Kesendirian, pengorbanan, kekecewaan, mengikhlaskan, perihal patah hati yang tak bisa terobati.
Memaafkan sudah kuberikan. Namun, ketulusan penyesalan yang tidak dapat kulihat darinya.
KIROKAZE

titsay

Origami Around
Peter Solarz
Game of Thrones Daily
d e v o n

oozey mess
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
art blog(derogatory)
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
Claire Keane

ellievsbear
Lint Roller? I Barely Know Her
AnasAbdin
NASA

Discoholic 🪩
h
i don't do bad sauce passes
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Sweden
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Austria

seen from Germany
seen from United States
seen from Germany

seen from Philippines
seen from Sweden

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from T1
seen from United States
seen from United States
@itspegasus
Kesendirian, pengorbanan, kekecewaan, mengikhlaskan, perihal patah hati yang tak bisa terobati.
Memaafkan sudah kuberikan. Namun, ketulusan penyesalan yang tidak dapat kulihat darinya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
First time :')
Keburukan apa lagi yang ingin Kau tunjukan, Ya Allah? Aku sedang selalu menahan kesabaran dan keegoisan dia selama ini.
Entah kenapa aku ingin sekali meminjam Laptop dia, dan dengan mudahnya dia pinjamkan. Rasa sedih ditinggal dia untuk ke luar kota saja aku masih merasakannya. Rindu yang setiap harinya, tapi tidak ada kepekaan untuk dia. Meminta tapi tetap saja tidak datang.
Rasa keinginan tahuanku pasti cukup besar, karena dia lelaki yang aku suka, aku sayang. Awalnya aku memang ingin membereskan beberapa foto dan file yang aku ingin rapihkan di laptop dia. Setelah selesai, aku membuka buka folder dia, menyenangkan kamu yang cukup sering bepergian bersama keluarga.
Dan menyakitkan saat kamu masih menyimpan begitu banyak foto masa lalumu, apa yang akan kamu simpan dan harapkan bila perempuan itu sudah menikah? Dan kamu sudah lama berpisah. Padahal kamu bilang sudah tidak ada lagi yang kamu simpan. Sedih pasti. Aku melihat dan membuka folder satu persatu sampai air mata aku jatuh dengan mudahnya. Tapi mana, tidak satu pun foto aku di laptopmu?
Ya Allah, keburukan apalagi yang Kau tunjukan setelah aku menemukan folder yang dia sembunyikan itu? Dia kenapa seperti itu. Dan aku salah apa? Kenapa dia seperti itu? Kenapa dengan teganya melakukan itu. Sulit buat aku menghindari semua ini. Menghilangkan ingatan yang pasti akan berbekas ini. Untuk apa kamu simpan semua itu? Tidak hanya aku!
Aku percaya Kamu! Tapi kenapa kamu melakukan itu. Apa gunanya itu semua? Kamu akan mudahnya bilang Maaf. Tapi rasa kecewa yang selalu kamu kasih.
Aku selalu yakinin diriku sendiri kalau kamu akan menjadi lebih baik dikedepannya. Tapi nyatanya...
Apakah ini jawaban dari semua doaku? Bukan seperti yang aku harapkan. Aku inginkan kamu menjadi masa depanku, menjadi kamu yang lebih baik untuk dirimu sendiri setidaknya. Kalaupun aku tidak bisa bersamamu untuk dimasa depan, aku hanya ingin melihat kamu menjadi seseorang yang lebih baik dan menghilangkan perilaku itu, walaupun perubahan besarmu nanti bukan karena dan untuk aku.
Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran seperti itu, jika kamu sendiri tidak pernah membukakan semua kendala, keinginan kamu. Hidup itu terus berjalan, tapi bukan berarti kita hanya mengikuti alurnya saja, melainkan kita yang ingin merubahnya menjadi lebih baik, atau tetap ditempat yang salah.
Kenapa kita tidak bisa berjalan bersama ke arah yang lebih baik? Kita saling menuntun, semoga saja Allah memberikan jalan yang mudah dengan niat kita yang baik untuk masa depan bersama.
Ya, semua menjadi sulit karena itu semua hanya aku yang menginginkan. Sedih.. Tapi Allah punya caranya sendiri, jika aku tidak bisa menjadikan kamu lebih baik, mungkin Allah berikan seseorang atau jalannya untuk kamu, yang bukan melalui aku.
