Ri, memutuskan melakukan atau tidak melakukan suatu pekerjaan, kegiatan, aktivitas bukan karena kamu mau atau ngga mau, bukan karena suka atau ngga suka, bukan karena bisa atau ngga bisa, tapi karena mencari ridho Allah.
RMH
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

❣ Chile in a Photography ❣
Xuebing Du
Misplaced Lens Cap
Today's Document
YOU ARE THE REASON

oozey mess
Cosimo Galluzzi
Three Goblin Art
Keni
tumblr dot com
Alisa U Zemlji Chuda

Kaledo Art
Not today Justin

izzy's playlists!
Jules of Nature
occasionally subtle
Stranger Things
seen from Australia
seen from United States

seen from Australia

seen from Netherlands
seen from Singapore
seen from Brazil
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Netherlands
seen from Belarus
seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from Ireland
seen from United States

seen from Brazil
seen from Germany
seen from United States

seen from Saudi Arabia
@mnieskrip
Ri, memutuskan melakukan atau tidak melakukan suatu pekerjaan, kegiatan, aktivitas bukan karena kamu mau atau ngga mau, bukan karena suka atau ngga suka, bukan karena bisa atau ngga bisa, tapi karena mencari ridho Allah.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
kalau ngelihatin temen temen traveling, kadang pengen juga, tapi entah kenapa jiwa anak rumahanku terlalu kuat. Aku tipe yang ngga suka berpergian tanpa tujuan yang jelas dan ada manfaatnya, sepertinya ini hasil warisan dari ibu, kita berdua sama persis.
Rencana liburan semester ini, aku ingin pergi ke bandung, hanya untuk sekedar jalan-jalan dan ketemu temen yang di bandung, ya manfaatnya refreshing, anggap aja gitu. Tapi dibalik keinginan itu, selalu ada aja bisikan pergi ngga ya, karena kayaknya kalau gitu doang cuma dapat capek, tapi udah suntuk banget dikosan. Pulang ke rumah ngga ada penghuninya juga. Ketika izin ibu.. sudah kuduga dengan pasti, jawabannya No. Mau ngapain katanya. Poor me, so lonely.. hahahha.
Akhirnya, ku muncul dengan celetukan ke ibu, mau ke tangsel aja deh, belajar qur’an disana, kalau boleh tinggal di asrama kan lumayan liburan 2 bulan. Tapi ngga tau, boleh atau ngga sama ustadzahnya..Dan ibu langsung acc. Percaya deh, ketika kamu jauh dari keluarga dan sendirian, kalau kiburan bingung mau kemana. Nyamperin keluarga kejauhan.
Banyak sekali sepertinya yang harus diutarakan, biar tidak memenuhi kepala. Ku rasa baru kali, berkali-kali jatuh tapi berdiam diri. Entah memang sudah lelah, atau memang sudah tidak memiliki energi. Terkadang malu, mengapa selemah ini. Dan kadangpun khawatir, semoga Allah selalu berikan kesehatan. Akupun tidak mengerti, mengapa harus berjuang sejauh ini. Rasanya banyak sekali yang dikorbankan. Lingkungan yang mendukung mendekatkan diri ke Allah, kelas-kelas yang begitu nyaman, kesibukan yang menenangkan. Dan kini, dia tertatih seorang diri.Ku kira dimanapun itu, jika iman ada, mungkin tak masalah berjuang seorang diri, ternyata tidak. Butuh ekosistem.Tapi dibalik semua itu, aku berharap jika ini bukan karena mauku, tapi maunya Allah, sehingga aku lebih mudah melihat hikmah dibanding kesulitannya.
