[Tentang Air] Ketika kami sedang berada di Pemandian Putri Raja-raja, saya saat itu berusaha mengambil foto air. "Kak, susah banget ya foto air. Gimana tekniknya coba. >.<" tanyaku pada sang kakak. Entah tak begitu fokus dengan apa yg ia jawab kemudian, saya teringat kejadian saat menunggu in-depth di Dept Tekim. . . Saat menunggu in-depth interview dengan seorang profesor pekan lalu, mataku tertuju pada sebuah buku di atas meja. Judulnya Mata Air Biru. Saat kulihat nama-nama penulisnya wah ada teman satu angkatan. 'Keren juga beliau' ekspresiku dalam hati. Sebuah buku berisi pengalaman perjuangan mahasiswa-mahasiswa yang memperoleh beasiswa tersebut. Sampailah pada sebuah part yang dibagian depannya bertulis, "Jadilah mata air yang jernih yang memberikan kehidupan bagi sekitarnya." ~BJ. Habibie . . Simple pesannya tapi dalam maknanya. Air sebagai sumber kehidupan, memberi kebermanfaatan bagi yg menggunakannya dengan baik. Juga memberi kesejukan dikala gersang. Ha... rindu masa-masa punya mimpi banyak untuk bermanfaat (re: mahasiswa). Kini kuputar kembali lagi mimpi-mimpi itu dan kucoba rangkai lagi. Sudahkah menjadi mata air? atau Menuju menjadi mata air? Jernih kah? Masihkah mimpimu tetap bermanfaat untuk menjadi sebaik-baiknya manusia? . . Entah... :"" @30haribercerita #day23 #230117 #memori220117 #selfreminder #monolog #catatanperjalanan #tentangair #pemandianratu #tamansari #visitjogja #explorejogja #3dayexploring #jogjakarta #hikma #writing #nature (at Pemandian Taman sari jogja)












