Can we talk?
Aku tau persoalan ini tidak pernah mengganggu pikiranmu sedikitpun. Tapi buatku, ini seperti ombak yang sewaktu-waktu bisa menghanyutkan fokusku. Jadi, tolong dengarkan aku satu kali ini saja. Mungkin ini yang terakhir kalinya. Agar aku benar-benar terlepas, sepertimu. Sekalipun aku setelah ini akan hancur, lebih baik begitu. Biar aku jatuh sejatuh-jatuhnya dan ketika aku berusaha bangkit sudah tidak ada tentangmu yang akan mendorongku jatuh lagi.
Kenapa aku tiba-tiba merasa seberani ini? Aku tidak tau. Mungkin aku terlalu lelah. Entahlah. Karena toh aku yang selama ini mencoba diam nyatanya tetap membuatmu jauh. Lantas apa bedanya kalau aku mengatakan semuanya? Mungkin kamu semakin jauh, tapi sebelum ini pun kamu sudah di luar jangkauanku.
















