Riyadh as-Salihin
باب الإخلاص وإحضارالنية
" جاءنى رسول الله صلى الله عليه وسلم يعودنى عام حجة الوداع من وجع اشتد بى فقلت: يارسول الله إني قد بلغ بى من الوجع ما ترى، وأنا ذو مال ولا يرثنى إلا ابنة لي، أفاتصدق بثلثى ما لي؟ قال: لا، قلت: فالشطر يارسول الله؟ فقال: لا، قلت: فالثلث يا رسول الله؟ قال الثلث والثلث كثير- أو كبير- إنك أن تذر ورثتك أغنياء خير من أن تذرهم عالة يتكففون الناس، وإنك لن تنفق نفقة تبتغى بها وجه الله إلا أجرت عليها حتى ما تجعل في فيّ امرأتك قال: فقلت: يارسول الله أخلف بعد أصحابي؟ قال: إنك لن تخلف فتعمل عملا تبتغي بهوجه الله إلا ازددت به درجة ورفعةً، ولعلك أن تخلف حتى ينتفع بك أقوام ويضرّ بك آخرون. اللهم امض لآصحابى هجرتهم، ولا تردهم على أعقابهم، لكن البائس سعد بن خولة"
Messenger of Allah (ﷺ) visited me in my illness which became severe in the year of Hajjat-ul-Wada' (Farewell Pilgrimage). I said, "O Messenger of Allah, you can see the pain which I am suffering and I am a man of means and there is none to inherit from me except one daughter. Should I give two-thirds of my property in charity?" He (ﷺ) said, "No". I asked him, "Then half?" He said, "No". Then I asked, "Can I give away one-third". He said, "Give away one-third, and that is still too much. It is better to leave your heirs well-off than to leave them poor, begging people. You will not expend a thing in charity for the sake of Allah, but you will be rewarded for it; even the morsel of food which you feed your wife". I said, "O Messenger of Allah, would I survive my companions?" He said, "If you survive others and accomplish a thing for the sake of Allah, you would gain higher ranking and standing. You will survive them ... your survival will be beneficial to people (the Muslim) and harmful to others (the enemies of Islam). You will survive others till the people will derive benefit from you, and others would be harmed by you." Messenger of Allah (ﷺ) further said, "O Allah, complete for my Companions their emigration and do not cause them to retract." Sa'd bin Khaulah was unfortunate. Messenger of Allah (ﷺ) lamented his death as he died in Makkah. [Al-Bukhari and Muslim].
Pelajaran dari Hadist:
Sa'ad bin Waqas salah satu sahabat yang awal-awal sekali masuk islam. Usianya 17 tahun. Salah satu dari sahabat yang dijanji masuk surga (1 dari 10 sahabat). Perawi 212 hadist. Beliau pernah mengatakan "Aku anak arab pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah swt". Sa'ad bin Waqas adalah orang yang kaya raya.
Tidak ada orang munafiq diawal-awal kemunculan islam, orang munafiq baru ada di madinah. Artinya, orang-orang yang awal-awal sekali masuk islam, tidak diragukan keimanannya.
Hadist ini menunjukkan sunnah menjenguk orang sakit.
Hadist ini menunjukkan bahwa menjelaskan sesuatu harus secara komprehensif. Dalam kasus ini, (1) sakit parah; (2) hanya ada satu ahli waris; (3) hartanya banyak.
akhirnya hadist ini menjadi sumber hukum bahwa orang yang sakit dan akan meninggal, tidak dianjurkan menginfakkan hartanya lebih dari 1/3 kecuali ahli waris mengijinkan.
Saat ingin menginfakkan harta, tanya dulu ke orang yang paham/ahli, meski niatnya baik.
Ketika down, calm down, coba lagi. Jangan menyerah (mencontoh sa'ad bin abi waqas yang bertanya 1 kali, salah, bertanya 2x salah, lalu benar pada pertanyaan ketiga --> فالثلث يا رسول الله؟)
Kenapa yang diizinkan 1/3? Agar ketika ahli waris ditinggalkan, ahli waris masih dapat financially stable (not begging to others). Mensupport ahli waris lebih tinggi derajatnya dibandingkan orang lain karena mereka yang berhak.
Apabila pekerjaan mubah (ex.tidur) diniatkan untuk mensupport amalan atau ketaatan kita kepada Allah, maka pekerjaan mubah akan mendapat pahala.








