Morning sickness, tapi sicknessnya bukan pada pagi hari..
Stranger Things
we're not kids anymore.
Jules of Nature
taylor price
trying on a metaphor
Cosmic Funnies
Cosimo Galluzzi
Monterey Bay Aquarium

tannertan36
he wasn't even looking at me and he found me
cherry valley forever

祝日 / Permanent Vacation
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
wallacepolsom

roma★

Kiana Khansmith
Not today Justin
Sweet Seals For You, Always
🪼
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Honduras
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
@iindpr
Morning sickness, tapi sicknessnya bukan pada pagi hari..

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tulisan : Tumbuh dalam Ketakutan yang Besar
Waktu yang terus melaju semakin menguatkan prasangkamu terhadap hidup. Bahwa hidup harus berjalan sesuai dengan kehendakmu. Kamu merasa harus selalu mengandalkan dirimu sendiri. Karena di masa lalu, tidak pernah ada yang menolongmu.
Hari berganti hari, semakin membuat ketakutanmu menjadi-jadi. Sehingga orang-orang yang bahkan percaya denganmu satu per satu lari dan pergi. Karena setelah kepercayaan yang mereka berikan, bertepuk sebelah tangan. Ternyata kamu tidak pernah percaya sama sekali dengan mereka. Bahkan radar siagamu terus menyala, kepada orang yang bahkan menjadi pasanganmu sendiri kamu sangat takut ia tiba-tiba meninggalkan dan berkhianat, lebih besar prasangkamu dibanding rasa percayamu. Setidakpercaya itu.
Manusia berubah, tapi kamu tidak pernah mau berubah dari sakitnya pikiranmu sendiri. Memilih untuk menjadi seperti itu karena selama ini kamu merasa itu jalan yang paling benar. Menunjukkan kelemahan diri adalah dosa besar bagimu. Karena di masa lalu, kelemahan membuatmu diinjak-injak. Tapi sekarang, pikiranmu menginjak-injak orang lain yang berada di sekitarmu. Tapi kamu tetap merasa bahwa kamu adalah korbannya.
Pikiranmu terus berkecamuk, berusaha untuk mencari hal-hal yang membuatmu berada di posisi benar. Dan yang terjadi, orang-orang yang kini disekitarmu adalah orang terpaksa ada di sana karena urusan saja dan mereka yang kamu rasa setuju dengan semua isi pikiranmu. Tidak pernah ada yang berani mengatakan di depan mukamu bahwa kamu adalah pelaku utama dari masalah hidupmu sendiri.
Masa lalu telah berlalu. Orang-orang yang menyakitimu di sana, beberapa telah mati, beberapa telah memetik dosanya sendiri. Dan kamu tetap membawa mereka semua sebagai gambaran semua orang yang ada di dunia ini selain dirimu sendiri. Bahkan pasanganmu sendiri. Sungguh menyedihkan sekali hidupmu ini.
Apakah kamu tidak cukup merana dengan segala keangkuhan dan kerasnya kepalamu untuk menerima hal-hal yang melembutkan hati? Sampai-sampai, empatimu menguap tanpa sisa. Kamu berbuat sesuatu hanya karena orang lain tidak ingin mengatakan sesuatu yang buruk tentangmu. Sampai kapan kamu akan seperti itu?
Izinkan dirimu di masa lalu pergi. Biarkan dirimu yang baru belajar lagi menjadi dirimu sendiri. Dirimu yang terlahir kembali. Dirimu yang tenang hatinya, yang baik pikirannya, yang berjalan sesuai dengan fitrah-Nya. Yang siapapun berada di dekatmu, mereka merasa tenang. Sehingga mereka terus ingin menjadikanmu sahabatnya, kekasihnya.
Bukan takut dan tertekan, seperti sekarang. Mereka melakukan sesuatu hanya untuk membuatmu senang. Seolah-olah semuanya berjalan dengan baik. Kasihan sekali kamu, dikelilingi oleh orang-orang yang tidak pernah jujur kepadamu.
