CeritaJurusanku #1 Belajar Bending Seperti Avatar
“Selamat anda diterima di Universitas Gadjah Mada dengan prodi Teknik Sipil dan Lingkungan” seneng? Jujur biasa aja, hahaha. Kata pertama yang kuucapkan adalah “Mamaaaa…..” baru kemudian diikuti kata “Alhamdulillah” bersamaan dengan mamaku yang langsung lari dari dapur meninggalkan ‘tempe gorengnya’. Well, skip aja ya intro gimana aku bisa masuk disini, terdampar lebih tepatnya, hahahaha. Dilihat dari sedikit kata-kata yang kulontarkan tadi bisa ditarik kesimpulan bahwa JTSL FT UGM bukan sepenuhnya apa yang kuinginkan, tapi bersykurnya, ini adalah apa yang aku butuhkan .
JTSL FT UGM, siapa sih yang mau nolak masuk FT UGM? Siapa selain mereka yang pingin masuk KU? Hahaha, yeps bener kan aku? Anak yang keluar dari sini, menolak jurusan-jurusan dan prodi yang ada disini, aku berani bertaruh 90% dari mereka karena pingin masuk KU, Kedokteran Umum, tepat satu level lebih tinggi dari Fakultas Teknik. Maka, akupun amat sangat bersyukur berada disini, hal pertama yang kulakukan setelah dinyatakan diterima disini adalah mencari banyak informasi tentang jurusan ini, terutama apa yang akan aku pelajari, dan yeay. Lebih banyak Tugas dan Praktikum daripada belajar dikelas, #kepolosananakusia17tahun, eits aku belum 18 waktu itu ya, hahahaha. Belum ulangtahun kok :P.
Alhamdulillah, Subhanallahu, aku nggak akan ketemu pelajaran hafalan macem sejarah, sosiologi, geografi dan biologi, tapi yang terakhir bikin sedih sih, karena aku cinta mati sama biologi. Kenyataannya matematika dan fisika yang selalu akan aku pelajari mampu menutup luka yang ditinggalkan biologi. Hmmmm kehidupanku diisi hanya dengan berhitung, hitung, hitung dan hitung, mempelajari perilaku struktur dan yang menurutku paling aneh, mempelajari aliran air, yeps. Nongkrong dipinggiran sungai mencoba memahami apa itu subkritik, superkritik dan kritik, hahahaha. Kepo ya apa yang ku bilang barusan? Maka masuklah kemari.
Hal pertama yang terjadi padamu di semester satu apabila kamu tidak berada dijurusan yang kamu inginkan dan mencoba bertahan dengan berfikir bahwa ini semua yang kamu butuhkan adalah kamu merasa bunuh diri…. Hahahaha. Tragis ya kalimatku. Tapi, setelah melewati semester satu dengan berdarah-darah lama kelamaan kamu bakal cinta kok sama jurusanmu itu, percaya deh, saya testimoninya.
Motivasi buat ada dijurusan ini malah datang saat aku mengikuti semua kegiatan yang ada di tempat ini hlo, bukan saat pertama aku memilih jurusan, hla wong aku milih sipil soalnya yakin gak bakal keterima di Kedokteran, yasudah milih teknik aja, terus mikir enaknya apa ya, aku mau milih kimia pertama, tapi aku kok rada ndak sreg gitu, yasudah aku kepo jurusan apa aja yang ada diteknik, mulai dari internet, begadang hlo aku cari info jurusanku itu, nanya ke kakak kelas yang 1-2 tahun lebih tua dari aku (ke anak teknik pastinya), nanya ke kakak sepupuku yang pada anak teknik semua juga, dan at last aku milih sipil, karena aku suka banget sama yang namanya teamwork dan focus grup discussion dan di sipil kamu nggak bakal bisa kerja sendiri, kamu dituntut buat teamwork disini, makanya berasaskan ingin melatih jiwa kepemimpinanku lebih dalam dan emang yang aku ini masuk ke golongan manusia iyik nggak suka berdiam diri, jadi aku memutuskan masuk sipil. Dan aku juga mengincar kesibukan yang ditawarkan sipil, you know “dibalik kesibukan ada sesuatu yang ingin dilupakan” begitulah. Oke cukup, jangan nanya lebih dalam tentang quote tadi.