Sebut Saja Dia VolksWagen
Kita berawal dari teman sepermainan disalah satu Game, yaitu PUBG. Aku dikenalkan oleh salah satu teman SMA. Karena game itu aku bertemu banyak teman semasa SMA. Menyenangkan. Setiap hari kita main bersama. Saat itu aku masih memiliki kekasih hati, yang sangat aku sayangi dan selalu aku rindukan.
Beberapa minggu kemudian, tepat setelah hari Lebaran, kita teman Mabar memutuskan untuk Kopi Darat (ketemuan). Akhirnya kita semua bertemu. Akupun bertemu dengan seseorang lelaki yang sebelumnya menjadi bulan-bulanan untuk aku dan dia yang selalu dijodoh-jodohkan, dibercandain. Dia manis, cukup tampan, tinggi, tidak terlalu putih, dia suka Gym saat itu.
Setelah pertemuan itu, kita tetap berkomunikasi yang awalnya hanya melalui Grup Game itu. Lama kelamaan kita komunikasi Japri (room whatsapp sendiri). Kita sering telponan, Video Call-an, sesekali curhat apa yang sedang aku rasakan. Entah itu soal kerjaan atau hubunganku dengan kekasihku saat itu. Dia orang yang bijak, pendengar yang baik, memberikan solusi. Setelah sekian lama aku berkomunikasi, lalu kita berdua bertemu berdua, aku masih tidak ada rasa saat itu. Kemanapun dia mau mengantarkan aku pergi. Saat itu hubunganku sedang merenggang, tapi bukan berarti aku menjadikan dia pelarianku. Aku hanya mengalihkan rasa sedih dan terluka aku saat itu.
Pada akhirnya, setelah aku putus dan benar-benar putus setelah banyak sekali drama Putus Nyambung. Aku berkeinginan untuk coba menjalani dengan temanku ini, teman curhatku selama ini.
Berjalannya waktu aku memang merasakan kenyamanan dengan dia. Walaupun ada beberapa perilaku dan sifat yang tidak aku suka sekali. Tapi aku sedikit menerima, setiap orang pasti mempunyai kekurangan, dan aku menerimanya. Apapun yang aku sedang lakukan aku memberitahu dia, saat mantanku coba mengabari aku kembali, akupun memberi tahu dia.
Singkat cerita, banyak sekali drama antara aku dan dia ini. Dia yang mengira aku hanya menjadikan dia Pelarian, dia yang mendekati perempuan lain selain aku. Memang, kita belum memilki status terikat. Akhirnya aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku kepada seorang lelaki, untuk pertama kalinya. Dia merespon dengan baik, dia tidak menjauhi aku, dia tetap selalu ada untuk aku. Hampir setiap hari kita ketemu.
Setelah sekian lama, berbulan-bulan kita dekat, aku merasa perasaanku hanya aku yang punya. Apakah terjebak dizona ‘Friend-Zone’? Hubungan Tanpa Status? Teman Tapi Mesra? Untuk kedua kalinya aku megungkapkan kembali, mengarah pada keinginan untuk ‘Hubungan Kita Mau dibawa kemana?’.
Pada akhirnya, aku dan dia sempat berantem besar karena kesalahpahaman. Itu karena kamu sendiri yang memberi jawaban kepada orang lain bahwa aku yang Memiliki Perasaan Sendiri, Aku Baper Sendiri. Aku marah besar. Aku menghidar. Dan diapun tidak menerima sikapku selama itu.
Setelah kita debat dan berantem, dia bilang mau ‘Jalanin Saja Dulu’. Aku tidak menerima saat itu. Tapi bagimana dengan perasaan aku yang selalu ingin bersama dia.Yang selalu rindu dengan dia.
Aku menerima dia dengan sikap Cuek, Kaku, Tidak Manis tapi bisa membuat aku tertawa. Sulit memberi kabar. Mungkin inilah resiko bila aku yang memiliki perasaan lebih dulu. Aku takut dengan dia yang tetap baik dan selau asa karena rasa ketidakenakan dia selama ini. Memegang tanganku saja dia tidak pernah, Aku yang selalu memeluk dia. Selalu ingin memeluk dia. Mencium pipiku saja belum permah. Sakit dan sedih yang aku rasakan ini tidak bisa menjadikan dia untuk berani Berkomitmen dengan aku. Dia seolah-olah meyakinkan aku untuk jangan pergi, tapi dengan sikap dia selama ini yang terlihat tidak menginginkanku.