Dan kamu terus menerus mengelak, bahwa semua baik-baik saja. Mau sampai kapan kamu terus menerus membuat ketakutanmu menjadi kendali atas hidupmu yang berharga? (c)kurniawangunadi
Jadi inget, ada beberapa teman memilih bekerja dengan alasan "nanti kalo ada apa2 sana suami gimana" entah selingkuh, wafat, dll.
Innalillahi. Aku selalu berdoa supaya suamiku sehat selalu, sampai kakek nenek, tua rentan, dan selalu ada satu sama lain
Dalam rumah tangga, gak ada suami atau istri yang mutlak benar atau salah. Karenanya, perlu belajar berbesar hati, sadar diri, dan selalu mau effort lebih untuk memperbaiki diri, di samping juga belajar komunikasi efektif dalam mengoreksi pasangan kita.
—taufikaulia
Asing.
Sudah lama tidak bertegur sapa, ya.
Teruntuk anak lelakiku,
Kelak, saat usiamu sudah cukup dewasa dan jika kamu memiliki keinginan pikirkan dengan baik-baik.
"Apakah kamu sudah merasa cukup menghabiskan waktu bersama kami, orang tuamu?"
"Saat kamu sudah menikah, istrimu harus bahagia, istrimu harus menjadi prioritasmu dan utamakan kebahagiaannya. Jangan pikirkan kami lagi. Bagi kami, kehadiranmu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri".
"Istrimu sudah melepaskan dunianya untukmu,percayalah nak itu tidak mudah. Maka hargai kehadirannya."
"Jantung ketenanganmu sudah bukan pada kami, melainkan istrimu"

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
nasihat, penantian, kebahagiaan.
Tumblr, lama tidak menulis. beberapa waktu aku menarik diriku dari sosial media apapun. aku merasa tidak memiliki sesuatu untuk ditulis dan memang sedang disibukkan dengan beberapa hal.
namun kali ini rasanya ingin sekali menulis perihal tentang nasihat dan kebahagiaan.
terkadang seringkali, jika ada seperti lalu menulis selalu saja menemukan DM dan komenan bahwasanya diri ini tidak bisa menerima nasihat, keras hati, dan angkuh.
"itu nasihat kenapa di publish? kenapa gak jadi bahan renungan"
"kenapa angkuh sekali menerima nasihat, itu nasihat baik, itu bener nasihat itu. kenapa seakan-akan mencari pembenaran dengan di publish?" dan komenan yang lain yang tidak dituliskan disini.
jika kamu mengimani bahwasanya perihal dunia itu bisa diusahain dan Allaah yang menetapkan. mengapa harus memaksakan nasihatmu yang demikian untuk sampai diterima? jika kamu beriman kepada takdir Allaah, kamu mengaku bertauhid, kamu paham bahwasanya Allaah yang melapangkan dan menyempitkan rezeki hambanya. mengapa kamu pula tidak mengimani bahwasanya anak juga merupakan karunia Allaah. sebesar apapun usahanya, sekuat apapun doa dan upayanya, pada akhirnya takdir Allaah yang menentukan seseorang itu Allaah karuniakan anak atau tidak.
lupakah engkau dengan kisah masyhurnya Ibunda Aisya Radhiyallahu 'anha yang bahwa hingga akhir hayat beliau, beliau tidak Allaah karuniai keturunan. padahal beliau adalah orang yang Allaah jamin surga, dan tidak diragukan lagi kesholihan dan kepintaran beliau.
lupakah engkau dengan kisah masyhurnya Nabi Zakariyyah alahissalam yang bertahun-tahun lamanya baru Allaah karunia seorang anak yang solih. padahal beliau adalah seorang Nabi, namun Allaah uji beliau bertahun-tahun lamanya perihal menunggu.
