Mari memulai semuanya dengan baru. Katanya, harus ada senyum diawal pagi hingga petang nanti.
Bagaimanapun keadaannya, kita hanya bisa menikmati semua yang telah terjadi.
Kulanuwun disini, sebagai diri sendiri.

roma★
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
𓃗
Not today Justin
macklin celebrini has autism

Product Placement

#extradirty
Cosmic Funnies

titsay
KIROKAZE
YOU ARE THE REASON
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
cherry valley forever

Origami Around

Kiana Khansmith
The Stonewall Inn
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
seen from Venezuela
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Colombia

seen from Canada
seen from Italy
seen from Malaysia
seen from Italy
seen from Bangladesh

seen from Mexico
seen from Saudi Arabia

seen from Costa Rica
seen from Colombia
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Singapore

seen from Canada

seen from United States
seen from Venezuela
seen from Netherlands
@kulanuwun
Mari memulai semuanya dengan baru. Katanya, harus ada senyum diawal pagi hingga petang nanti.
Bagaimanapun keadaannya, kita hanya bisa menikmati semua yang telah terjadi.
Kulanuwun disini, sebagai diri sendiri.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menjadi dewasa itu menyebalkan.
Kita harus bertanggungjawab atas apa yang kita lakukan dan apa yang dilimpahkan ke kita. Sekalipun kita tidak mau, tapi jika itu dipercayakan, maka kita harus menanggungnya.
Saat dewasa, kita tidak bisa kabur dari tanggungjawab yang sudah dalam ranah kita,mau tidak mau, suka tidak suka harus kita selesaikan. Kita tidak bisa melarikan diri lalu menunggu orang lain untuk menyelesaikan masalah yang kita tanggung.
Aku membenci dunia, dan memang tidak seharusnya aku mencintai dunia. Karena dunia bukan tempat seharusnya aku ada. Dalam masa-masa sendiri, aku selalu ingin cepat kembali. Aku berfikir, kapan waktuku. Mengapa terasa lama.
Hidupku kini hanya dari satu masalah ke masalah yang lain, seperti tidak ada habisnya. Aku selalu menghitung hari, kapan akhir bulan tiba, agar cepat selesai masaku.
Aku ingin segera kembali, tapi aku juga tak begitu yakin akan persiapanku. Pertobatan yang berulang mengikuti kebodohan yang berulang pula. Lelah, sama lelahnya dengan setan yang kian menggodaku dan malaikat yang silih berganti mencatat hitam dan putih dalam kertas kehidupan.
Aku tidak yakin, jangankan surga, bahkan untuk saat ini aku masih belum yakin apakah aku bisa menjawab pertanyaan tentang utusan dan Tuhan. Pertanyaan yang sudah ku tahu tapi jawabannya tidak berdasarkan hafalan seperti ujian pada umumnya. Iman, bahkan aku belum bisa menggenggam imanku yang sekarang.
Aku lelah, dan aku pasrah.
Aku ingin memeluk diri sendiri dengan begitu erat, seakan aku sedang merayakan kedukaan, kehilangan.
Hujan turun itu kadang membuat berat hati, atau hati menjadi berat, mungkin sama saja. Aku hanya laki-laki yang mabuk dengan banyak cerita, menjejal dan berusaha menelan semua kata-kata. Andai dan hanya andai, ah sudah, manusia tidak akan pernah bisa mendapatkan semuanya.
Pada akhirnya gua tetap tidak bisa berdamai dengan keadaan. Melawan amarah dalam diri sendiri dan bertarung sendirian, itu benar-benar melelahkan. Rasanya aku tau kenapa ada yang mengurung diri dan meninggalkan teman-temannya. Berfikir bahwa seharusnya mereka paham tapi ternyata tidak, ini termasuk bagian dari kecewa.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Perasaan sayang itu sudah berubah jadi cinta, maafkan aku yang goyah pendirian, selamat bersiap untuk sebuah luka, wahai diri sendiri.