Back to motivation, dosenku sering cerita betapa kerennya lulusan sipil, betapa dibutuhkannya mereka didunia ini, “selama ada kehidupan, teknik sipil akan selalu dibutuhkan” –Pak ATM. Dan yang paling asik adalah, dosenku selalu mengajarkan menjadi orang baik yang berguna, mencipta hal baru untuk kehidupan lebih baik, mana lagi mereka selalu bilang engineer itu harus mementingkan lingkungan, nggak boleh egois dan banyak banget hal tentang kehidupan yang aku pelajari disini, makanya aku teromotivasi untuk lulus menjadi engineer yang baik, bukan menjadi engineer ber-IP tinggi. Sekian tentang motivasi yang aku dapatkan, bukan diawal tapi disaat perjalanan itu sendiri. Dan dari ini semua aku belajar.
“Motivasi terbaik adalah guru terbaik, bukan diawal atau diakhir perjalanan, namun ketika kamu berada diperjalanan itu sendiri” –Ria.
Masuk teknik pertama, “gue gak punya temen” yaiyalah, baru semua, dan paling gila adalah “kok cowok semua ya” ku ceritain hal pertama yang aku lakuin saat sadar lebih banyak cowok daripada cewek disini, aku telpon mamaku malamnya, yah, dihari ketika mendaftar ospek, aku datang ke fakultas teknik sendiri (diantar masku lebih tepatnya, lalu ditinggal). Bingung mau kemana, mendekati seorang kakak kelas, nanya, “mas mau daftar ospek gimana?” kemudian mengikuti rangkaian pendaftaran ospek, dari jam 7 pagi sampai jam 9 pagi, celingak celinguk kanan kiri, kagak ada cewek gue lihat -______- ‘kenapa cowok semua’ fikirku dalam hati, mana banyak yang gondrong. Selesai dengan urusan per-ospek-an, aku dijemput kakakku, dibeliin pizza dan kemudian dirumah aku langsung telpon mamaku, beliau bertanya ‘gimana? Asik?’ Aku menjawab ‘iya ma asik dibeliin kakak pizza, udah dapet temen baru satu, anak industry. Tapi ma kok cowok semua ya?’. Sekian. Yang aku syukuri karena disini cowok semua adalah, aku nggak paranoid ngerasa bahwa kiamat sudah dekat, hahahaha. Plis Ri, rak penting.
Then, kesan pertama ikut matkul disini, aku masih jadi anak manis yang duduk didepan dan berangkat paling awal, hahahaha. Dengerin semua yang dosen omongin, nyatet, dan kegiatan normal lainnya. Matkul pertama pas itu gamtek (gambar teknik) karena beda dan belum pernah dapet sebelumnya, jadi aku excited. Tapi pas dapet analisis struktur, aku mumet -_-, abis susah, yah begitulah. Setidaknya aku suka dengan cara dosen disini mengajar. Jadi aku betah dengan perjuangan berdarahku di semester satu.
