Mulai dari Nol ya Mas :)
“Pertalite, 20 ribu ya Mba” “Mulai dari nol ya, Mas” Begitu sekurang-kurangnya percakapan yang terjadi di pom bensin. Tak lama berselang dari pom bensin, dengan menggunakan helm seadanya, ku gas motor ku tipis-tipis. Sembari membiarkan wajahku terkena angin dan teriknya matahari. Lalu, perkataan itu mulai terngiang dikepalaku. “Mulai dari nol ya mas”. Seolah dengan pemaknaan yang lain, aku mendapatkan sebuah nasehat. “Hai, sadarlah, dirimu takkan bisa langsung berada di atas. Kamu harus memulainya dari bawah, menjalani getirnya proses dari bawah.” Deg, begitu serasa menampar pipiku dengan keras. Seringkali memang diriku menginginkan suatu hasil, namun tak mau menjalani prosesnya. Seringkali diriku iri dengan pencapaian teman-temanku tanpa memperhatikan betapa berat lika liku yang telah mereka lalui dalam mencapai hal tersebut.
Lalu pikirku mulai melayang kembali pada perkataan seorang guru “semisal kita ingin belajar sesuatu kita harus dari dasarnya, perlu bertahap, sebagai contoh ketika kita ingin mengerti pelajaran kalkulus tentunya kita sudah harus menguasai operasi pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, aljabar dll.” Ya betul saja, jalan menuju kesuksesan bukanlah datang tiba-tiba, namun hal tersebut perlu persiapan, proses yang panjang, bersabar dalam setiap harinya mengerjakan mimpi kita secara konsisten meskipun hasilnya tak langsung ada di depan mata. Disanalah kita menemui, bahwa kesuksesan berawal dari kita sabar menjalani setiap anak tangga menuju puncak.