Gua ini terlalu banyak menerima cerita dari orang, tapi lupa untuk cerita tentang keadaan sendiri, tiga sampe empat malem belakangan gua dicurhatin orang mulu, tapi keknya gua udah sebulan dua bulan ge curhat, atau keknya kalo curhat yang panjang malah udah beberapa bulan lamanya banget.
Bukan lupa kayaknya, gua lebih ke takut, ada yang nanya, lu cerita kesiapa? Gua mah takut aja lu meledak. Gua ga meledak, tapi perlahan keadaan emosi dan mood gua berubah, dan ga bisa terdefinisikan, sebuah feeling blue yang aneh.
Mungkin karena beberapa tentang curhat yang akhirnya jadi pengalaman buruk, gua takut untuk sekedar cerita, gua merasa kalo ya gua akan ganggu, tapi gua sadar, mereka ga akan terganggu, tapi gua takut. Ketakutan yang datang dari diri sendiri itu sesuatu yang sulit diselesaikan, ditaklukan.
Gua harus cepet dapet kesibukan.
Mungkin karena dari jaman SMK gua selalu memaksa diri untuk bisa memahami seseorang. Akhirnya sekarang gua mudah menganalisis data hasil observasi yang gua lakuin.
Aku tak pernah tau, ternyata mendengarkan suaramu itu terasa menenangkan.
Tidak, aku tak akan berduka atas kepulangan saudariku. Dia tidak pergi, maka dari itu aku tak akan pernah berduka. Tak ada air mata yang harus mengiringi, karena dia tidak meninggalkan siapapun. Aku tak akan menahan langkah kaki untuk pertemuannya dengan Sang Khalik. Sekali lagi aku katakan, dia tidak pergi. Saudariku hanya sedang dalam perjalanan menuju keabadian, dan dia menungguku di sana. Ya, aku merelakannya, tapi tidak dengan mengikhlaskannya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Karena sebuah projek tulisan, gua menanyakan tentang kegelisahan teman-teman gua terhadap hidupnya. Ada yang cerita tentang ketakutan jika mengecewakan, mempertanyakan apakah sudah baik pada diri sendiri, kekesalan pada lingkungan dan keluarga, kebingungan atas sebuah hubungan dan lainnya.
Hingga pada suatu titik aku bertanya pada diriku sendiri, ala yang menjadi kecemasan hidupmu?
Apakah aku sudah menjalani hidup ini dengan benar?
Tadi malam ada sedikit keributan yang paling menyenangkan sejauh tahun 2021 berjalan di grup Teman Main. Semuanya berawal dari tiba-tiba dalam sebuah obrolan kosong seseorang menanyakan "Eh temen lu si A lagi di deketin loh sama laki-laki, si B, lu tau?"
Sebelum lebih lanjut, aku beri tahu bahwa Teman Main terdiri dari 6 perempuan dan 9 laki-laki. Kami dipertemukan untuk berbagi takdir yang sama dalam sebuah perjuangan yang dihimpun untuk kebaikan.
Setelah aku mendapat pesan itu, segera ku minta untuk dimasukkan ke whatsapp group laki-laki, nanya Ganesha.
"Ini tea nya gan, tumpahin dikit dulu lah ya?"
Di situ aku kirim ss sebuah chat berisi pertanyaan di paragraf awal dengan nama si B yang di sensor.
Aku pikir memang akan ramai, tapi tak pernah berfikir akan seramai itu hasilnya. Mungkin karena uforia dari pernikahan di bulan ini yang sedang banyak-banyaknya, entah mengapa kita mengaitkan langsung kesana. Dalam percakapan panjang itu, ada beberapa kalimat yang aku suka.
"Nikahin Cute Girl berarti dia nikahin Ganesha."
"Gua kalo Dudu nikah merasa kehilangan sih."
