
seen from Malaysia
seen from Bolivia

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from China

seen from Japan
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from China
seen from Iraq

seen from Japan

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Bangladesh
seen from India

seen from United Kingdom
seen from Sweden
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Als ik poëzieles zou mogen geven aan de Rietveld Academie (als excentrieke collega van Maria Barnas!) zou ik studenten het schrijven van ‘ik’ ontmoedigen; niet uit ultramodernistisch principe, maar simpelweg omdat de verleidingen van het ‘ik’ me te groot lijken. We denken natuurlijk graag over onszelf als uniek (zeker als we ons kunstenaars wanen), maar er is niets algemener dan het ‘ik’; iedereen kan het generieke woordje in de mond nemen en menen dat hij iets te zeggen heeft […] Nogmaals, ik ben niet in principe tegen ‘persoonlijkheid’ in poëzie, maar het lijkt me steeds moeilijker zonder strenge discipline persoonlijk te zijn, zowel in het dagelijks leven als in de kunst.
Jeroen Mettes, N30, 39
Artikel over pornografie in het werk van Jeroen Mettes
Samen met één van mijn fijnste collega’s, Siebe Bluijs van de Universiteit Gent, schreef ik een artikel over pornografie en geweld in N30 van Jeroen Mettes. Het artikel verscheen in Gewaagde geschriften, samengesteld en geredigeerd door Karen Vanhove en Bart Vervaeck.
Poster for Co-op Tea (c. 1950). Artwork by Mettes.
Terus gamau ketinggalan ngeshare foto mettes-squad pasca menyelesaikan praktikum terakhir. #eeea. Biasa aja kali! Masih ada praktikum yang lain.
Dan.....karena mau sedikit anti-mainstream, ngeshare squad yang bertiga dulu. Dari kiri ke Kanan: Ina, Aji, Aku. Nanti yang berduabelas nya nyusul (padahal tadi gak sempet foto, heee).
Ina yang tenang selalu, apapun yang terjadi. Aji yang cool selalu, apapun yang terjadi. Dan Yeni yang cemas selalu, apapun yang terjadi. Semangat!!! Terimakasih pembelajarannya satu semester ini :3 Semoga di lain kesempatan sekelompok lagi yaa.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ku akui, ini sudah semacam fenomena yang menggejala sekali. Suci belum hafal instruksi mettes dan ga merasa salah apa-apa. Dikira pas bangun tidur besok udah bisa hafal semuanya aja kali ya? Teruslah bermimpi, ci!
"keajaiban" di selasa pagi yang riweuh
hari selasa tiap 2 minggu sekali selama semester ini sepertinya identik dengan hari yang riweuh bagi mahasiswi(a) psikologi unpad angkatan 2008. ya ya ya, tau lah ya ngapain, ngurusin buat persiapan psikotest, mulai dari ruangan, alat, sampai subjek. tapi yang biasanya paling bikin riweuh plus ketar ketir adalah ngurusin subjek alias partisipan alias OP.
dan pagi itu giliran kelompok saya untuk mempersiapkan tes. dari malam sebelumnya, sesuai perhitungan, jumlah OP kelompok saya masih kurang dari jumlah minimal diselenggarakannya tes. kemudian pagi harinya pas dihitung lagi, ternyata cukup, pas. masih deg-degan takut ada yang tiba-tiba ngebatalin atau telat datang.
singkat cerita, pada akhirnya, OP kelompok saya memadai, bahkan lebih. kok bisa lebih ya?
"Itu si Miryam bawa OP 4"Â ujar seseorang, entah siapa.
'eh, 4? banyak banget!' pikir saya. saya pun menghampiri Miryam dan terjadilah percakapan berikut:
Shofa:Â Mir, hebat banget kamu, Mir, bawa OP 4 dan 4-4nya dateng! waw!
Miryam:Â Itu sebenernya bukan OP aku tau.
Shofa:Â *bingung, nggak ngerti*Â Eh? Terus OP siapa? (udah deg-degan takut si Miry ternyata merampas hak orang lain kemudian terjadi 'sesuatu' pas nge-tesnya karena ada pihak yang merasa teraniaya)
Miryam:Â Iya, jadi, tadi itu aku kan lagi nungguin OP aku, terus tiba-tiba ada 4 orang cewe tadi, celingak-celinguk kayak kebingungan. aku samperin lah. terus katanya, 'teh katanya di sini ada psikotes gratis ya?'Â terus aku jawab kan, 'iya, kalian diundang sama siapa?'Â terus kata mereka, 'nggak ada teh, kami cuma dikasih tau sama ...(entah siapa, lupa!) kalo di psikologi itu tiap selasa pagi ada psikotes'Â Ya udah langsung aja aku ajakin.
Shofa: Oh iya? waaahh *masih speechless*
Miryam:Â Iya, terus aku jelasin kan, 'tapi hasilnya nggak bisa diberitahukan karena blablabla'Â eh merekanya tetep mau, ya udah, alhamdulillah. lagian OP aku juga telat kan datengnya. Jadi ya, alhamdulillah ada mereka jadinya cukup, lebih malah.
ini kejadian nyata, serius! dapet tambahan OP di saat-saat genting. siapapun yang memberitahu keempat gadis tadi, semoga segala urusanmu dipermudah oleh-Nya :)
alhamdulillah :)