Salah satu hal yang paling aku syukuri adalah bahwa aku diberi kesenangan untuk membaca. Dalam hal ini, yang kumaksud adalah membaca buku. Kita tahu bahwa budaya membaca di negara kita masih sangat rendah. Itu berarti tidak banyak orang yang suka membaca.
Aku berkaca pada diriku sendiri. Dulu, aku pun begitu. Tapi sekarang, justru kalau sehari tidak pegang buku, rasanya ada yang kurang.
Dari pengalamanku, kegemaran untuk membaca tidak datang begitu saja. Sama halnya dengan menulis, membaca pun perlu dibiasakan. Dulu aku awalnya memaksakan diri untuk membaca, karena memang tidak suka membaca sama sekali. Awalnya terpaksa, akhirnya terbiasa.
Setelah terbiasa, aku merasakan kenikmatan tersendiri saat membaca. Kalau apa yang sedang kubaca sangat merefleksikan perasaanku, aku merasa seperti sedang dipeluk. Kalau buku yang sedang kubaca mengisahkan sebuah cerita, aku seperti hanyut dalam ceritanya, seperti menyimak seseorang yang sedang bercerita tepat di hadapanku. Kalau isi bukunya tentang motivasi, aku pun seperti diberi suntikan semangat, apalagi jika aku sedang merasa down.
Aku termasuk tipe pembaca yang suka bila halaman bukuku penuh dengan coretan. Hehe. Mungkin terdengar aneh, tapi mataku lebih suka melihat buku yang penuh coretan ketimbang yang bersih. Meskipun tidak semua halaman harus ada coretannya. Itu sebabnya, saat membaca, aku juga melakukan anotasi buku.
Aku biasanya memberi catatan-catatan singkat berisi komentar dan kesan tentang baris kalimat yang sedang kubaca. Biasanya, aku menulis anotasi di tepi halaman buku. Aku juga kadang menuliskan dengan singkat pengalamanku yang ada kaitannya dengan kalimat yang sedang kubaca.
Sejauh yang kurasakan, melakukan anotasi buku menjadikan aktivitas membaca lebih menyenangkan. Membubuhkan anotasi juga memungkinkan kita untuk berinteraksi secara lebih mendalam dengan buku yang sedang kita baca. Dengan melakukan anotasi, berarti kita sedang menerapkan teknik membaca aktif atau active reading. Sehingga, kita jadi lebih mendalami isi buku dan kita pun jadi lebih terhubung dengan buku yang kita baca. Dengan demikian, apa yang kita baca tidak berlalu begitu saja.
Harus kuakui, semenjak suka membaca, membeli buku jadi godaan terbesar yang tidak bisa kuhindari. Aku masih bisa menahan godaan untuk beli makanan, tapi aku tidak bisa menahan godaan untuk membeli buku. Apalagi jika buku tersebut sudah lama kuinginkan.
Hobi membaca pun menjadikanku seseorang yang suka sekali mencium aroma buku, terutama buku baru. Aku paling suka saat-saat ketika membuka buku baru, kemudian tercium aroma khas kertasnya. Benar-benar memanjakan indra penciumanku.
(2 Maret 2024| 19:56 WIB)