Akhirnya naik kelas !
Kehidupan adalah sekolah bagi kita masing-masing. Ada pelajarannya untuk nanti diuji. Kalau kita paham dan bisa menyelesaikan ujian dengan baik, kita naik kelas. Kalau belum paham, ya akan remidi lagi sampai kita paham dan bisa naik kelas.
Sadar ataupun tidak, kelas kita beda-beda. Ada yang belajar tentang agama, ada yang belajar seni, ada juga sains dan sosial. Sekolah kehidupan juga, ada yang belajar jujur, amanah, disiplin, tegar, tenang, dan banyak kelas lainnya yang kita tidak akan tahu sebelum kita masuk kelasnya.
Tidak semua pelajaran mudah. Masing-masing kita dikaruniai kemampuan yang tak sama. Ada yang disiplinnya baik, tapi gegabah. Ada yang tenang, tapi kurang peka dengan sekitar. Mungkin juga ada yang cerdas, sayangnya ia kurang amanah. Ya, untuk naik kelas, kita perlu belajar hal berbeda.
Kita sendiri yang akan tahu, pada ujian kali itu, kita lulus atau gagal. Kita berubah jadi makin baik, apa masih begitu-begitu saja. Hanya kita dan guru kita yang tahu.
Kalau lulus, belajarlah lagi di kelas yang lain tanpa melupakan pelajaran yang lalu. Kalau belum, segera pahami salah caramu, pemikiranmu, atau niatmu untuk diperbaiki dan bersiap untuk remidi.
Orang-orang yang kamu kagumi itu, yang kamu iri. Kelas yang mereka ambil bisa jadi jauh lebih banyak darimu. Mereka lebih cerdas, lebih pekerja keras, untuk sampai di posisi mereka sekarang.
Jadi, segera cari tahu kelas apa yang sekarang kau hadapi, apa syarat kelulusannya, bagaimana cara lulus ujiannya, dan berdoalah. Semoga kita semua bisa naik kelas untuk kesekian kalinya dalam hidup. Semoga dimudahkan dan diberkahkan.
(Pict : kanazawa high school museum, Kanazawa, Japan. -ini adalah salah satu bentuk kelas jepang zaman dahulu yang di-museumkan, karena kanazawa adalah kota ke-4 di jepang yang pertamakali mendirikan sekolah pada zaman itu.)