Sampai detik ini, hanya berantem dan debat yang kita lakukan. Semua yang aku rasakan dan aku inginkan dia sudah tau. Tapi sampai saat ini tidak ada kejelasam untuk hubungan ini. Banyak sekali keraguan dan pertanyaan aku buat dia.
Kamu menganggap aku ini siapa?
Kamu menginginkan aku untuk dimasa depan atau sekedar saja?
Adakah perasaan orang lain lagi yang sedang kamu jaga?
Tapi, saat aku mengatakan kalau dia hanya mempermainkan aku, hanya sekedar teman saja, dia seolah-olah menjelaskan kalau semua itu tidak benar.
Apa yang harus aku tunggu, bila aku selalu meyakinkan kamu untuk menerima kamu sampai saat ini. Selalu memaafkan kamu berkali-kali.
Lebih baik kamu campakkan aku dari dulu, kalau kamu gantungkan hubungan sampai saat ini.
Aku mungkin memang Bodoh, kenapa harus menunggu lelaki seperti itu. Kita bisa berbicara apa saja, tapi hati mengingkan yang lain.Dia tidak baik, tapi aku selalu menuntun dia buat lebih baik, walau sulit sekali. Setidaknya baik untuk diri aku.
Aku memang bukan perempuan yang kamu idam-idamkan, calon pedamping yang kamu impikan. Tapi jika kamu memang tidak menginginkan aku, kenapa sulit untuk meminta aku pergi dan menjauh.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Teruntuk Duo Unilever
Februari adalah waktu pertama kali kita bertemu. Tempat baru, suasana baru, orang-orang baru yang harus aku hadapi saat itu. Sampai bulan berikutnya aku masih bekerja ditempat itu.
Saumi adalah teman pertama yang aku merasa cocok saat aku berkenalan. Walaupun bukan yang pertama aku ajak berkenalan. Dan ternyata ada temannya lagi yang bernama Yuli. Si Bloon Si Ratu typo biasa aku meledeknya.
Kita selalu pergi bersama saat jam istirahat tiba. Tapi kita hanya bertemu 3 kali dalam seminggu. Ya, karena aku adalah SPG event, tidak setiap hari aku bekerja. Tapi sesekali aku bermain ke tempat kerja bila aku berkesempatan atau sedang kangen dengan mereka.
Senang, kesal, sedih, tidak penting, gila-gilaan, sudah semua kita lalui. Hanya saja, kapan ya kita bisa jalan-jalan sedikit jauh bersama? Pergi kesuatu tempat, hanya kita bertiga. Tanpa kekasih masing-masing.
Belum pernah lagi aku merasakan kedekatan yang nyaman seperti ini. Terakhir aku merasa memiliki sahabat-sahabat saat aku SMP. Setelahnya aku merasa cukup berteman saja, tidak lebih. Karena Ibuku memberi tahu bahwa jangan pernah mempunyai sahabat, karena sahabat belum tentu setia. Cukup berteman sekedarnya saja. Ya, aku menuruti perkataan Ibu.
Sekarang aku berfikir, apakah aku pantas menjadi sahabat bagi kalian? Apakah kita bisa disebut sahabat? Sahabat itu ada saat kita sedih, berbagi saat kita bahagia. Sejauh apa perasaan kalian terhadap aku yang kalian kenal? Apakah aku orang yang kalian cari sebagai sahabat? Apakah aku pernah membuat kalian kesal? Marah? Kecewa? Apakah persahabatan kita akan terus berjalan sampai salah satu atau kita semua sudah menikah? Maaf jika perkataanku terlalu jauh, karena arti sahabat bagiku adalah segalanya selain Orangtua, Keluarga dan Pasangan. Karena sahabat bisa menjadi sandaran kita bila sudah tak ada lagi tempat yang kita keluhkan, selain orangtua sendiri.
Aku yakin kepada Allah bila kita tulus tidak memiliki keburukan dalam hati saat berteman, kita akan selalu didekatkan. Akan diberi kebahagiaan. Tidak hanya soal jodoh saja. Namun apakah kita siap bila kita diuji oleh-Nya? Perpisahan atau keretakan bisa saja kita alami, bukan?
