Mewakili hati yang patah.
Pada malam yang kudapati sebuah perubahan signifikan.
Dalam setiap selasar frasa, nyatanya tak ada. Dipenghujung rima pun tak ada. Kau berujar seperti benar manis dikata pahit ditelan hanya dalam satu malam. Jengah menjadi aku. Yg mau tak mau merindui ketidakberadaanmu disini dan menelan pahitnya sebuah frasa yang tak nyata.












