Seringkali kita terjebak oleh pikiran-pikiran kita sendiri. Kekhawatiran dan segala asumsi kita ciptakan dan biarkan memenuhi kepala kita hingga tanpa sadar semua itu menghalangi gerak langkah kita. Kita enggan bergerak karena takut akan kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi di depan. Kita tak cukup kuat melawan diri kita sendiri. Masalah-masalah yang seharusnya kita urai satu persatu menjadi seperti benang kusut yang tak beraturan lantaran kita berpikir tidak mudah untuk mengurai benang yang telah kusut itu. Pikiran kita memvalidasi bahwa sulit sekali menemukan ujungnya. Akhirnya kita cenderung mengalihkan fokus kita kepada hal-hal yang sebenarnya bukan prioritas, dan membiarkan benang kusut itu tetap pada posisinya.
Padahal sebenarnya setiap masalah itu ada untuk dihadapi, bukan untuk dibiarkan. Jika kita mau untuk merenungi, sejatinya masalah-masalah itu akan membentuk pola pikir dan kebijaksanaan kita tatkala kita berani menghadapi dan menyelesaikannya.
Maka Taklukan dirimu untuk berani bergerak!
Percaya bahwa ketika kita melangkah, selama masih ada yakin bahwa Allahlah tempat satu-satunya memohon pertolongan, Ia akan menolongmu. Sebesar keyakinanmu padaNya, sebesar itu pula Ia akan menunjukan kuasaNya.
@penaalmujahidah
Kuningan, 15 Juni 2021
Ditulis setelah mendapat pengarahan dari gurunda.








