Dijaman yang keren ini banyak (berarti gak sedikit) sesuatu yang keren. Kenapa bisa ? entahlah mungkin itu atas buah hasil dari pemikiran orang-orang (manusia) yang memikirkan untuk ke-kerenan dimasa mendatang dan diper-untukan para manusia di seluruh planet bumi. Bisa jadi orang yang menceuskan itu gak keren. Mungkin.
Banyak sesuatu yang keren, mulai dari media sosial, makanan, fashion, musik dan banyak lagi yang belum disebutkan, cape.
Tahu kah tahu ? *Pertanyaan ini membuat saya bingung dan begitu ribet dan bisa jadi salah arti, maka dari itu mari kita ubuh ubah biar bisa dimengerti oleh segala mahluk.
*Nah, kalo gitu gimana ?udah ngerti belum ? kalo belum acungkan tangan ya.
oke, karena saya gak tau kalian ngacungin tangan atau enggak jadi saya anggap aja udah ngerti. Jangan emosi ya.
Dari ke-keren-an yang ada, pasti banyak pro dan kontra tentang persoalan itu. Terutama para haters para artis ysng sudah populer di masa kini. Bisa dibilang para artis yang kekinian, seperti Ayu Tinting, Rafi Ahmad, Ahmad Dhani dan banyak lagi. Nama saya gak usah disebut ya, takut sombong dan kaya raya. Nama-nama diatas bukan idola saya, saya sebutkan nama-nama tersebut bukan karena saya benci atau saya haters, tapi itu selalu di muat di beberapa media maya, terkadang dari stasiun tipi yang membuat mereka terkenal juga ikutan juga gitu-gituan. Gitu-gituan gimana ya ? pokonya ya gitu ! Jangan nanya !
Ada pula yang menjadi artis instan alias gampang tenarnya. Mungkin itu hanya kebetulan saja atau memang ditakdirkan untuk tenar dulu terus nanti hidupnya jadi kacau. Bisa terjerat narkoba atau pesta gay atau bisa apa ajalah bebas.
Pada intinya ya gitu, Ke-instanan yang ada selalu saja menjadi perbincangan oleh banyak kepala orang. Eh oleh bibir orang.
Dengan begitu saya pribadi mengajak kawan-kawan, ibu-ibu,bapa-bapa,adek-adek,kakak-kakak dan semuanya untuk membuat sesuatu yang keren. masalah orang menilai keren atau enggaknya gimana nanti. Kalo bisa jangan yang instan ya, nati banyak penyakit. Penyakitnya apa ya ? ya banyak, bisa jadi kanker, bronhitis, geger otak, usus buntu, sakit gigi, sakit hati, bibir pecah-pecah dan bisa jadi mati. Semoga aja masuk surga, kalo masuk beraka sih itu mah resiko ditanggung pemenang undian permen karet yosan.
Pokonya ya gitu aja ya, saya mulai mual-mual pengen tidur.
Ditulis sedang di planet bumi, Bandung pada pukul 04.27 WIB. Tahun 2017. AMALAS.