Segemuk-gemuk ikan pasti ada tulangnya. Sekurus-kurus ikan pasti ada daging. Carilah kebaikan dalam diri semua orang.“
Ustaz Ebit Lew
Three Goblin Art

titsay

oozey mess

PR's Tumblrdome
Monterey Bay Aquarium

祝日 / Permanent Vacation
🪼
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
wallacepolsom

blake kathryn
Jules of Nature

Love Begins
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
todays bird

tannertan36
he wasn't even looking at me and he found me

Andulka

Janaina Medeiros
DEAR READER
Show & Tell
seen from United States
seen from United States
seen from Nicaragua
seen from Germany

seen from Brazil
seen from China

seen from France

seen from Greece

seen from United States
seen from United States
seen from South Africa
seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from Mexico
seen from Australia
seen from United States
seen from United Arab Emirates
seen from United Arab Emirates

seen from United States

seen from United States
@harmonycupcake
Segemuk-gemuk ikan pasti ada tulangnya. Sekurus-kurus ikan pasti ada daging. Carilah kebaikan dalam diri semua orang.“
Ustaz Ebit Lew

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
*LAA TAHZAN, ALLAH BERSAMA KITA*
Untuk sirrius yg sinarnya selalu indah ☆
Oleh: Irsyad Syafar
Kalimat di atas merupakan ungkapan Rasulullah saw kepada Abu Bakar yang Allah abadikan di dalam QS At Taubah ayat 40.
إِلَّا تَنْصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُوا ثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِينَ كَفَرُوا السُّفْلَىٰ ۗ وَكَلِمَةُ اللَّهِ هِيَ الْعُلْيَا ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Artinya: "Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita". Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (QS At Taubah: 40).
Ketika itu Rasulullah saw dan Abu Bakar dalam perjalanan Hijrah ke Madinah, lari menyelamatkan diri dan agama dari kejaran kafir qureisy. Mereka berdua bersembunyi di dalam gua Tsur. Walaupun sudah dengan berbagai pengelabuan dan upaya merahasiakan perjalanan hijrah ini, namun akhirnya orang-orang kafir qureisy sampai juga ke depan mulut gua tsur tersebut.
Abu Bakar sangat cemas dan khawatir. Sebab, kaki-kaki para pengejar sudah kelihatan di atas kepala mereka. Sampai-sampai dia berkata kepada Nabi, "Seandainya salah seorang dari mereka melihat ke arah kaki mereka, niscaya ia akan melihat kita".
Tapi, Rasulullah saw menenangkan sahabatnya dan berkata, "Apa persangkaanmu terhadap orang yang berdua, sedangkan yang ketiganya adalah Allah". (HR Bukhari dan Muslim).
Maka Allah turunkanlah rasa tentram di dalam hati mereka berdua. Dan Allah turunkan bala tentaranya dari kalangan malaikat yang tidak kelihatan. Sehingga, orang-orang kafir qureisy tidak melihat sama sekali Rasulullah saw dan Abu Bakar di dalam gua yang sudah dekat di hadapan mereka.
At Taubah ayat 40 ini mengabarkan secara gamblang bahwa Allah "bersama" hamba2Nya yang mulia. Tidak sekedar "kebersamaan" umum berupa melihat, mendengar, mengetahui dan memantau. Tapi, lebih jauh lagi sampai kepada tingkat melindungi, menolong, menguatkan, menentramkan, membela dan bahkan memenangkan terhadap musuh-musuhNya.
Ini merupakan bentuk kebersamaan Allah yang khusus (ma'iyyah khashshah) dengan hamba-hamba pilihanNya, baik para Nabi dan Rasul, maupun orang-orang beriman sesudah mereka sampai hari kiamat.
