Xbox 360 Si PaketĀ āKomplitā
Oleh Alifa Putri Andari (1506756223)
Salah satuĀ āperangā yang bisa dibilang cukup hebat di era ini adalah Apple vs Android. Sadar atau tidak, setiap terdapat produk Apple terbaru, tidak lama kemudian, pesaingnya yaitu Android juga tidak mau kalah meluncurkan versi terbarunya. Lalu, orang-orang berlomba-lomba membandingkan kecanggihan produk Apple baru ini dengan produk Android. Bahkan tak jarang, mereka membela kedua sistem operasi ini mati-matian.
Sebelum kalian menentukan apakah kalian #TeamApple atau #TeamAndroid, ada satu perbedaan mendasar yang harus kalian ketahui terlebih dahulu. Apple merupakan sterile technologyĀ atau bisa disebut juga locked appliances. Zittrain, dalam bukunyaĀ āThe Future of the Internet and How to Stop Itā, menjelaskan bahwa sterile adalah kita tidak bisa menambah program seenaknya ke perangkat yang dijual Steve Jobs ini. Fungsinya ādikunciā sehingga pengguna tidak bisa mengutak-atik perangkat tersebut. Sisi positifnya adalah perangkat tersebut aman dari virus atau malware yang terdapat di internet karena sudah dilindungi oleh pihak Apple.
Berbeda dengan Apple, Android justru sebaliknya. Android merupakan generative technology, di mana mengizinkan penggunanya untuk bebas mengutak-atik perangkatnya tersebut tanpa ada pengawasan. Hal ini biasa dikenal dengan istilahĀ rooting. RootingĀ memungkinkan kita untuk memiliki kuasa yang lebih atas perangkat kita sendiri. Di sisi lain, kebebasan ini mengakibatkan mudahnya perangkat terserang virus karena tidak ada perlindungan.
Lalu, apakah hubungannya dengan Xbox 360? Masih dalam buku yang sama, Zittrain mengambil contoh Xbox 360 sebagai salah satu perangkat yang menyeimbangkan antara sterile dan generativeĀ technology. Xbox 360 merupakan konsol game dari Microsoft. Tidak seperti Microsoft Windows untuk PC yang memungkinkan penggunanya menginstall berbagai macam aplikasi sehingga termasuk geverative technology, Xbox 360 tidak mengizinkan softwareĀ lain terinstall di perangkatnya. Hal ini menyebabkan Xbox 360 dapat dibilang sebagai sterile technology.Ā
Di sisi lain, di dalam Xbox 360 sudah terdapat Xbox Live, yaitu kemampuan untuk streaming konten multimedia dari PC, yang kemudian diupdate sehingga kita bisa streaming atau membeli lagu, program TV, dan film melalui Xbox Music dan Xbox Video yang disertai dengan akses ke pihak ketiga penyedia konten melalui aplikasi streaming media. Belum lagi Xbox 360 dapat dilengkapi dengan Kinect yang berfungsi sebagai sistem kontrol gerakan di Xbox 360. Ini lah yang menyebabkan Xbox 360 dapat disebut sebagai generative technology.
Selain kedua hal di atas, Xbox 360 dapat dibilang sebagai salah satu contoh konvergensi media yang cukup baik dalam menjelaskan konsep di atas. Bagaimana tidak, meskipun Xbox 360 tidak mengizinkan penggunanya untuk menginstall software lain yang mungkin bisa membahayakan perangkatnya, kita masih tetap dapat bermain game, mendengarkan lagu, menonton program TV atau film lewat konsol game ini.
-Ā Zittrain, J. (2008) "Introduction". In J. Zittrain The Future of The Internet And How To Stop It (p. 1-5) New Haven: Yale University Press.
- Clebroque. āLocked Appliances Vs. Generative Platforms? ā You decide!ā Ā https://clebrocque.wordpress.com/2012/03/25/locked-appliances-vs-generative-platforms-you-decide/Ā (Diakses pada 15 Maret 2017, pukul 23.04)
-Ā https://en.wikipedia.org/wiki/Xbox_360Ā (Diakses pada 15 Maret 2017, pukul 23.50)