Sesekali aku mempertanyakan diriku, apakah worth it? Apakah aku layak? Banyak hal yang tak sengaja terkungkung menguasai kepala tanpa permisi. Kadang seolah akan sampai, tapi kadang terasa tak terbayang waktunya. Terkadang aku berharap, semoga yang ini jawaban atas setiap lantunan do’a, ku beranikan membuka, tapi ternyata berada di halaman yang berbeda. Terjeda, akhirnya aku runtuh kembali. Mungkin hanya bersimpangan saja, untuk menjadi ujian satu sama lain, pikirku, menenangkan diri. Tapi benar adanya, ketika interaksi itu terbuka, aku jadi dilema. Kucoba membatasi, tapi apalah lemahnya hati, notifikasi kecil saja akhirnya melahirkan banyak asumsi. Apakah memang ditakdirkan? Tapi bukannya sebelah pintunya sudah ditutup, sudah diperjelas tidak untuk saat ini. Akhirnya kukatakan pada diri, kamu tidak seistimewa itu. Bisa jadi, bukan kamu tujuannya, ketika ajakan maju selangkah terlontar, masih enggan untuk menyambut. Apakah terlalu terburu-buru? O Allah, maaf jika aku belum sesabar itu. Tapi bolehkah dipercepat? Jika ibu sudah terus menanyakan dan meminta di 1448h, sungguh aku tak memiliki jawaban apapun, tapi kumohon perkenankan permintaannya, dan itupun permintaanku.
Menyadari penuh kalau setiap peristiwa yang Allah berikan selalu memiliki ending yang sempurna. Ending yang selalu memberi tahu kalau Allah selalu berikan hikmah dan kenikmatan yang jauh lebih banyak dibandingkan ujian yang diberikan-Nya. Ending yang mengajarkan betapa Allah mudah sekali membolak-balikkan hati manusia. Ending yang memahamkan kalau Allah selalu membersamai setiap langkah yang ditapakki, menunjukkan jika kamu berjalan kepada-Nya,Allah membalasnya dengan berlari kepadamu. Ending yang mengajarkan untuk hati-hati dalam perjalanan, supaya kelak di suatu hari pertanggung jawaban tidak masuk ke golongan yang penuh penyesalan.
Ada yang pernah bilang, nikmatillah hidup. Kemudian dia terdiam sejenak. Bagaimanakah menikmati hidup ? Apakah seperti mereka yang selalu terlihat bahagia ? atau mereka yang semua impiannya terwujud? atau mereka yang hidupnya sangat produktif dan memberikan banyak sekali kebermanfaatan ? Mereka yang setiap saat bergulat dengan kajian dan Al-Qur'an, mereka yang menepi dari hiruk pikuk dunia ? atau seperti apa seharusnya?
Terkadang, itulah manusia. Melihat segalanya dari kacamatanya. Kemudian membuat standar untuk dirinya sendiri dari hasil riset abal-abalannya kemudian memilih salah satu kesimpulan yang memungkinkan untuk dipilih, sepertinya memilih menjalani seperti mereka yang terlihat keren dan impactfull dari versi pikirannya. Nyatanya, belum tentu ada sakinah di dalam jiwa. Mereka bukan hidup untuk memenuhi ekspektasi orang lain tapi memenuhi ekpektasinya sendiri, padahal tidak seharusnya begitu.Karena standarisasi yang dia buat akhirnya diapun terbelunggu sendiri, melelahkan sekali. Dan karena itu, aku berharap kamu tidak hidup seperti itu, hiduplah untuk memuhi ekpektasi Rabbmu, bukan ekpektasimu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Maunya tinggal di tempat yang nyaman, mudah akses buat belajar ilmu tapi imannya sekuat mereka yang ada di palestina.
cita citaku sesederhana bisa membuat buku atau modul belajar buat anak sendiri jika Allah karuniakan anak, jika belum semoga anak orang lain bisa gunakan. Tapi perjuangannya ngga sederhana, tapi akan aku perjuangkan pelan-pelan.
Tapi sebelum cita-cita ini, ada dua cita-cita yang masih aku perjuangkan dan akan terus ku perjuangankan hingga Allah bilang waktunya pulang. Dan kedua cita-cita itu adalah meninggal khusnul khatimah dan menjadi support system terbaik untuk laki-laki yang Allah ijinkan aku memanggilnya suami.
