau enggak pasti akan kecewa terlebih lagi berekspektasi intinya terus melibatkan Allah dalam hal apapun harus menyiapkan lahan kekecewaan seluas-luasnya agar kita tidak benar-benar jatuh dan kecewa ketika hal yang kita inginkan tidak sesuai harapan. Allah tahu apa yang kita butuhkan makanya memberikan hal yang mungkin kita benci Tapi kita harus bersyukur dan terus belajar bahwa apa yang diberikan Allah adalah yang terbaik buat kita.