Masuk Sipil yang jelas everyday is mathematics and physic, yah itu yang bakal kalian lahap tiap harinya, disini dibagi jadi beberapa elemen yang harus dipelajari, macam avatar ye? Iyeh emang macam avatar kok sipil itu, dan itu yang bikin jurusan ini unik, ada struktur, hidro, geologi teknik, dan transportasi. Kami belajar tentang air, tanah, udara dan metal (besi) tuhkan, macam avatar kan? Waterbending, earthbending, airbending dan metalbending, aku juga baru menyadarinya di semester 2 kalo sipil itu avatar, hahaha. Asyiknya disini sih aku suka kalo ketiban tugas besar dan praktikum, meski kalian bakal gak punya waktu buat main, ngeceng, atau hahahihi macam anak sosialhumaniora tapi disini lah, kalian bisa deket sama temen kalian, aku saranin yang masuk sini punya pacar, diputusin dulu aja, hahahaha. Apalagi pacar yang nuntut 24 jam 7 hari kamu ada macam alfamart itu, karena, itu nggak mungkin terjadi, waktu masuk sini pun aku merasa punya kehidupan lainnya, bahkan temen ku pun… sering bilang Ria susah ditangkep. Tapi guys, enaknya disini adalah, kalian bakal nyambung kalo ngomong sama anak prodi lain, karena kalian juga belajar apa yang mereka pelajari, jadi kelihatan keren, kelihatan berpengetahuan luas, nih contoh, kalo ngomong sama anak geologi, kalian bisa ngobrol tentang geotek yangkalian berdua sama-sama mempelajarinya, kalo sama anak arsi, ngomongin aja struktur mereka juga paham, anak geodesi? Gak kalah pinter kok ngomongin masalah geomatika dan pemetaan, sama anak fistek, ini jagonya anak hidro buat carmuk, karena pelajaran mereka sama persis. Teknik industri dan teknik kimia? Kalian bisa ngobrol tentang sistem limbah dan cara membangun pabrik beserta apa aja didalamnya, perencanaan wilayah? Oh anak geotek sama transport paling mampu carmuk, ngomongin aja tentang tata kota dan jalur transportasi, anak mesin? Nah bagi cewek yang pingin kelihatan pinter didepan anak mesin, ambil struktur, kalian sama-sama ngebahas tentang mesin kok, mesin buat ngerangkai baja, terus alat yang digunakan dalam perencanaan struktur jembatan, ngomongin pemindahan tanah mekanis, kalian mungkin bisa berjodoh dengan anak mesin kemudian, hahahaha. Elektro? Kita emang gak belajar listrik, nah itu juga alasan aku masuk sini karena kita gak belajar listrik, yeaaaah!!!! Tapi kita belajar penempatan listrik, pembangunan sutet (sumber tegangan tinggi) dlsbg, keliatan pinter kan? Itu lebihnya sipil dari jurusan lain. Keliatan berpengetahuan luas, hahahahaha. Bangga dong bisa jadi anak sipil.
Oke sekilas penjelasan bending-bending tadi ya, hidro, anak hidro pada akhirnya dituntut bisa membangun bendungan, waduk, irigasi, stasiun pengendali banjir. Pada akhirnya diharapkan bisa bekerja di BMKG, Proyek yang berhubungan dengan Bendungan dan Irigasi, Oil Rig Construction. Mereka bilang ini adalah subprodi paling kece, dan dijamin anak jebolan subprodi ini yang paling kaya dari yang lainnya karena bayarannya emang yang paling gedhe, mau tau 1 proyek bendungan ahli sipil bisa meraup berapa banyak uang? Coba deh cari tau sendiri, pasti kalian langsung pingin masuk sipil dan ngambil subprodi ini, ahahahahaha. Disini kita belajar mekanika fluida, kalian udah tau dasarnya di SMA kok, belajar aliran air, perilaku air, belajar turbin, tekanan dalam air, viskositas, Hk Froude, Hk Stoke, pemrograman computer, Coding, IT dlsbg. Subprodi ini paling getol belajar program, karena emang semua yang berhubungan dengan air akan hanya bisa dihitung dengan program, bahkan dosen prokom aja orang hidro semua, dosen matematika teknik juga orang hidro semua.
Kedua anak struktur, subprodi paling banyak diminati, soalnya susah enggak, gampang juga enggak, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia menjadi alasan kuat mereka memilih ini. Mereka berfikir bahwa distruktur banyak proyek, ya emang sih. Sampai pada akhirnya rakyat seIndonesia demo menuntut menghentikan pembangunan real estate dan Condotel barulah mereka pindah subprodi, hahahaha. Jebolan subprodi ini memiliki masa depan di WIKA, ADHI, PP dlsbg pokoknya yang berhubungan dengan pembangunan rumah, hotel gitu-gitu lah. Pelajarannya ya analisis struktur, baja (yang dimana dipelajari sampai baja 3), metode elemen hingga, metode pelaksanaan konstruksi dlsbg.
