18:59
burnout.
iya kali ini lagi ngerasa lelah. sama semuanya.
mungkin karena kerjaan yang nggak berhenti. mungkin karena rutinitas yang nampaknya mulai membosankan. mungkin juga karena energi sosialisasi yang mudah terkuras sampai ke titik nol.
jika dalam percakapan biasa dengan teman kantor, kadang masih bisa ketawa-ketawa. iya, ketawa hanya untuk menertawakan tugas yang tidak henti-hentinya. jujur, capek. tapi, kalau dari luar mungkin tampak biasa aja. masih bisa senyum. masih bisa juga ketawa.
sekarang lagi banyak yang dipikirkan. mulai dari kerjaan tambahan yang menurutku tidak mencapai goal yang seharusnya. juga kerjaan utama yang menurutku kok begini-begini aja.
memang sih, kalau membicarakan harapan, inginnya a-z. tapi dilihat-lihat kapasitas kemauanku untuk melakukan gerakan supaya a-z ini tercapai kok nol. di sisi lain juga sebenarnya sedang memikirkan apakah sebaiknya mencari kerjaan lain atau enggak.
dan jawabannya tentu enggak dulu.
pertama, kayaknya masih banyak yang harus dipelajari. meskipun memang enggak betah-betah banget karena tumpukan kerjaan, tapi kalau dipikir lagi “emang ada kerjaan yang nggak bikin lelah?”
jelas jawabannya tidak ada. semua kerjaan itu pada akhirnya bikin lelah dan capek. pilihannya ya ada di diri sendiri. mau belajar ikhlas dan menerima, atau misuh-misuh sampai semua keluh kesah dikeluarkan?
sekarang ini, jujur suka banget ngeluh. jadinya mengeluarkan energi negatif dan menurutku itu enggak baik. jadinya kayak kerjaanku jelek banget. terus kayak enggak bersyukur juga.
mungkin faktor lingkunganku juga yang mulai tidak kondusif karena sama-sama semuanya sedang lelah. jadinya saling menyerap energi negatif. akhirnya, ya begitu. seluruh insan yang bertugas merasakan energi negatif.
dan berakhir tidak bahagia.
pertanyaannya, gimana supaya bisa bahagia lagi?

