If you're still single. Trust me, you are the woman a good man is praying for.
Menerima Kisahnya
Nanti, saat kamu menikah dengan seseorang, kamu tidak sedang menerima lembar buku yang kosong. Kamu akan mendapatkan seseorang yang sudah menulis begitu banyak catatan dan kisah, yang kamu baru akan benar-benar mengetahui kisahnya sesaat setelah akad terucap.
Pada kisah yang begitu menyedihkan, atau pada kisah yang begitu bahagia maka selalu siapkan hati yang lapang untuk menerimanya.
Sebab orang yang kamu nikahi adalah akumulasi dari masa kecil hingga ia dewasanya, bahkan sampai ia menemukanmu.
Tidak apa-apa, siapkan saja ilmu pernikahan dan mengelola rasa dalam berumah tangga. Kapan kamu harus menekan ego dan emosi, kapan kamu harus bersabar dulu untuk sesaat sebelum mengutarakan maksut dengan berbicara padanya.
Menerima kisah seseorang itu tidaklah mudah, terkadang ia jauh dari apa yang kamu harapkan, terkadang bahkan bertolak belakang dengan apa yang kamu bayangkan.
Sebab pernikahan itu menyatukan dan saling memperbaiki, kisah-kisah buruk dan hitam di masa lalu tidak perlu diungkap dan dibuka. Tutuplah serapat mungkin dan kubur sedalam-dalamnya, mulailah menjalani hari-hari dengan kebaikan yang penuh dengan keberkahan.
Andai kamu sedang menunggu seseorang yang datang padamu, maka siapkan ilmunya, perluas hatinya, dan mulailah melangitkan doa, agar apa yang kamu doakan senada dengan apa yang Tuhan takdirkan
Selamat malam, dariku yang tengah duduk di kereta menuju stasiun terakhir.
Gambir, 19 September 2023.
@jndmmsyhd
Bagaimana jika waktumu tak lama? Apakah yakin tak mengapa jika bertemu Rabb-mu dengan bekal sedapatnya? Relakah seperti itu ?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Coba kita ubah pelan pelan ya first impression kalo ketemu sesuatu yang mungkin atau kelihatannya agak berat.. dari yang 'duh, beban nih ' , 'hmm... tanggung jawabnya berat nih' atau 'kayaknya ngga mudah' atau 'yahh... kok gini amat' menjadi insyaallah ladang pahalanya luas dan banyak juga, bismillah.
cita citaku sesederhana bisa membuat buku atau modul belajar buat anak sendiri jika Allah karuniakan anak, jika belum semoga anak orang lain bisa gunakan. Tapi perjuangannya ngga sederhana, tapi akan aku perjuangkan pelan-pelan.
Kenapa habis nangis, rasanya ngantuk?
Ternyata sudah tertulis dalam Al-Qur'an,
Surat Ali-Imran ayat 154 :
" kemudian setelah kamu ditimpa kesedihan,
Allah menurunkan rasa aman kepadamu
(Berupa) kantuk.."
Karena Allah tahu cara menenangkan kita
See baiknya Allah sama kita walaupun
Kita menangis terkadang bukan karena Allah.
Allah yang mampukan, Allah yang tolong. Bisa bismillah. Puter videonya lagi ya ri, biar semangattt...
اِنَّمَآ اَشْكُوْا بَثِّيْ وَحُزْنِيْٓ اِلَى اللّٰهِ

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
اِنَّهٗ مَنْ يَّتَّقِ وَيَصْبِرْ فَاِنَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ الْمُحْسِنِيْنَ ( يوسف: ٩٠ )
Karena perihal menikah bagiku adalah perjuangan dua orang. Dua orang yang berjuang masing-masing untuk menjadi hamba yang dicintai Rabbnya. Dua orang yang berjuang menyelesaikan amanah dan menyelesaikan dirinya dirutenya masing-masing, berjuang saling memperbaiki diri, berjuang menjaga dirinya, berjuang terus mempelajari ilmu, berjuang untuk ada di level yang sama dalam mendekat ke Rabbnya sampai Allah bilang ini waktunya kalian melanjutkan perjuangan bersama-sama.