hmm fairy/normal. hides under cardboard boxes!
SOLID SNAKE MIMIKYU
SOLID SNAKE MIMIKYU
seen from Kyrgyzstan

seen from United Kingdom
seen from Belgium

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
seen from France
seen from Canada

seen from Italy

seen from Germany

seen from Chile

seen from Belgium
seen from China
seen from Yemen
seen from United States

seen from Italy
seen from Luxembourg

seen from United States

seen from Belgium

seen from Belgium
hmm fairy/normal. hides under cardboard boxes!
SOLID SNAKE MIMIKYU
SOLID SNAKE MIMIKYU

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Pendakian Papandayan (25-26 Juli 2025)
Ini bukan fomo. Bukan juga perjalanan patah hati ataupun perjalanan karena stress dengan hidup, kesepian ataupun sebagainya dan sebagainya. Kalo fomo mah udah dari kemarin-kemarin naek gn ciremai yang dekat dengan rumah atau ke prau, gunung yang lagi hits sekarang. Tapi ini adalah perjalanan pembuktian diri. Bocah tengil kaya aku yang mageran, ga pernah olahraga sekalipun akhirnya bisa ikut hiking, naek-naek ke puncak bukit. Berarti ini perjalanan sombong dong. Hah? Hhhhhmmm bisa jadi sih. Hehehehehe...
Kenapa papandayan? Karena tracknya landai? Landai matamu.... Ga tau kenapa papandayan dirasa pas untuk aku sebagai pendaki pemula. Bukan karena landai, tapi karena tekad yang..... "hhhhmmm sepertinya papandayan bisa aku takhlukan deh." Begitu. Hehehehehehe...
Bersama OT Kares, kumulai perjalanan ini dengan Bismillah. Ada 17 peserta, 3 diantaranya sudah aku kenal ditempat kerjanya Wahyu. Sisanya masih kawan baru.
Start keberangkatan jam 10 malam dari Cirebon. Sampe parking area Papandayan sekitar 01.37. Karena start pendakian masih lama, akhirnya menyempatkan diri untuk pup, makan indomie, tidur bentar, maen games, sahur, dan sholat. Pendakian dimulai pukul 05.02, persis dimana alarm hape bangun pagiku berbunyi. Baru mulai saja tracknya sudah bikin napas naek turun alias ngos-ngosan. Harusnya kita bisa lihat sunrise dibukit sana, namun belum sempat kita sampe di bukit sunrisenya sepanjang perjalanannya saja sudah kelihat jelas sunrise-nya. Jadi yaaa sampe bukit sunrise 06.36 ✌️
Poto-poto bentar, selanjutnya posko 7. Sebenernya sempet ikut pacenya Kak Irna disini, tapi sumpah ga kuat. Akhirnya ditengah jalan kubiarkan Kak Irna berangkat sendiri. Dari posko 7, lanjut track paling gila karena udah pake nafas manual ke hutan mati. Kebanyakan orang dari posko 7 ke hutan mati itu cuma 40 menit ajah tapi kami 1 jam lebih. Bahahahahahaha. Capek gilaaaaaa...
Poto-poto bentar, selanjutnya taman edelweis di jam 08.59 sekaligus masuk ke posko 10 pondok saladah. Disini kami sempat makan cuanki dan tidur bentar. Nguantok poll. Jam 10.30 perjalanan kembali dilanjutkan, 11.11 sampai di orchid garden. Lanjut track turun lagi, kabut udah menyapa. Gila, padahal pagi cerah banget. Siang udah berkabut. Horror sih. Oia ini salah satu kenapa puncak papandayan ga dibuka. Karena lagi perubahan musim. Jam 12.27 sampai area parking papandayan lagi. Aku ngerasa turun menjadi waktu tempuh paling lamaku, karena ternyata tumpuan kaki saat turun bikin kaki semakin sakit. Beda sama naek.
Jam 13.20 saatnya pulang Cirebon. Jam 19.00 sampai Cirebon lagi. Demikian tektok pendakian papandayan yang bisa aku ceritakan pada kalian. Terima kasih, sudah setia membacanya. Dan berikut poto-poto yang aku lampirkan...
Tidak ada yang lebih menantang dari eksotisnya puncak-puncak dunia... Dengan izin Allah, berbekal 3L air mineral + 500gr *Madu Hutan Asli* ini telah menemani perjalanan sejauh 2x7000m dengan waktu tempuh selama 12 jam. Untuk madunya bisa order lewat saya ya 🐝 SMS/WA: 0878-3691-7330 #mountainlife #gunung #sumbing #sindoro #wonosobo #pendakigunung #pendakimuslim #tektok #madu #maduhutan #maduasli (at Mount Sumbing)
Mendaki Gunung Lawu Seorang Diri
Sabtu pekan lalu menjadi hari dimana poin di daftar kenekatan saya bertambah lagi. Solo hiking menuju puncak Hargo Dumilah gunung Lawu dan tektok!
Nekat tanpa persiapan adalah bunuh diri. Jadi meskipun terbilang nekat, petulangan kali ini tetap dengan persiapan matang. Tetapi sebenarnya tektok dan solo hiking ini bukanlah rencana awal melainkan rencana cadangan dari saya. Tiga minggu sebelumnya…
View On WordPress