Allah telah memberikan kebersamaan khusus ini dahulunya kepada Nabi Ibrahim saat menghadapi Raja namruth, sehingga selamat dari api yang sangat besar. Juga kepada Nabi Nuh saat menghadapi badai Tsunami terbesar di dunia, dan selamat bersama kaumnya yang beriman. Juga kepada Nabi Musa dan Nabi Harun yang ditindas dan dikejar-kejar oleh Firaun dan bala tentaranya. Allah berkata:
قَالَ لَا تَخَافَا ۖ إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰ
Artinya: "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku bersama kamu berdua, Aku mendengar dan melihat". (QS Thaha: 46).
Kebersamaan khusus ini juga telah dirasakan oleh para sahabat Nabi yang mulia, sejak generasi-generasi awal. Baik para khulafaurrasyidin, sahabat-sahabat senior, maupun sahabat lain yang kadang namanya tidaklah terkenal.
* * * * *
Salah seorang sahabat Nabi yang terkenal sebagai pemilik doa mustajab (Rasulullah saw pernah mendoakan itu untuknya), yaitu Sa'ad bin Abi Waqqas. Beliau adalah salah seorang dari 10 sahabat yang diberitakan pasti masuk sorga. Pada masa khalifah Umar bin Khattab, Beliau diamanahi sebagai Gubernur (amir) Bashrah. Datanglah beberapa orang bashrah mengadukan Sa'ad tentang kekurangannya dalam melaksanakan shalat. Kemudian Umar mengkomfirmasi hal tersebut kepada Sa'ad, dan Beliau bisa menjawab dan mnjelaskannya dengan baik.
Kemudian Umar mengirim beberapa orang kepercayaannya untuk meninjau langsung ke bashrah, menanyakan perihal kepemimpinan Sa'ad ke rumah-rumah penduduk Bashrah. Semua keluarga yang dikunjungi memberikan pujian dan kepuasan atas kepemimpinan Sa'ad.
Saat rombongan berada di masjid, tiba-tiba seorang laki-laki menyatakan bahwa Sa'ad tidak ikut dalam berperang, tidak memimpin dengan adil dan tidak peduli kepada rakyatnya. Mendengar fitnah seperti itu, Sa'ad bin Abi Waqqas langsung berdoa: "Ya Allah, jika laki2 ini berbohong, maka butakanlah matanya, panjangkanlah umurnya dan timpakan fitnah kepadanya". Dan memang ternyata laki-laki tersebut kemudian menjadi buta, umurnya panjang dan diakhir hayatnya terkena fitnah. (Riwayat Jabir bin Samurah, dalam Shahih Bukhari dan Muslim, dan kitab Siyar A'lam An Nubala').
'Amir bin Sa'ad bin Abi Waqqas meriwayatkan, bahwa pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib, ada seorang lelaki mencaci maki Ali di tengah kerumunan orang. Bahkan juga mencaci-maki Talhah bin Ubaidilah dan Zubeir bin Awwam. Ketika itu juga Sa'ad menasehatinya agar berhenti mencaci-maki Khalifah Ali yang jauh lebih baik darinya. "Kalau tidak berhenti, aku akan do'kan kamu" kata Sa'ad. Akan tetapi lelaki tersebut tidak peduli. Malah ia balik mengejek Sa'ad dan berkata, "Kamun menakut-nakuti saya! Kayak nabi saja kamu!". Akhirnya Sa'ad berdoa kepada Allah: "Ya Allah, Engkau jagalah Ali dengan cara yang Engkau kehendaki".
Tak lama setelah itu, secara tiba-tiba, seekor onta besar datang dari arah pasar Bashrah masuk ke dalam kerumunan orang ramai tersebut. Orang-orang jadi menghindar. Kemudian onta besar tersebut menyeruduk lelaki tadi dan menginjaknya.
* * * * *
Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya Al Bidayah wa An Nihayah menceritakan seorang sahabat Nabi yang bernama Safinah. Beliau adalah budak dari Istri Rasulullah saw, Ummu Salamah. Beliau dimerdekakan oleh Ummu Salamah dengan syarat tetap menjadi pelayan Rasulullah saw. Nama Safinah sendiri diberikan oleh Rasulullah saw ketika dia diminta membawa barang-barang yang banyak, tapi tak berat baginya. Rasulullah saw berkata, "Angkatlah, sesungguhnya engkau adalah sebuah kapal (Safinah)". (HR Ath Thabrany).
