Perkembangan teknologi seperti yang terlihat pada perkembangan internet kini sudah memungkinkan partisipan juga memiliki kesempatan untuk membuat pesan mereka didengar. Perkembangan ini membuat para fans kini dapat berada sejajar, bahkan lebih dikenal, dengan seniman yang mereka idolakan. Karya-karya yang dibuat oleh para fans seperti mashups yang tersebar dari mulut-ke-mulut serta lewat internet kini dapat menarik perhatian lebih besar daripada sumber asli atau material yang menginspirasi karya para fans tersebut. Kegiatan ini kini tidak hanya dilakukan secara independen, tetapi juga dapat dilakukan secara agregat. Tetapi, karya-karya seperti mashups ini menuai perdebatan. Di satu sisi mashups dipandang sebagai sesuatu yang kreatif atau inventif dan juga membentuk nilai budaya dan artistik dalam proses pembuatannya. Musik seperti hip hop kerap berkembang melalui sampling. Namun, perkembangan mashups berbenturan dengan hak cipta. Di sisi lain para penentang mashups memandang bahwa pembuat karya original perlu dilindungi dari pelanggaran hak cipta dan ingin membatasi fair use.









