SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN, DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN
Secara umum, ada dua jurusan yang berada di bawah naungan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), yaitu
Arsitektur (Akreditasi : A; Akreditasi Internasional: KAAB (Korean Architectural Accrediting Board))
Perencanaan Wilayah dan Kota (Akreditasi : A)
Ilmu yang dipelajari meliputi matematika (skala dan konsep tiga dimensi), seni dan kemampuan menggambar berskala. Di tahun pertama akan belajar mengenai garis, bentuk, bayangan, komposisi, proporsi dan gambar sketsa. Tahun kedua, mulai merancang rumah tinggal, dari yg simpel hingga asrama sederhana. Mulai mengenal Kontruksi dan struktur seperti pondasi, kolom, balok dan kuda – kuda serta sejarah arsitektur.
Prospek Kerja : Instansi Pemerintah, Architect in house, Konsultan Arsitektur, pendidikan dan penelitian, Kontraktor dan Manajemen proyek, Quantity Surveyor, Properti, Multimedia, TV, tim kreatif Production House, bidang lainnya (pebankan, wiraswasta, dll
Perencanaan Wilayah dan Kota
Di jurusan ini akan dipelajari mengenai rencana tata kota. Merencanakan suatu wilayah dan kota dari berbagai aspek fisik (toko dan gedung) dan non fisik (kemacetan dan kepadatan penduduk). Di sini juga mempelajari geologi lingkungan, perpetaan, sosial dan kemasyarakatan, teori-teori perencanaan kota dan wilayah, statistika, software-software pendukung perencanaan, teori-teori sosial, hukum, kajian lingkungan, sistem transportasi, perumahan, teknik-teknik dan ilmu komunikasi. Tidak hanya belajar perencanaan wilayah dan kota saja tetapi belajar keseluruhan proses. POAC : Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Jadi, planologi diibaratkan sebagai empang, luas namun tidak mendalam.
Prospek Kerja : pengajar, peneliti, instansi pemerintah, konsultan, LSM, perusahaan swasta, dan pekerjaan di luar bidang planologi yang membutuhkan cara berpikir sistematis dan komprehensif.