Tetap waras, ditengah tekanan sana sini tanpa lupa bahagia.
pernah merasa tertekan karena dirasani tetangga kek gini.
" arek iku lo dek omah ae. kapan kerjone???"
" dewean ae kapan oleh gandengan "
" kapan rabi??? " (ini yang paling sering)
" wes rabi pirang taun kok durung duwe anak"
dsb.
bukan hanya yang seperti diatas. banyak contoh lainnya yang tidak bisa dituliskan semua. di lingkungan masyarakat sekarang, kebanyakan orang memiliki budaya kepo berlebihan terhadap hidup orang lain. padahal sebenarnya hidupnya sendiri tidak baik-baik saja
di beberapa negara, hal hal semacam itu memicu stres karena selain faktor diri sendiri, lingkungan juga mempengaruhinya. bahkan sampai memicu tindakan kejahatan dan bunuh diri akibat tidak kuatnya mental menghadapi tekanan tersebut.
cara menghindari itu semua dengan menguatkan mental diri sendiri. supaya kita bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda dan menyelesaikan masalah dengan baik dan tepat.
berikut beberapa kiat atau kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk menguatkan mental kamu. diantaranya:
selalu berfikir positif, terima semua kegagalan dan kekecewaan yang kamu alami dan jadikan pembelajaran untuk melangkah ke arah yang lebih baik.
selalu mengingat tuhan, ingat tuhan adalah satu satunya suport terkuat di dunia.
jangan terlalu memikirkan perkataan orang lain, hidupmu adalah milikmu jadi jangan mudah terpengaruh dengan orang lain.
asah kemampuan diri, ingat belajar bukan hanya saat sekolah. belajarlah mengasah kemampuan di bidang yang kamu sukai.
challenge diri setiap seminggu sekali atau lebih sesuai kemampuanmu secara konsisten ini baru sebagian saja. masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk menguatkan mental. dan yang terpenting jangan lupa bahagia, apapun situasimu..... @rasseycast