Aku tidak ingin bila salah satu diantara kalian ada yang membenciku. Aku tidak ingin merasakan kekecewaan karena kesalahan dari sahabatku. Begitupun aku pada kalian. Apakah aku harus selalu ada diantara kalian? Apakah aku pantas disebut sahabat untuk kalian?
Teruntuk Saumi dan Yuli..,
Terimakasih untuk 3 bulan yang intens ini kita mengenal satu sama lain. Waktu yang cepat untuk kalian berkenan masuk dalam permasalahanku kemarin. Aku pikir bulan Maret adalah bulan kebahagiaanku, layaknya seperti bulan Maret sebelumnya. Namun takdir berkata lain, Maret adalah bulan paling terburuk untukku. Airmata yang memaksa untuk keluar dari kedua mataku. Sendu dan kosong dalam setiap harinya. Bahkan hingga detik ini. Cobaanpun datang dalam karirku. Satu persatu mengujiku.
Kita senang dan sedih bersama. Kalian pernah memberikan airmata atas kesedihanku. Menghiburku dan menguatkanku saat hatiku patah kemarin. Kalian selalu ada dan tetap percaya saat orang lain berpikir yang tidak-tidak terhadapku. Aku pernah berjanji agar tidak sedih dan menangis lagi. Maaf, aku mengingkarinya sekarang, aku menangis saat menuliskan surat ini. Surat pertama kalinya kubuat untuk Sahabat. Kalian selalu ada dan membantuku, Sayang..
Semoga aku pernah berbuat atau memberikan perkataan yang bermanfaat untuk kalian, walaupun hanya sedikit dan tak bermakna.
Semoga kejadian, kesedihan yang kemarin cukup dalam masa laluku. Tak pernah muncul lagi dikemudian hari. Bila takdir berkata lain, Insha Allah aku akan bisa menghadapinya tanpa merepotkan kalian lagi. Terimakasih banyak..
Saumi dan Yuli.. Maaf kalau aku perempuan yang sedikit cengeng. Aku mungkin perempuan yang terlalu peka. Maaf, kalau aku pernah membuat kalian repot, mengambil waktu kalian untuk mendengarkan cerita-ceritaku. Maaf, kalau aku suka minta antar pulang ke rumah.
Saumi dan Yuli.. Semoga perjalanan pertemanan kita, kesedihan yang pernah kita rasakan bersama menjadi kebahagiaan untuk kita kedepannya.
Kalian harus menjaga hati kalian pada satu hati saja, ya.. Terutama Yuli-ku sayang, semoga semua yang telah terjadi kemarin dapat menjadi pelajaran dimasa depan. Selalu berdoa dan jangan lupa beribadah. Aku akan selalu siap mendengarkan cerita kalian dalam keadaan apapun, tak penting sekalipun. Karena aku akan selalu menjadi pendengar yang baik.
Semoga Allah membawa Didit dan Saumi ke pelaminan. Semoga ia yang sekarang adalah yang terbaik yang digantikan oleh Allah untuk Yuli. Yuli, semoga Allah mengangkat ‘sakit'mu, jangan pernah bersedih dengan sesuatu yang bisa kamu lawan. Maaf, kemarin aku tidak bisa membantumu. Betapa aku bingung dan sedih saat kamu bersedih. Maaf, kalau aku sempat ikut kesal dengan Sarif. Yuli, jangan segan kalau kamu mau bercerita apapun, yah..
Kita harus tetap berusaha dan berdoa, walaupun Allah yang menentukan segalanya.
Ketika aku sudah menemukan teman hidup terbaik, aku akan mencari kalian dan berbagi atas kebahagiaanku. Semoga kalian masih berkenan untuk mendengarkannya.
Tapi.. Aku tidak tau apakah aku masih pantas bisa melanjutkan peran sebagai Sahabat, sebagai tempat keluh kesah dan dibagi kebahagiaan atas kalian..?
Yang Selalu Merindukan Kalian,
Aku.
Mengapa rindu tak dibalas dengan pertemuan? Jika sesakit ini, mengapa pernah dipertemukan?
Diriwayatkan: “Ketika Zulaikha mengejar Cinta Yusuf, semakin menjauh Yusuf darinya. Namun di saat Zulaikha mengejar Cinta Allah, maka didekatkanlah Yusuf padanya”.
