Animal farm
Novel alegori politik yg ditulis George Orwell (1903-1950) ini menurut saya masih sangat relevan dibaca untuk zaman sekarang, meskipun novel ini tergolong klasik di tulis pada tahun 1945. Berarti novel ini diterbitkan pada saat perang dunia ke 2 sedang berlangsung.
Sebenarnya kisah yang di sajikan sederhana yaitu tentang pemberontakan sekumpulan binatang di sebuah peternakan.
Kisah ini dimulai dengan orasi seekor babi yang di hormati yang berjuluk si tua major.
Si tua major adalah babi pertama dipeternakan itu yang menyadari tentang hakikat hidup binatang. Ia menyadari bahwa selama ini hidup binatang terbelenggu, diperbudak oleh manusia. Si major dalam orasinya tersebut menyebut
“manusia adalah satu-satunya makhluk yang mengonsumsi tanpa menghasilkan. Ia tidak memberi susu, ia tidak bertelur, ia terlalu lemah menarik bajak, ia tidak bisa berlari cepat untuk menangkap terwelu. Namun ia adalah penguasa atas semua binatang” (hal 6)
Pada akhir orasinya yang menyulut kesadaran para binatang, si major mengutarakan mimpinya, seakan itu sebuah “wahyu”. Ia berkata :
“mimpi saya adalah mimpi tentang seperti apa bumi kita ini ketika manusia sudah punah” (hal 10)
Si major, menginginkan para binatang tersadar lalu memberontak kepada manusia demi kebebasan. Memakan rumput dengan puas, bertelur tanpa harus dijual untuk kepentingan manusia, bekerja untuk menghasilkan makanan sendiri. Begitulah mimpi si tua major. Tapi sayang, 3 hari setelah orasinya si major meninggal saat tidur, dan mewariskan pandangan hidup yang revolusioner. Dari orasinya itulah, meakipun major telah tiada para binatang meneruskan cita-cita sang major untuk merdeka dari perbudakan manusia. Muncullah generasi penerus, khususnya dari kalangan babi, yang berjuang menyebarkan propaganda kepada seluruh binatang di peternakan untuk mengadakan pemberontakan.
Muncul tiga nama dari kalangan babi yg populer, snowball, napoleon dan squelar. Tiga babi yg pintar. Perkataannya selalu diikuti oleh binatang lainnya.
Orasi si major dapat di elaborasi oleh babi-babi ini menjadi pandangan hidup baru yang disebut “binatangisme”. Pandangan hidup baru ini dapat menggerakkan para binatang untuk memberontak kepada pemilik peternakan yang bernama pak jones. Dan dengan dipimpin oleh 3 babi itu akhirnya para binatang berhasil mengusir pak jones dari peternakan tersebut. Dan menjadikan ketiga babi itu sebagai pemimpin mereka.
-----
Sampai disini dulu ceritanya, anggap saja ini sebagai part 1 dari tulisan animal farm. Tentu saya tidak akan menceritakan semuanya, tapi dari potongan cerita awal ini saya rasa george orwell sedang menyindir satu ideologi di saat perang kedua, ada yang tau ideologi apa itu ? Tulis di komen ya.