lupakah engkau dengan kisah masyhurnya Ibunda Maryam yang atas kuasa Allaah beliau hamil dan memiliki seorang anak yang solih dan seorang Nabi? padahal beliau tidak memiliki suami, tidak pernah disentuh laki-laki manapun.
tiada seorangpun yang menginginkan kondisi demikian. jika kamu bahagia dengan hidupmu yang demikian. cukupkanlah dirimu dengan demikian. nasihat itu diberikan ketika seseorang meminta untuk dinasehati. bukan ujug-ujug menasehati padahal kenal saja tidak. kita tidak akan pernah tahu perjuangan seseorang dibalik layar media sosialnya.
bisa jadi itu adalah caranya untuk tetap tegar dan baik-baik saja setelah gagal promil. atau itu adalah caranya untuk berdamai dengan keadaan setelah babak belur sebelumnya.
penantian 7 tahun dengan upaya sudah promil dengan dokter yang berbeda. disaat gak lagi promil, jalan-jalan sama suami, beliau hamil. Masya Allaah, demikianlah. jika sudah takdirnya untuk hamil, Allaah akan mudahkan jalannya apapun itu. jika memang belum, sebesar apapun usahanya maka hal itu tidak terjadi. inilah yang dinamakan mengimani takdir lekat-lekat.
semoga Allaah menolong diri ini dan kita semua untuk demikian, berkata pada sesuatu yang menyakitkan. menasehati itu penting, tapi bukankah salah satu ak seorang muslim adalah apabila ia meminta nasihat maka beri haknya untuk diberikan nasihat? jika tidak meminta nasihat, maka tahanlah untuk demikian, dan berikanlah banyak udzur kepadanya sebanyak-banyaknya.
*pict pertama diambil dari Instagram mba Ari Ummu Irhaby.
*pict kedua dan ketiga adalah percakapanku dengan seorang teman yang juga pejuang garis dua.
keduanya sudah izin dengan yang bersangkutan. jadi setelah ini jangan ada yang bilang lagi ya kalau takut berteman sama penulis. takut kisahnya ditulis di media sosialnya. sungguh, aku tak akan berani menulis jika tanpa meminta izin kepada pemilik cerita terlebih dahulu. dan bahkan nama, tempat, dan kondisinya semua akan aku jamin privasinya.
sudut ruang || 20.13
Setiap orang berhak memboikot apapun yang mereka mau
Setiap orang berhak membeli apapun yang mereka mau
Setiap orang tidak perlu menghakimi orang lain yang membeli sesuatu yang dia boikot
Setiap orang tidak perlu menghakimi orang lain yang memboikot sesuatu yang dia suka
yang selalu diupayakan hingga akhir..
aku sudah baik-baik saja. aku sudah tak lagi menangis, aku sudah lapang menerima segala kepahitan. karena memang ada hal-hal yang tidak akan bisa ku pahami sekeras apapun aku mencoba untuk mengerti. dan semakin keras aku mencoba untuk memahami hal itu tidak akan membuat semuanya baik-baik saja. maka jalan terbaik adalah dengan mengikhlaskan semuanya dan menerima bahwasanya ketetapan Allaah adalah yang terbaik. pengetahuanku saja yang terbatas.
aku sudah tak lagi menangis ya Allaah, aku sudah belajar untuk menerima segalanya. hatiku sudah jauh lebih lapang, bukan karena aku mendewasa, bukan. tapi mungkin barangkali karena doa-doa yang ku mintakan kepadaMu. meminta untuk diberi hati yang tenang dan kelapangan hati yang meluas.
aku sudah tak lagi kecewa ya Allaah. segala luka yang terjadi menjadi prosesi untuk diriku bertumbuh dan memaknai kehidupan. bahwa ini hanyalah dunia, tak boleh aku terlalu larut dan hilang arah hanya untuk mengejar sesuatu yang semu.
