Ternyata Diri Ini Begitu Jemawa
Tak sadar, diri ini begitu jemawa hingga ciptakan kelalaian yang tak berujung pasti.
----------------------------------------------------------------
"Dari Abu Hurairah RA. Ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, โUsia umatku (umumnya berkisar) antara 60 sampai 70 tahun."
Kutipan hadist di atas sebetulnya sangat menampar, jika kita pahami dengan baik. Mengingatkan kita bahwa waktu kita berada di dunia ini tidak akan lama lagi. Coba saja renungi, sudah berapa tahun kita habiskan waktu kita di dunia ini? Kemudian kurangi angka 60/ 70 dengan angka tersebut. Lalu bayangkan hasilnya adalah perkiraaan sisa waktu kita hidup di dunia ini. Ingat ya, hanya perkiraan. Sebab takdir kematian kita hanyalah Allah yang mengetahui.
Kira-kira dengan tahun-tahun yang telah terlewati dan perkiraaan sisa waktu hidup sebelum mati, sudah sebanyak apa amal yang sudah disiapi?
Ah, sungguh pertanyaan yang sangat menusuk hati. Tapi akhirnya, ada suatu hal yang baru kusadari. Ternyata diri ini begitu jemawa hingga lupa bahwa tak punya banyak waktu di dunia ini, diri ini begitu jemawa hingga lalai dalam mempersiapkan diri menuju mati, dan lagi-lagi diri ini begitu jemawa hingga terjebak dalam lubang kenikmatan duniawi.
Tak sadar diri ini telah ciptakan kelalaian akibat kejemawaan dalam hati. Tinggalkan banyak amal kebaikan sebab kelalaian menguasai diri. Ketika tiba waktu mati, hanya penyesalan yang bisa dilakui.
Namun tak ada kata terlambat bila baru menyadarinya saat ini, selama masih ada waktu untuk perbaiki diri, maka masih ada pula peluang untuk siapkan amal terbaik manuju mati. Jadi jangan lagi sia-siakan waktu sisa ini untuk kelalaian yang tak berujung pasti. ย









