Hal-Hal Dasar Yang Harus Kamu Miliki Dalam Hidup
Dalam hidup kamu harus punya tujuan, agar hidupmu ter-arah dan tidak ter ombang-ambing sama keadaan. Tujuan hidup bisa apa saja, kembali kesetiap orang. Namun beberapa cara yang bisa kamu lakuin untuk menentukan tujuan hidupmu adalah :
1. Tanyakan pada diri sendiri, apa tujuan hidupmu.
2. Coba merenung, apa alasanya kamu bisa ada di dunia ini, apa alasan penciptaanmu.
3. Coba cari tahu, apa tujuan hidup orang-orang di sekitarmu. Contoh sebagai seorang muslim, tujuan penciptaan adalah untuk menyembah Allah, menjadi Khalifah di dunia, dan Dakwah. Itulah alasan manusia diciptakan, dan menjadi tujuan hidup para pemeluknya.
4. Pilih tujuan hidup yang benar-benar kamu inginkan, tidak ada kekurangan, sempurna dan tanpa cela, sehingga kamu tidak akan merasakan lelah ataupun kesukaran lagi setelah kamu sampai disana.
5. Jika tidak tahu, maka cari tahu, mulai dari hal apa yang menarik buatmu. Hal apa yang kamu ingin miliki/lakukan, atau hal apa yang kamu ingin berada di titik itu, entah itu pencapaian ataupun lokasi. Contoh sebagai orang muslim, di anjurkan untuk mencari Ridho Allah dan meminta surga. Ini bisa kamu jadian tujuan akhir dalam kehidupan, goal besarmu dalam kehidupan, titik akhir yang ingin kamu tuju dalam kehidupan.
Ketika dalam hidup kamu sudah memiliki tujun, maka langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan. Misal jika tujuan hidupmu adalah Ridho Allah dan Surga, yang mana dua hal itu adalah hak perogratif Allah akan memberikan pada siapa, maka yang harus kamu lakukan adalah mengusahakannya, melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan ridho-Nya, namun tidak terpaku pada ikhtiar/usaha kita, melainkan tetap menyerahkan hasil akhir padaNya. Yang harus kita lakukan adalah *Meniatkan ikhtiar kita sebagai amal sholeh* sehingga apa yang kita lakukan akan di hitung sebagai ibadah.
Contoh hal-hal yang bisa mendatangkan Ridho Allah
Untuk mendatangkan Ridho Allah itu tidak hanya terpaku pada ibadah ritual saja, melainkan pada hal apapun yang niatnya karena Allah ta'ala. Misal, Tujuan hidupku adalah untuk mendapat ridho Allah, dan ikhtiar yang aku lakukan untuk mendapatkannya adalah denga belajar diluar negeri. Kenapa belajar diluar negeri menjadi sarana untuk mendapatkan Ridho Allah?. Karena belajar adalah kewajiban untuk memerangi kebodohan, membangun generasi yang lebih berakhlak dan bermartabat serta memperkuat Islam dengan pengetahuan. Sesuai perintah Allah dalam Al-Qur'an yang tertulis pada surah Al-Mujadillah ayat 11, dan beberapa hadist nabi :
- Menuntut ilmu itu hukumnya wajib, bagi muslim laki-laki dan muslim perempuan
- Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu.” **(HR Thabrani)**
- Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Ibadah adalah segala apa-apa yang Allah perintahkah dalam Al-qur'an ataupun yang Rosul SAW Ajarkan dalam hadist. Begitu juga Travelling, Allah menyuruh kita untuk berkelilin ke penjuru dunia agar kita belajar dan mensukuri nikmatNya sehingga membuat semakin bertakwa hati kita kepada Allah. Beberapa perintah Allah untuk berkeliling dunia :
- Surah Al-Mulk ayat 15 : Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan
- Surah Muhammad ayat 10 : Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu
- Surah Yusuf ayat 109 : Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya?
- Surah Al-An'am ayat 11 : Katakanlah: 'Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu'
- Surah An-Naml ayat 69 : Katakanlah: 'Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa
- Surah Ar-Rum ayat 9 : Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum mereka? orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri.
Selain menuntut ilmu dan travelling, hal lain yang bisa dijadikan perantara untuk mendapat ridho Allah adalah dengan menjadi orang kaya yang beriman. Dengan menjadi orang kaya yang berimah, kita jadi bisa membantu banyak orang lainnya, menebar kebermanfaatan lebih luas dan bisa memperkuat Islam dengan harta kita sehingga bisa hal itu bisa mendatangkan ridho Allah ta'ala. Beberapa dalil menjadi orang kaya adalah :
- Dari Sa'ad bin Abi Waqqash RA, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertakwa, yang kaya dan tersembunyi (tidak dilihat oleh banyak orang)." (HR Muslim)
- Jangan hasad (iri dengki), kecuali terhadap dua hal. Pertama orang yang dikaruniai harta oleh Allah SWT, lalu dia menggunakannya di jalan kebenaran, dan orang yang dikaruniai hikmah (ilmu) lalu dengannya dia memberi keputusan dan mengajarkannya." (HR Bukhari dari Abdullah bin Mas’ud)
Lalu apakah memiliki mimpi dan cita-cita adalah suatu hal yang tidak boleh?. Jawabannya adalah itu sesuatu yang sangat di bolehkan, asal niatnya adalah untuk mendekatkan diri kita pada Allah. Misal kita belajar diluar negeri agar mendapat pengetahuan yang dengan itu bisa memberi kebermanfaatan untuk umat, mendapat pengetahuan yang bisa memperkuat agama Islam.
Semua mimpi, cita-cita dan keinginan boleh asal tidak ada larangannya dan diniatkan untuk Allah SWT.
Memiliki prioritas adalah salah satu hal yang harus kamu miliki dalam hidup untuk bisa mencapau tujuan akhir hidupmu. Dengan memiliki prioritas kamu bisa menentukan hal apa yang harus di dahulukan dan mana yang bisa ditunda. Selain itu, dengan prioritas bisa membuatmu lebih teratur dan fokus dalam melakukan suatu hal karena tidak tumpang tindih.
Seperti ketika kamu ingin mengejar tujuan akhir hidupmu dengan macam-macam perencanaanya, dengan memiliki prioritas kamu bisa menentukan urutan pelaksanaan rencana yang sudah kamu buat, mengatur jadwal pelaksanaan, dan apa saja yang diperlukan untuk bisa sampai pada target yang dituju, seperti waktu yang di butuhkan dan hasil akhir yang diharapkan.
Dalam hidup kamu harus memiliki keberanian dalam melaksanakan rencana yang sudah kamu buat demi terwujudnya tujuan akhir yang kamu capai. Keberanian bukanlah sesuatu yang harus dilakukan dengan marah, melainkan berani dalam memutuskan tindakan dengan parameter jangka panjang yang berarti dan menuju tujuan akhir yang kamu miliki.
keberanian juga termasuk ketika kamu memutuskan untuk berhenti melakukan strategi dalam mencapai mimpimu kemudian menggantinya dengan strategi lain yang lebih bisa kamu lakukan sehingga kamu akan terus maju.
keberanian juga bukan tentang terus maju, namun juga tentang berani mencoba hal baru, berani melakukan kesalahan, dan berani mengakui ketika kamu berbuat salah. sehingga dengan demikian kamu akan bisa belajar dan terus berkembang sehingga semakin hari-kamu akan semakin bertumbuh menjadi lebih baik dan baik lagi.