Semakin yakin dan percayalah aku kepada janji-Nya, karena tiada yang mustahil jika Dia berkehendak. Tidak dikatakan Jodoh bila hanya diukur dari sebuah pernikahan.
Bilamana di dalam perjalanan barumu kau terhenti karena sebuah alasan, pantaskah disebut Jodoh?
Semesta takkan ikut campur, bila kau menjaga hatimu.
Kita takkan pernah tahu siapakah jodoh kita, bukan? Tidak, lebih sederhananya siapakah yang akan menikahi kita?
Apakah ia lebih muda atau lebih tua? Apakah ia pernah menikah atau tidak? Apakah ia tampan atau tidak? Apakah ia kuat agamanya atau tidak? Apakah ia memiliki harta atau bercukupan saja? Atau, Apakah ia takkan pernah termiliki? Meski kau bersujud atau berlutut sampai air matamu terasa kering dan lelah.
Dia lebih kuat dibanding cinta. Dia lebih kuat dibanding rindu. Dia lebih kuat dibanding amarah. Karenanya, hampir bisa membuatku berhenti berfikir sehat. Dialah Cemburu.
Semoga Aku Dibanggakan Ibu
Pada akhirnya, bukan melulu sebuah cinta yang diharapkan untuk dimiliki, melainkan dapatkah seseorang itu memberikan kebahagiaan, menciptakan tawa, menghapus kesedihan, yang mana dihari ini aku masih menunggu kemungkinan-kemungkinan, bahwa aku pantas mendapatkan perubahan yang lebih baik dari kemarin dan hari ini.
Karena dibelakangku, ada sosok yang berhak untuk dibahagiakan, melihat senyum keberhasilanku atas do'anya, dialah, Ibuku.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kukenal saat terdapat cincin yang melingkar di jarinya. Jika kumelangkah, maka kusalah. Jika kuterdiam, kemanakah perasaan yang tak biasa ini kusimpan? Setidaknya, kupernah merasakan genggaman, pelukan, dan ciuman yang tak biasa itu.
101116
Jika pelukan itu menyembuhkan, maka sembuhkan lukaku. Jangan lepaskan, jadilah penjaga terbaikku.
Menjadi Baik adalah Segalanya
Mereka mengabiskan malam untuk menari. Sedangkan aku untuk tertidur lelap.
Mereka senang jika pikiran sehatnya digantikan dengan ketidaksadaran. Sedangkan aku akan pusing setengah mati.
Mereka menganggap mengobral dada dan paha, pintar membuang asap, dan selalu berada dimana-mana adalah sebuah status. Sedangkan aku berada di rumah tepat di batas jam malamku dan tempat tidur adalah tempat terbaikku.
Aku takkan menjadi siapa-siapa. Ibuku adalah idolaku. Aku takkan menjadi seorang yang dibilang “gaul”. Karena aku takkan pernah dibilang “telat gaul” Aku takkan pernah malu. Inilah jalanku.
Aku akan selalu menjadi perempuan manis, baik, dan berusaha menjadi kebanggaan ibuku dan keluargaku. Dan menjadi pilihan banyak lelaki-lelaki baik untuk menemukan perempuan yang terbaik bagi hidupnya.
Karena pada akhir dan kenyataannya, semua akan tersadar bahwa apa yang dilakukan tidak akan terus seperti itu. Hanya saja kesadaran dan kedewasaan terlambat datang pada pikirannya.
Ini adalah kali keduanya aku sangat menyukai seseorang, yang kedua bola matanya saja belum pernah kulihat.
Dulu kau mudah kutemukan. Dulu kau mudah menghiburku. Dulu kau mudah ditaklukan. Dulu kau mudah memaafkan.
Tapi..
Sekarang kau menghilang. Mendiamkanku. Bersyembunyi. Kau asing bagiku.
Keluarlah! Katakan bila aku sudah terlalu banyak mengganggumu. Katakan bila kau sudah tak ingin lagi aku ada di hidupmu. Maka saat itu aku akan melangkah jauh.
Melupakanmu, Membencimu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Janjimu akan tetap tinggal. Menjadikan penawar bagi lukaku. Nyatanya kau adalah luka baruku. Dan takkan ada penawar yang mudah kupercaya.
Tak ingatkah saat kau memelukku erat. Menguasai bibir dan pikiranku. Lalu kenangan yang menggantikan keberadaan kita-- mudahnya.