Saya punya satu kebiasaan buruk yang kumat kumatan : menunda-nunda. Dan kebiasaan ini akan makin parah terjadi kalau saya sedang ragu dan ngga yakin dengan pilihan tersebut. Parahnya, kebiasaan ini membuat saya kehilangan banyak kesempatan berharga. banyaak sekali, sumpah, sampai sepertinya ngga terhitung. Sebutlah misalnya lomba komik, yang saya incar dari kapan hari. orang2 di sekitar saya biasanya sangat excited dan mendukung saya untuk ikut lomba tersebut. Nah seringnya, saya hanya baca sekilas, liat persyaratan dan tanggal terakhir deadlinenya, dan dalam hati berniat : besok akan saya kumpulkan dulu idenya. Terus begitu, sampai h-3 atau bahkan hari h deadline, dan dengan terburu2 saya ambil pensil, seharian mati2an berperang dengan deadline. Tapi, jangan berharap happy ending, Biasanya sampai j-2 saya mulai lelah, ide mandek dan mulai beralih ke pekerjaan lain yg ada deadlinenya juga. Di tengah prosesnya, saya juga sangat ragu2 sekaligus perfeksionis. 'ngga pede ah, gambarnya ngga bagus' 'Ih warnanya jelek. Harus cari orang yg bisa bantu warna supaya menang' 'Karakternya kurang. Gambar lagi besok' 'Alur ceritanya kurang powerful' begitu seterusnya, dan sampailah ke hari2 mepet deadline. Lebih parah lagi, saya ini pelupa dan tanggal deadline nya ngga ingat kemudian lupa. Peristiwa serupa pernah terjadi beberapa kali, lomba yg berbeda, tapi ya polanya begitu juga. Hal ini terjadi lagi hari ini. Saya ingin mendaftar saah satu kegiatan sosial, tapi karena ragu ngga bisa bagi waktu jadi saya pandangin web nya, save, dan berniat daftar di hari terakhir deadline. Parahnya ternyata saya keliru tanggal dan deadlinenya sudah lewat 4 hari yang lalu. Astaghfirullah.... 😞😞 Lewat tulisan ini saya ingin menegur diri keras sendiri, untuk memusnahkan kebiasaan yg merugikan diri ini untuk selamalamalamalamanya (alay!). Untuk memanfaatkan setiap kesempatan dengan niat yg kuaat, tutup telinga sama ragu ragu yg asalnya dari diri sendiri. Jangan lupa mis!