[Chap. 3] Brother
Chap. 1Β |Β Chap. 2 * * * Β βHey .. Bangunlah.β Terdengar suara lembut memasuki indera pendengaran Kibum. Dirinya yang masih setia bergelung di dalam selimut hanya mengabaikan suara pengusik itu. Menarik ujung selimutnya lebih tinggi dan memposisikan diri lebih nyaman. Cup. Satu kecupan mendarat dengan mulus pada kening Kibum, sementara yang dicium masih tetap memejamkan matanya. Dua kecupanβ¦
View On WordPress