Seorang senior tabi'in, Muhammad Bin Al Munkadir meriwayatkan bahwa Safinah maula Rasulullah saw ini pernah bepergian menaiki sebuah perahu. Namun perahu itu pecah dihantam ombak. Dengan sisa-sisa kayu perahunya dia selamat sampai ke daratan. Namun, di daratan dia dihadang oleh seekor singa yang sudah siap akan menerkamnya. Safinah langsung berbicara kepada singa tersebut, "Wahai abal haris (singa), aku adalah Safinah, budak Rasulullah saw". Mendengar perkataan Safinah, singa itu mengangguk-anggukkan kepalanya. Lalu ia menggosokkan punggungnya ke badan Safinah. Bahkan kemudian ia menunjukkan Safinah jalan keluar dari kawasan tersebut. Setelah itu singa tersebut mengangguk-anggukkan kepalanya seolah berkata kepada Safinah, "Selamat jalan". Begitulah Allah "bersama" hambaNya.
* * * * *
Dalam kitab "Siyar a'lam Nubala" diceritakan seorang tabi'in yang mulia, Shilah bin Asyam Al 'Adawi. Beliau salah satu murid dari Ibnu Abbas. Kemuliaan dirinya dan juga keluarganya diakui oleh banyak ulama. Salah seorang anaknya syahid dalam sebuah jihad. Ketika beberapa perempuan tetangga datang bertakziyah kepada istri Shilah yang bernama Mu'adzah, sang istri berkata kepada tamu, "Jika kalian datang kesini untuk bertakziyah menghiburku (atas duka kematian anaknya), maka tidak usah. Pergilah kalian, aku tidak berduka. Tapi jika kalian datang untuk mengucapkan selamat (atas syahidnya anaknya), maka silakan. Aku sangat bahagia".
Ibnu Al Mubarak, seorang Ulama Tabi'in menceritakan bahwa Shilah ini pernah pergi berjihad dalam sebuah pasukan. Di tengah malam saat para mujahid beristirahat, Shilah menyelinap keluar dari rombongan, menuju semak-belukar. Beliau hendak melakukan qiyamullail tanpa diketahui oleh mujahid yang lain. Rupanya salah seorang prajurit memantau semua gerak-geriknya.
Di saat Shilah larut dalam khusyuknya shalat malam, rupanya seekor singa telah mendekatinya. Singa itu mulai mengitarinya. Tapi Shilah tidak terganggu apalagi sampai memutuskan shalatnya. Ketika telah selesai salam ke kanan dan ke kiri, dia langsung berkata kepada singa: "Wahai singa, pergilah mencari makan di tempat lain". Singa itupun berbalik dan lari ke dalam hutan dengan auman yang sangat keras. Begitulah kebersamaan Allah dengan hambaNya.
* * * * *
Begitu banyak hamba-hamba Allah yang beriman telah merasakan "kebersamaan khusus" dengan Allah. Al 'Alaa' bin Alhadhrami, seorang sahabat Nabi yang dikirim berperang ke Bahrain dengan pasukannya. Setelah shalat dua rakaat dan berdoa kepada Allah, dia dan pasukannya bisa berjalan di atas air dan selamat sampai ke daratan untuk berperang. Al Hasan Al Bashri yang dipanggil ke Istana oleh Panglima yang bengis dan kejam, Hajjaj bin Yusuf Ats Tsaqofi, akibat ceramah dan kajiannya yang tegas menyikapi penyimpangan panglima Hajjaj. Semua peralatan untuk memenggal leher Hasan Al Bashri sudah siap menunggunya di istana; pedang, cambuk dan alas lantai supaya tidak berserakan darahnya kemana-mana. Sebelum masuk ke ruang Hajjaj, Hasan Al Bashri melantunkan beberapa doa dimulutnya. Tiba-tiba Hajjaj berubah menjadi ramah dan sopan kepadanya. Bahkan mendudukkannya di sampingnya, memberinya wewangian dan memujinya sebagai pemimpin para ulama di hadapan para hadirin yang tadinya sudah akan menyaksikan pembunuhan.
* * * * *
Dalam era kontemporer, juga sangat banyak terjadi "kebersamaan khusus" ini. Perang jihad di afghanistan melawan penjajah uni sovyet meninggalkan banyak kisah-kisah pertolongan Allah. Begitu juga jihad di Palestina, Bosnia, Irak, Suriah dan di berbagai negara lainnya.
