Setiap orang punya lukanya, dengan perannya kini atau dari kisahnya yang lalu.
Namun untuk satu hubungan, terlebih yang serius, jika belum selesai dengan apapun, siapapun dari cerita yang lama, jangan ya, mengajak orang baru untuk sembuh.
Karna, diapun juga sedang berjuang untuk adaptasi yang baru dalam dunianya. Ya, sekalipun bagimu itu tidak penting.
Namun, jika seolah menerima kehadirannya dengan orang lama yang enggan untuk dilepaskan, bukankah itu menjadikanmu seperti orang jahat yang melukai hati dia orang?
Engkau dulu memilih untuk berpisah yang mungkin mengecewakan dirinya, namun bersama orang baru hatimu masih dilema bersamanya yang dulu.
Sakit ya, memiliki raga namun bukan hatinya. Dia tetap harus menjadi baik untuk siapapun tanpa bisa meluapkan sakitnya sebab dia telah membaca feedback dia akhirnya " Bukan kamu yang paling tersakiti, namun aku! " _kqta seseorang itu yang belum selesai dengan masa lalunya.
Jangan tanya, seseorang yang dulunya kau kenal ramai, sorai kini menjadi paling diam dan kaku pada tiap kesempatan.
Mungkin dia sedang terluka.
Jadi jangan dihakimi apapun ya, saat dia mulai bercerita.
Karna satu kata dari mulutnya itu amat berat, dengan luapan air mata yang selama ini mati matian ia tahan, terlebih mencari sandar dan pembelaan.
Sekiranya akhir kata, selesaikan hatimu dengan masa lalumu sebelum kau menggenggam orang baru dalam hidupmu.
Jangan jadi pembohong, apalagi orang yang jahat yah,,