The same
Aku kira dengan berganti tahun aku tidak menjadi seorang pecundang lagi. Pecundang yang hanya bisa berlari ketika diterpa sebuah kegelisahan maupun hal yang tidak sesuai mauku. Pecundang yang berlari mencari pelampiasan, entah itu berpergian travelling, atau hal lainnya, tapi tidak berusaha untuk menghilangkan kegelisahan itu. Pecundang yang baru sadar ketika kegelisahan tidak akan hilang dan selesai hanya ketika ia berlari saja.
Tahun berganti tahun, setelah aku bisa menyelesaikan segala kegelisahan sebelumnya, ku pikir aku sudah tak menjadi orang seperti itu. Aku merasa aku telah keluar dari zona seperti itu dengan segala hal yang kulakukan untuk menyelesaikan semuanya dan memasuki cerita baru.
Tapi aku terlena oleh keberhasilanku. Aku terlalu jumawa, angkuh, dan merasa sombong dengan pencapaianku dengan title "bukan pecundang" versi ku. Hingga di cerita baruku ini, kegelisahanpun datang menghampiriku.
Ah, aku tersontak kaget dan tersadar. Aku masih sama. Masih seorang pecundang yang hanya takut dengan kegelisahan. Yang hanya bisa berlari dari satu tempat ke tempat lain agar merasa lebih tenang tanpa berhasil menghilangkan kegelisahan itu.
Aku masih sama. Aku masih seorang Pecundang versi ku.
R (1 Januari 2018, 16:39)