Ketiga geologi tanah, belajar tentang bumi-bumi-an, bisa juga kok masuk ke oilrig nantinya. Ini lebih mirip ke teknik geologi, tapi kami gak belajar masalah batuan, kami belajar sifat dari tanah itu sendiri, macem pengendalian gempa gitu, nah kan pengendalian, macam avatar lagi. Kalian bakal belajar mekanika tanah, mekanika batuan, mitigasi bencana alam, transport sedimen, penyelidikan lokasi, sistem pengeboran dlsbg. Jebolan prodi ini bisa kerja di tempat anak struktur dan hidro, tapi cuma di awal proyek, tapi tetep aja gedhe kok bayarannya, selo laaah.
Keempat transport, jebolan sini punya PR gedhe nih, bikin Indonesia terbebas dari macet dan merubah mindset orang beralih menggunakan transportasi umum. Kalian bakal belajar geometric jalan, teknik transportasi, pelaksanaan perkerasaan, bandar udara dlsbg, kerjanya biasanya di Angakasa Pura, WIKA dan ADHI soalnya perusahaan itu paling sering bangun jalan dan sarana transport. Jebolan subprodi ini anak kalong, karena emang mereka bakal kerja disaat semua tidur dan tidur disaat semua bekerja, kalo gak percaya kalian coba lihat dijalan-jalan yang lagi ngadain perbaikan, dari pagi-siang-sore gak ada ahli sipil kelayapan disekitar proyek kan? Ya karena kalo kerja dijam itu ntar kelindes truck -_-.
Fyi, ketika kalian masuk JTSL FT UGM kalian diwajibkan untuk belajar semua macam bending, dasarnya dulu bakal dipelajari dari semester 1-6 kemudian 7-8 kalian tentukan mau jadi pengendali apa, apakah air? Udara? Tanah? Struktur? Atau angkot? Hahahahaha, kalo diurut dari yang paling susah sih ya air-struktur-tanah-transport gitu.
Satu hal yang kalian harus pegang, kalo kalian gak ngedapetin apa yang kalian ingin, yakinlah bahwa yang kalian dapetin itu apa yang kalian butuhin, God never sleep and god love is in god’s ways bukan? Allah lebih tau yang terbaik buat kita, bukan kita. Yang muslim coba dibuka Al Baqarah 216, ayat tersebut menjadi peganganku mulai saat aku masuk sipil sampai sekarang. Hidup emang gak adil kok, tapi hidup terlalu adil buat kamu adili . Nerimo adalah hal terbaik yang aku bisa lakukan, kamu memilih kebahagiaanmu sendiri dan dengan nrimo aku bahagia. Pertama mungkin kamu benci tapi witing tresno jalaran soko kulino pepatah jawa itu benar, semakin lama aku menjalani kehidupanku disipil, aku menjadi semakin jatuh cinta dengan jurusan ini .
Apapun pilihanmu, lakukan terbaik untuk mendapatkannya, jika kamu nggak ngedapetin, buktikan kalo kamu bisa jadi lebih baik dari apa yang tidak kamu dapatkan. “jika kamu memilih, pilihlah yang terbaik untukmu, jika kamu dipilih, jadilah yang tebaik untuknya” –ImamSyafi’i.
Last… goodluck buat kalian semua dalam meraih cita-cita, semoga kita semua bisa sukses bareng, jadi orang yang berguna, bukan orang ketiga –eh, bisa ngebuktiin ke negara lain kalo Indonesia itu hebat. See yo on top ya guys, semoga tulisanku bermanfaat dan lebih bisa ngebuka pengetahuan kalian tentang sipil, khususnya sipil UGM, kutunggu kedatanganmu dek –eh.
penulis : Ria Nurulita Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan - Universitas Gadjah Mada










