Apa salahnya mempunyai pemikiran yang berbeda dari orang lain. Yang mungkin pemikirannya tidak bisa diterima dengan orang lain. Contoh; Saya tidak mempunyai aplikasi ojek online ataupun aplikasi pemesanan kamar hotel, sebagainya dan sebagainya. Saya senang tiasa terjun langsung, tanpa memesan dengan apapun. Misalnya; kalau saya mau pergi, saya bisa pake kendaraan sendiri ataupun kendaraan umum seperti angkot dan sejenisnya. Masalah nyaman itu belakangan. Selama kita menikmati perjalanannya semuanya akan terasa nyaman. Namun agaknya, pemikiran saya cenderung pada pemikiran yang ribet dan katro. Dijaman modern ini banyak orang sudah merasa cukup canggih sehingga memudahkan mereka untuk beraktivitas. mereka lapar, tinggal klik tombol pemesanan. mereka ingin beli tiket, klik tombol pemesanan. mereka mau pergi, klik tombol pemesanan. semuanya serba mudah. Namun saya selalu berpikir, justru yang memudahkan itu-lah yang membuat kamu enggan untuk bergerak dan membuatmu malas. Saya lebih senang jika saya lapar, saya pergi cari makan. Saya mau beli tiket, saya bisa pesan langsung di lobby pemesanan tiket. saya mau pergi kemanapun, saya tinggal pergi dengan kendaraan yang saya punya ato naek beca, ato naek angkot. Terus terang ada rasa kepuasan tersendiri ketika saya menggunakan jasa mereka. Saya pernah bertanya,Β βkalau saya tidak punya aplikasi ojek online gapapa kan?β lalu temanku menjawab,Β βgpp sih, tapi nanti kalo mau apa2 bergantung sama orang lain dan ribet sendiri kalo lagi emergency situasion.β hhhhhmmmmm..... saya memang pernah berada disituasi seperti ini. Hanya sekali. Setelah itu tidak pernah lagi. Lalu saya berpikiran saya bergantung pada orang lain? Justru bukannya kalian yang bergantung dengan aplikasi itu. Seandainya jaringan aplikasi-nya error atau mungkin kalian berada disatu kota yang tak punya aplikasi ojol, kalian akan merasa susah untuk hidup. Too stupid mind. Kalian punya akal dan pikiran untuk tidak perlu berpikir bahwa hidup mati kalian tidak bergantung pada orang lain. So, simple. Setiap orang punya pemikirannya yang berbeda. dan pimikiran-pemikiran seperti itu yang harus kalian hargai. Tidak perlu untuk diperdebatkan. Cukup untuk dinikmati saja.