"Kadang kita mendapatkan sesuatu ketika kita bisa mengikhlaskan sesuatu lainnya." Kalimat positif yang seringkali aku dengar dan aku pun mengaamiininya. Tapi momen untuk kalimat tadi tidak selalu ada di setiap saat, sampai-sampai aku lupa. 2022 mengambil peran sebagai pengingat. Banyak hal terjadi. Salah satunya hal magic terkait kalimat pembuka tulisan ini. Aku memutuskan untuk melepaskan sesuatu yang aku pertahankan, aku perjuangkan, aku usahakan selama kurang lebih 3 tahun ke belakang. Menimbang baik-buruk, untung-rugi, plus-minus berulang-ulang kali, berhari-hari. Memikirkan jika aku lanjutkan akan bagaimana, jika aku sudahi akan seperti apa. Memilih mana yang terbaik memang tak pernah mudah. Apalagi mengingat waktu, tenaga, mental, pikiran, keseriusan, dan banyak hal yang sudah aku curahkan di sana. Memperjuangkan itu penting, tetapi menyadari kapan harus berhenti juga tak kalah penting, boss. Dan sepertinya 2022 adalah waktunya. Akhirnya aku ketuk palu di kata-kata 'sudah cukup.' Di bulan yang sama setelah menarik keputusan tersebut, hal yang tidak disangka-sangka hadir di kehidupanku. Jawaban dari doa yang sudah lama aku bisikkan. Angan-angan yang aku percayai akan datang di waktu paling tepat. Dipikir-pikir kejadian ini seperti sulap. Aku mengikhlaskan sesuatu prok prok prok dapatlah sesuatu lain yang benar-benar aku harapkan dari sejak lama. Temen-temen pernah gitu juga ga sih? Akhirnya ikutan @30haribercerita juga setelah beberapa hari feed diramaikan sama tulisan-tulisan keren dari para pencerita. Seperti doa tahun-tahun sebelumnya; semoga sebulan ini konsisten 🤭 #aksarannyta #30haribercerita #30hbc23 #30hbc2304 https://www.instagram.com/p/Cm_6-y3P2wR/?igshid=NGJjMDIxMWI=
















