Allah Tahu Kapan Menumbuhkan dan Melayukan Rasa
Diwaktu yang tepat di saat itulah Allah akan membolak-balikkan rasa pernah. Suatu saat Allah memberikan rasa yang sangat menggebu-gebu, ketika kita menyukai sesuatu entah itu suka terhadap orang benda ataupun kesenangan yang lainnya. Pada saat itu rasa itu tumbuh kalau kita tidak bisa mengontrolnya hal yang tidak kita inginkan pasti akan terjadi. Misalnya ketika kita tidak bisa mengontrol tentunya kita akan berlebihan.Ketika kita sudah sampai di titik berlebihan tentunya hal itu bisa membawa toksik untuk kita
Kita bisa melupakan hal-hal yang harusnya kita jalankan. Kita akan hidup seperti orang yang tidak normal. Ketika kita tidak bisa mengontrol rasa yang sedang menggebu kita seperti kehilangan kendali terhadap diri kita. Ketika kita sudah di tahap itu kita harus mundur perlahan mengatur strategi agar tidak tenggelam.
Allah tahu kapan melayukan hati kita di saat dia rindu hambanya yang biasanya selalu memujinya atau mungkin jiwa kita yang rindu hingga Allah memanggil kita untuk kembali. Rasa kita tidak boleh menggebu ketika menyukai sesuatu tidak boleh membela ketika kita menyukai sesuatu ketika hal itu salah ya salah tidak boleh melakukan pembenaran. Jangan membela terlalu parah terhadap hal yang belum tentu benar kalau kita membela mati-matian dan itu salah, bukannya kita tidak merugi. Dewasa dikit sangat diperlukan apalagi suka terhadap suatu hal.
Ketika kita di tahap suka terhadap sesuatu hal mungkin hidup kita tidak normal. Butuh Waktu berminggu-minggu Allah menyadarkan hal yang kita lakukan salah dan saat itu pula kekuatan doa lah yang paling utama. Agar hal yang selalu kita banggakan itu berkurang. Alhasil Allah pun akan mengabulkan hal yang kita inginkan. Sedikit demi sedikit Melayu ya layu tidak mati ternyata Allah tahu mana yang terbaik buat kita mana yang tidak terbaik buat kita. Belum tentu apa yang kita sukai, disukai sama Allah Itu lah yang sangat susah. Bukan persoalan kita suka lalu menjalani tapi, ikhlas yang ingin dicapai. Ketika Allah sudah menentukan bahwa inilah jalan kita, maka perlu tarik mundur diri ketika kita merasa over menyukai sesuatu. Karena sesuatu yang over itu tidak baik yang terlihat indah di luar belum tentu indah di dalam karena kebaikan hakiki terpancar dari dalam diri individu itu sendiri. Jangan merasa iri terhadap kesenangan orang lain banggalah dengan diri kita ketika kita bisa menaklukkan kelemahan, kita ketakutan kita, ataupun hal-hal yang perlu kita hindari terus berdoa agar rasa ini dikembangkan di jalan yang benar. Rasa suka yang pas menurut Allah bukan pas menurut kita. Berdoa semoga hati kita tergetar ketika kita over ataupun kita sedang tersesat di jalan yang tidak seharusnya. Kenapa harus berdoa karena doa adalah senjata pamungkas ketika kita sudah berusaha dan berikhtiar.















