Minta Perhatiannya Kaka,,, Baca Sebentar Deh. Saya Butuh Bantuan. :D
Halo teman-teman, selamat berhari Minggu. Minggu depan sudah natal, minggu depannya lagi tahun baru. Selamat liburan dan berkumpul bersama keluarga. Selamat berbahagia. Semoga tahun depan lebih banyak berkah lagi.
Mengakhiri tahun 2015, mari kita menutup dengan banyak-banyak evaluasi diri. Banyak kesalahan yang kita lakukan sepanjang tahun, banyak jatuh dan keterpurukan. Namun banyak juga rejeki, berkah, dan kebahagiaan.
Maka untuk berusaha menebus kesalahan kita, memperbaiki keterpurukan, berterima kasih pada Tuhan atas semua berkah dan kebahagiaan, ada baiknya jika kita berbagi. Memang, evaluasi dan berbagi bisa kita lakukan kapan saja. Tapi seringkali manusia butuh momentum untuk melakukannya. Dan saya rasa, akhir tahun adalah momentum yang cukup bisa diterima. Iya kan?
Nah, saya mau cerita. Saya punya adik kelas SMA, seangkatan dengan adik saya. Namanya Sun’anul Huda. Anaknya pintar pun, alumni ITS jurusan teknik informatika. Kalau dia sehat, in sya Allah ilmunya bisa manfaat. Bisa bantuin beresin malware browser di laptop (eh curhat).
Alhamdulillahnya, Huda mendapat ujian yang menurut saya cukup berat. Beliau punya penyakit bawaan pada matanya, baru TK pun sidah minus 7. Minus tersebut selalu bertambah seiring bertambahnya usia anak baik ini. Hingga saat kuliah, minusnya telah mencapai 21.
Kita tahu kan? Secara fisiologis, mata minus mengakibatkan bola mata menjadi melonjong, sedangkan syaraf mata tidak sefleksibel itu. Sehingga, akhirnya semua syaraf mata sebelah kirinya saat ini telah terputus dan mata kiri itu tidak berfungsi lagi.
Matanya sudah beberapa kali mengalami operasi dengan bantuan dana dari orang-orang yang menyayanginya. Namun dia masih butuh operasi lagi.
Sekarang, mata sebelah kanannya pun sedang berproses menuju tidak berfungsi. Sehingga butuh bantuan operasi untuk memperlambat proses ini. Saya belum tahu apakah dengan operasi beliau bisa sembuh atau tidak. Tapi, dia, rekan-rekan yang sayang dia, dan keluarganya, terus berjuang.
Ayahnya sudah meninggal beberapa bulan lalu. Sedangkan dia sendiri kesulitan bekerja karena kondisi matanya. Sehingga, tentu saja, dia mengalami kesulitan dana untuk operasi.
Biaya operasi yang dibutuhkan sekitar Rp 40.000.000. Saat ini, dari penggalangan dana yang dilakukan oleh teman-teman kaskuser hampir Rp 9.000.000 (update 14 Desember 2015).
Bayangkan, teman-teman sekolah dan rekan-rekan kaskusnya yang belum tentu kenal dia saja, mau membantu dengan sangat aktif. Dari situ saya bisa ambil kesimpulan, in sya Allah dia anak baik kan? :)
Teman-teman, minggu ini libur panjang. Kita bisa berkumpul bersama orang-orang tersayang. Maukah teman-teman bersyukur dengan cara berbagi untuk Huda? Tidak banyak pun tidak apa, sebagai bentuk dukungan padanya.
Bagi yang sedang dalam kesempitan pun, ini jadi ladang pahala. Barangkali dengan berbagi, Tuhan akan mempermudah jalan kita di depan. Kata Ustdz Yusuf Mansur begitu, sedekah tidak akan mengurangi harta, dia hanya akan melipatgandakannya.
Jadi teman-teman, kalau untuk beli terompet dan jalan-jalan saja bisa, pasti kita punya dong untuk Huda? :)
Bantuan dari teman-teman tumblr akan dipull di saya dan akan saya serahkan pada seorang kawannya secara kolektif : 0857 3508 3869 (Kirina). In sya Allah kami amanah.
rek. mandiri 102-000-646-9453 a.n. Dani Wadiandini
rek. BCA 824-046-2487 a.n. Dani Wadiandini
Setelah transfer, silahkan konfirmasi melalui PM tumblr saya, atau akun line di w.dini.
Jumlah transfer mohon diberi angka unik ya, yaitu 006 untuk mempermudah identifikasi kredit yang masuk. Misal transfer senilai 500.006, atau 100.006
Terima kasih yang sudah meluangkan waktu membaca ini. Terima kasih yang sudah reblog. Terima kasih yang mau membantu dana. Semoga Huda bisa segera dioperasi dan kondisinya membaik. Semoga di akhir tahun ini kita semua bahagia!!! :)
Karena, seperti kalimat yang dia katakan pada kawan-kawannya, “aku masih ingin bisa melihat….”
**Foto Huda bersama teman-teman yang bertanggung jawab atas penggalangan dana operasi Huda.**sumber : kaskus.