A: Kak, mohon infonya tempat tahfidz yang programnya setahun. Yang bisa mulai bulan april ya kak.
B: wait dek, (dan memberikan informasi)
A: kak, jangan bilang yah saya yang ingin ikut program tahfidz.
B: deg. Masya allah. Terharu saya mendengarnya. (Dari awal percakapan kami di chat, saya tak menyangka kalau informasi itu untuk dirinya. Kirain untuk adiknya ata temannya)
Ketika hidayah itu telah menyapa, maka siapapun bisa dibuat jatuh cinta oleh Kalam Allah. Adik ini ingin mendedikasikan waktunya bersama Al-Qur’an. Sependek pengetahuan saya, dia resign dari pekerjaan di sebuah start up yang sedang naik daun, dimana posisinya bukanlah staf biasa. Alasannya kala itu adalah dia ingin focus belajar Ielts untuk persiapan scholarship. Namun ternyata ditengah persiapannya belajar, Allah menghadirkan keinginan untuk fokus belajar Al-Qur’an.
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya” (HR. Al-Bukhari 4639).
Hadits yang sering kali didengarkan dan dibaca sebagai motivasi untuk terus bersama Al-Qur’an. Di tengah kepadatan aktivitas dunia, tentunya tak mudah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai project hidup khususnya dalam menghafalkannya. Mungkin bersama Al-Qur’an untuk membacanya, beberapa dari kita sudah menjadi hal yang wajib dilakukan setiap harinya. Tapi tidak dengan menghafalnya. Bahkan terkadang hafalan qur'an menjadi berkurang karena muraja'ah yang diabaikan. Astagfirullah.
Percakapan yang terus berlangsung tersebut, dia menyampakain "kak, kalau saya tidak dekat dengan Al-Qur’an bagaimana saya bisa dilindungi nanti ketika hari akhir, sedang amalanku tidak ada yang menjamin bisa diterima oleh Allah, semoga dengan ini bisa membuat saya semakin mendekat dengan kebaikan, mohon doanya kak", tutupnya diakhir percakapan.
Dalam buku “Mahasiswa-Mahasisw penghafal al-Quran, Seseorang bertanya, "Ustadz, seberapa banyak kita harus membaca Al-Qur’an?" Sang ustadz menjawab, "seberapa besar kebahagiaan yang ingin kamu rasakan, maka sebanyak itulah engkau harus membacanya. Olehnya bersama orang-orang yang dekat dengan Al-Qur'an selalu mampu menebarkan kebahagiaan.