aku sudah baik-baik saja ya Allaah. meski setiap hari aku terus meminta kepadaMu u tuk selalu dikuatkan setiap waktu. karena memang kalau bukan atas pertolonganMu, diriku sudah kalah dan hancur sedari awal. aku memahami diriku yang begitu lemah dan tak memiliki daya sedikitpun.
aku sudah bisa tersenyum kembali ya Allaah. sesuatu yang begitu aku tangis pada akhirnya sangat ku syukuri. sebab keterbatasan pengetahuanku yang tak menjangkau hikmah atas kebaikan yang telah Engkau takdirkan kepada diriku.
segala puji hanya bagi Engkau ya Allaah. aku memujimu meski dilain waktu aku terjatuh dan hatiku goyah untuk mengeluh atas hal yang terjadi kepadaku.
jika nanti aku kembali terjatuh dan merasa begitu terluka, tolong aku untuk kembali ya Allaah. berilah aku kepahamaman bahwasanya rahmatMu begitu luas untukku, kasih sayangMu tak terkira untukku, dan ampunanMu selalu ada untuk diriku yang selalu berdosa ini. tolong aku untuk kembali meski dengan tertatih-tatih aku memulainya kembali.
Kenyataannya setiap orang sedang berjalan bersama ujiannya masing-masing. Saling menutupi dengan senyum, saling berlomba untuk terlihat tidak apa-apa, padahal yang menang sesungguhnya adalah mereka yang tetap dan terus berprasangka baik kepada Allah apapun kondisinya.
@terusberanjak
Semoga lulus ujian demi ujian..🤲
Kami tahu betul, Allah tidak mungkin sengaja menyakiti, mendzalimi kami. Sebaliknya Allah pastilah akan memberikan takdir terbaikNya kepada kami diwaktu yang tepat.
Maafkan kami ya Allah. Semoga Allah mengampuni dosa2 kami yang telah lalu, saat ini dan yang akan datang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kamu tak kurang. Kamu hebat. Masih mampu berdiri tegak di tengah pertarungan-pertarungan hebat dalam diri sendiri yang gak diketahui orang lain. Masih mampu melihat hal-hal baik di segala situasi yang menghimpit. Kamu berani melawan segala hal yang sedang bergemuruh dalam kepalamu. Sebab tak semua mampu. Bahkan beberapa kalah.
@terusberanjak
Menepikan Rasa Takut .
Wahai diri, sekalipun sedih dan begitu takut. Bukankah hidup harus terus berjalan, sayang? Sekalipun kamu hidup dengan semua ketakutan dan kekhawatiran dunia akan tetap berjalan sebagaimana mestinya? Ada atau tidak adanya dirimu, dunia ini akan tetap berjalan dan terus bergerak. Maka, mengapa kamu membatasi dirimu sendiri dengan banyak kekhawatiran yang sebetulnya itupun belum tentu terjadi?
Bukankah kamu sendiri yang mengatakan bahwa kamu tidak akan dibiarkan Allaah berjalan sendiri tanpa petunjuk dan pertolonganNya? Lalu, mengapa kamu menepikan rasa takut dan khawatir mu dengan begitu tepi jurang? Bukankah orang yang mengaku bertauhid kepada Allaah memahami hakikat bentuk kepasrahan dan tawakal mutlak hanya kepada Allaah saja?
Mari lanjutkan kembali perjalananmu, percayalah didunia ini tidak hanya kamu saja yang diuji, tidak hanya kamu saja yang mengalami kesulitan, kehimpitan dan kesedihan yang rasanya seperti tak ada ujungnya. Diluar sana ada yang ujiannya lebih berat, namun keyakinan kepada Tuhannya mengalahkan segalanya.
Mari kembali memupuk asa, memupuk harap, mempersiapkan diri untuk kebahagiaan yang akan datang. Untuk rasa sembuh yang telah Allaah siapkan. Di dunia ini sebuah warna tidak hanya ada hitam dan putih saja, ada banyak warna yang begitu indah dan kamu harus tahu akan hal itu. Demikianlah kehidupan ini berjalan sebagaimana mestinya. Dan kamu harus tabah.
Keterampilan yang luput dipelajari sejak dini; keterampilan menunggu, sehingga terbangun mental ingin buru-buru.
Bukan seberapa lama kamu menunggu, tetapi sudahkah kamu memenuhi hak-hak-Nya terlebih dahulu?
Jangan hanya inginnya sat set dikabulkan, disegerakan mendapat pertolongan tetapi mengerjakan kewajiban belum dimaksimalkan, belum lagi hati sudah diliputi buruk sangka terlebih dahulu, "Kok belum dikabulkan?", "Kapan dikabulkan?"
Manusia; terdepan dalam mendahulukan hak-haknya (menuntut ini dan itu) namun acapkali lupa mengevaluasi kinerjanya, bahkan ketika menjadi seorang hamba.
Salatnya masih kurang khusyuk, masih nanti-nanti lalu pantaskah menuntut Allah Subhanahu Wata'ala untuk segera mengabulkan? Pantaskah menyikapinya dengan demikian?
Look in; kembalikan ke dalam diri. Sudahkah diri ini mengamalkan perintah dan menjauhi larangan-Nya? Sudahkah diri ini memelihara optimisme dan berbaik sangka pada-Nya?
Muhasabah diri terlebih dahulu, sebab Allah Subhanahu Wata'ala telah mengharamkan kezaliman pada diri-Nya. Manusia sendiri yang telah menzalimi dirinya, dengan berbuat maksiat sehingga doa-doanya tidak dikabulkan misalnya.
Untuk itu, pola pikir yang perlu dibangun maksimalkan saja dahulu sebab-sebab agar doa dan pertolongan-Nya datang.
Kapan dikabulkannya? Kapan pertolongan itu datang, sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala lebih mengetahui waktu terbaiknya.
Kebaikan, pengorbanan dan cinta kasih orang tua pasti tidak akan terlupakan bagi seorang anak,meskipun anak tersebut sudah menikah. Siapapun itu. Tak jarang, banyak anak yang berharap memiliki pasangan yang mirip dengan sosok orangtuanya? Atau berharap pasangannya seperti sosok orang tuanya.
Meskipun hidup dalam keluarga sederhana, terima kasih sudah menjadi orang tua sebaik yang kalian mampu. Terima kasih memberikan warisan *"ketenangan"* kepada anak-anakmu ini.
Maaf belum mampu, belum sempat membahagiakan kalian. Doaku, semoga Bapak diberikan kesehatan, tambah giat bersosialisasinya dan ibu bahagia disana, diampuni segala dosa2nya, dilapangkan kuburnya, ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT.
Ya namanya perjuangan dan ujian setiap orang beda-beda.
Hanya saja, kalau aku ya perjuangan dan ujiannya harus menahan rasa bosan. Keadaan yang keliatannya "enak ya cuma rebahan".
Trust me, this is stressfull too.
Harus menahan keinginan banyak-banyak, terutama keinginan bertemu keluarga dikampung. Menahan diri untuk tidak memberi kabar supaya tidak membuat khawatir.
Tapi, Alhamdulillah. Bersyukur masih bisa berjumpa almh. Ibu meskipun hanya dalam mimpi 💙
Terima kasih kepada yang sudah menanyakan kabar dan memvalidasi perasaanku.💙
Maaf dan terima kasih suami, sudah terlalu banyak direpotkan dan ku belum mampu menjadi istri seperti pada umumnya. Maaf masih belum bisa beraktitivas seperti sediakala, supaya tidak terjadi hal-hal yang yang tidak diinginkan dan merepotkan lebih banyak lagi🙏

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
I have pendekar on my belly.
MasyaAllah tabarakallah..
Feeling demotivated and not finding joy in something I used to enjoy sucks.
Worst feeling ever. I just wanna eat happily.