CeritaJurusanku #13 Cerita Dibalik Seorang ‘Dokter’
Alasan saya ketika memilih jurusan Pendidikan Dokter secara jujur, saya dulu tidak kepikiran untuk masuk jurusan saya sekarang ini, namun Ibu menyarankan saya untuk ikut ujian masuknya. Lagipula, menuruti kata-kata Ibu tidak ada salahnya juga hahaha. Untuk informasi tentang Pendidikan Dokter saya dapat dari sekolah, website, dan lembaga bimbingan belajar.
Kesan pertama saat kuliah saya rasa susah (mungkin karena belum beradaptasi) tapi lama kelamaan asyik juga, seru belajar tentang fungsi organ dalam manusia, penyakit, dll.
Di kampus suasananya bersih dan rindang, banyak meja dan tempat duduk di taman. Ruang kuliahnya besar, muat untuk 1 angkatan (120 orang), nyaman (full AC, meja kursi terpisah), ada komputer, proyektor, layar dan mic yang digunakan dosen setiap kali menjelaskan mata kuliah. Gedungnya tinggi-tinggi penuh laboratorium untuk praktikum dan ruang diskusi (ada lift jadi nggak perlu capek naik tangga hehe). Kantin-kantinnya bersih namun agak mahal. Fasilitas full wifi di kampus dengan kecepatan lumayan cepat dan gratis! Perpustakaan penuh dengan berbagai macam buku dan referensi.
Dan hal-hal menarik selama kuliah, saya bisa mengetahui hal-hal lebih dalam dan fun facts tentang kesehatan, belajar sampai benar-benar tidak tidur seharian (ini serius), tugasnya lebih sedikit dibandingkan fakultas lain, bisa part-time sekaligus belajar lebih dalam tentang materi tertentu dan menambah relasi dengan dosen dengan menjadi asisten dosen (lumayan lo “gaji”nya hehe)
Mata kuliah yang dipelajari yaitu fokus tentang penyakit dan kesehatan manusia
Mata kuliah yang dipelajari dan yang menurut saya menarik antara lain :
-Anatomi (organ-organ manusia dan manifestasi klinis)
-Fisiologi (fungsi dan cara kerja organ-organ manusia)
-Histologi (fungsi dan cara kerja seluler dan molekuler)
-Patologi Anatomi (kelainan organ dari tingkat seluler dan molekular)
-Patologi Klinik (kelainan organ dan manifestasi klinis)
-Farmakologi (fungsi dan cara kerja obat-obatan)
-Biokimia (reaksi biokimia yang terjadi di dalam tubuh manusia)
-Mikrobiologi (organisme mikro dan kulturnya)
-Parasitologi (perkembangan parasit dan manifestasi klinis yang disebabkan)
-BCCT (pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit)
-Lecture (penjelasan dosen tentang topik tertentu)
-Tutorial (diskusi kelompok bersama seorang tutor)
Biaya kuliah: sudah menjadi pengetahuan umum untuk masyarakat kalau biaya kuliah di kedokteran memang agak memberatkan mahasiswa/I, namun hal tersebut bisa diatasi dengan mengikuti berbagai beasiswa yang ditawarkan baik di dalam maupun di luar kampus.
Sistem kuliah: untuk sistem kuliah di kedokteran, UGM dan beberapa universitas lain menggunakan sistem blok. Berbeda dengan sistem sks dimana mahasiswa menentukan sendiri mata kuliahnya, sistem blok adalah sistem dimana mata kuliah mahasiswa sudah ditentukan oleh bidang akademik fakultas.
Satu blok ada 6 minggu, ujian praktikum udah mulai dari week ke-2. Ujian blok nggak ada essay, adanya pilgan. Beda dengan ujian praktikum (responsi), sistem dan kebijakannya beda per departemen yang menyelenggarakan. Ujian praktikum bagus tapi IP masih jelek? Pasti ujian blok kamu jelek, karena bobot ujian blok itu pasti lebih dari 80% bobot IP. Sekalinya jelek, IP kamu juga jelek. Ujian praktikum sebenarnya tidak terlalu membantu.
Belajar mati-matian sehari penuh sampai nggak tidur di perpus/warnet/kafe 24 jam (udah jadi kebiasaan mahasiswa/i kedokteran). Untuk yang bawa mobil, mencari parkir di dalam kampus itu susah sekali bahkan mendekati mustahil. Di sini bilangnya nggak belajar, tapi IP >3,5. Banyak…
Penulis
Dinda Ajeng Anindita
Jurusan Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming