With you.
Ada banyak tempat yang lebih baik. Tetapi aku memilih untuk berada dalam pelukanmu
Ada banyak hal yang lebih lucu. Tetapi aku tetap tertawa karena leluconmu yang terdengar bodoh
Ada banyak wanita yang lebih cantik. Tetapi senyummu tetap lah menjadi kesukaanku
Ada banyak hal yang lebih menyedihkan. Tetapi jauh darimu membuatku merasa hampa
Ada banyak wanita yang lebih seksi. Tetapi melihatmu di pangkuanku sudah membuatku bergairah
Tanpamu semua hal tidak akan menjadi seindah ini. Jika Tuhan tidak mempertemukan kita, mungkin kamu akan bersenang-senang dengan pria lain dan aku masih dalam pencarian. Tidak semua hal indah akan menjadi indah sebagaimana mestinya. Semua bisa terlihat indah bila hati kita dalam situasi bahagia. Seperti bahagia denganmu, misalnya. Mungkin memancing ikan di empang akan terasa sangat menyenangkan bila dilakukan bersamamu, tapi bagaimana bila dilakukan sendirian? Mungkin aku akan duduk, menunggu ujung kail bergerak ditarik oleh ikan, dan itu akan terasa sangat lama sekaligus membosankan. Tapi bila melakukannya bersama, kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan mengobrol banyak hal, mulai dari hal-hal sepele hingga hal yang paling penting seputar dunia sekaligus. Bahagianya aku saat bersamamu bukan bahagia main main. Aku mungkin selalu menyebalkan. Tapi di lubuk hati terdalam, kebahagiaan dan rasa syukur itu senantiasa hadir.
Semoga kamu akan selalu sehat dan merasa aman bersamaku. Karena jika tidak, itu berarti selama lebih dari satu semester ini aku telah gagal dan semua yang pernah terjadi tiada berarti.
Love you, Len.