"Kalian gausah nikah ya, nanti gua kesepian."
Dan diwaktu itu aku baru tau bukan hanya aku yang merasa kehilangan akan mereka, tapi mereka juga demikian.
Rasanya aku masih terlalu egois untuk tidak bisa merelakan teman-teman yang ku sayangi diambil oleh pasangannya dan aku akan sendirian karena itu. Ku pikir, aku sudah dewasa, tapi jauh dari itu anak kecil dalam diriku masih mengambil kontrol paling besar dalam hal perasaan.
Dan ada sebuah kalimat yang cukup membesarkan hatiku, begini katanya:
"Lu bangun team, bisa bubar. Lu bangun pasukan, bisa selesai masa tugas. Lu bangun strong friendship, bisa ancur karna kelakuan dibelakang. Tapi kalo lu bangun keluarga, waktu itu tetap milik bersama, dan jarak hanya sekedar tema traveling semata.
Sadar kalo kita gak bakal sama-sama terus itu dewasa, tapi ngerasa sama-sama mau ketemu suatu saat itu nikmat rasanya, tapi yang seperti itu, seharga setengah jiwa. Sama lelahnya. Ha ha ha."
Ya aku bersyukur memiliki mereka walaupun dengan segala luka dan cemas yang datang setiap kali aku tau bahwa mereka tidak dalam jangkauan untuk terus menetap. Namun, sampai akhirnya kita dipisahkan untuk sementara, aku tau, kita akan tetap dipertemukan dalam keabadian.
Cukup melegakan rasanya menuangkan apa yang aku pikirkan dan aku rasakan.
Baru tadi saja ada yang mengirim pesan, katanya "Mungkin kamu belum mengenal dirimu, coba deh tanya apa yang sebenarnya dirimu mau?"
Dan aku jawab. "Apa yang aku mau? Teman-temanku." Rasanya terlalu sederhana, dan permintaan itu bahkan dilain sisi terlalu egois. Apa yang gua mau berada jauh dari apa yang bisa gua usahakan, jauh, tak terjangkau.
Teman gua gak sedikit walaupun gak terlalu banyak juga, ada beberapa yang benar-benar gua pikir, ah dia paling bisa gua harapkan, dan kadang gua lupa bahwa menaruh harapan pada manusia hasilnya hanya luka. Gua bisa tidak berharap pada banyak hal, bahkan bisa pasrah pada ketetapan Tuhan, tapi gua tetap tidak bisa untuk tidak berharap pada teman-teman gua sendiri.
Pada suatu waktu gua pernah berfikir, teman-teman gua tidak ada saat gua butuh. Jangan menilai buruk mereka, teman-teman gua adalah hadiah terbaik Tuhan, sekaligus cobaan. Untuk dirimu tau, gua tak pernah berharap tentang materi, mentalku tak semiskin itu, hanya saja mentalku lemah.
Berkat pemikiran itu, gua merasa terbuang dan jauh dari peradaban, seakan gua hanya sendiri dalam keriuhan bumi yang tak berhenti berputar. Gua merasa teman tak ada dan bahkan Tuhan tak dekat. Sakitnya tidak terlalu parah, hanya jadi dalam.
Namun, berkat perasaan itu akhirnya aku bisa menempatkan diri pada keadaan saat temanku membutuhkan ku. Saat mereka mencariku dan rasanya hanya aku yang mereka butuh, aku akan segera berada disana, aku akan tetap disana, walaupun sekacau apapun keadaanku, aku pikir mereka akan tetap menjadi prioritas. Egois memang pada diri sendiri, tapi mereka terlalu berharga untuk bisa aku acuhkan.
Dan aku ingat pada sebuah frasa yang aku temukan "Ketika manusia merasakan sakit hati, itu karena Tuhan merasa sakit hati, karena merasa di duakan." Mungkin memang salahku juga, karena terlalu jauh dari Pencipta. Dan karena itu aku mencintai teman-teman ku karena Allah.
Pada akhirnya ada rindu yang memang harus tetap dipendam tanpa perlu berjabat dengan temu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dan semua pertemuan itu tidak membuat gua puas.