Salah seorang Jendral mesir di masa rezim Husni Mubarak tidak mengizinkan pimpinan Hamas, Khalid Misy'al masuk ke istana presiden Mubarak untuk berunding dengan utusan Israel. Bahkan sang jendral sempat bersumpah dan berkata, "Langkahi dulu mayat saya oleh Misy'al, baru dia bisa masuk istana Presiden". Ternyata ucapan ini kemudian terealisasi. Saat Presiden Mursi berkuasa, Khalid Misy'al masuk ke istana presiden. Di waktu yang bersamaan, sang jendral tewas di Suriah setelah serangan para mujahidin menghatam posisi rezim penguasa basyar Asad di damaskus, dan juga menewaskan beberapa keluarga dekat basyar.
Ada seorang da'i dan juga sekaligus seorang dokter, di masa rezim Gamal Abdun Nasher. Di dalam penjara, disamping berbagai siksaan yang dialaminya, dia juga pernah "dikencingi" oleh sipir penjara di saat dia sujud dalam shalatnya. Dokter ini tak berdaya, kecuali hanya berdoa kepada Allah (dalam sujudnya), memohon agar sipir ini dimatikan dengan cara yang susah. Benar saja, kemudian di masa rezim Anwar Sadat, dokter ini kembali praktek di rumah sakit. Suatu hari dia menerima pasien yang terluka parah dan sakarat, korban tabrakan kendaraan yang mengerikan. Pasien ini sakarat dengan sebuah besi menancap di lehernya, sementara dia masih hidup. Dokter inilah yang membantunya mengeluarkan besi tersebut, dan menyaksikan sendiri kesusahan sipir tersebut sampai mati di ruang ICU.
Tidak sedikit penguasa diktator atau orang-orang sekuler yang melecehkan agama Allah di berbagai belahan dunia, menzhalimi para ulama dan orang-orang shaleh, nasibnya berakhir tragis. Ada yang masuk penjara, terkena stroke, mati dengan sangat buruk atau akhirnya tewas karena tabrakan, kecelakaan atau mungkin di tangan rakyatnya sendiri.
* * * * *
Sesungguhnya Allah tidak pernah tidur, lalai apalagi lupa. Dia pasti akan menolong hamba-hambaNya dengan cara-cara yang dikehendakiNya. Tugas seorang hamba hanyalah berusaha maksimal untuk memantaskan diri menjadi yang berhak menerima "kebersamaan khusus" dari Allah. Sehingga kemudian ia tak akan takut, sedih dan berduka-cita.
وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ
Artinya: "Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak". (QS Ibrahim: 42).
Wallahu A'laa wa A'lam.
Tidakalah seorang hamba menahan sesuatu yang lebih besar daripada menahan al-hilm(kesantunan) di kala marah dan menahan kesabaran ketika diteimpa musibah.
(Al imam Al Hasan al Bashri)
Hidup tanpa masalah, justru itu masalahnya. Allah berarti tidak lagi memercayakan kita suatu problema karena Dia tahu kita seringkali lari dan tak bertanggungjawab menyelesaikannya.
Nasihat klasik sering bilang padamu, “hidup itu kadang di atas dan kadang di bawah.” Tapi percayalah, ia nyata. Sangat nyata. Kalau kamu merasa di atas terus; jangan-jangan rodamu tidak berjalan. Alias rusak.
Kalau kamu merasa di bawah terus; kamu hanya belum mengayuh rodamu dengan tekad, mimpi dan asa. Ternyata segalanya mudah, jika jiwa kita luas, cara pandang kita dalam, dan keimanan kita total.
Sometimes, all you need is just believe.
@edgarhamas
Problems makes progress
Terima kasih, berkat kamu, saya jadi tahu kalau saya pantas mendapatkan yang lebih baik dari kamu. Terima kasih sudah memberikan saya pelajaran dengan perginya kamu dari hidupku.
A. W. (via surat-pendek)
😁 maacih banget loh daah mau menyadarkanaku... ternyata nasehat seseorang itu benar faktanya.. ga ada yg ga mngkin di dunia ini😆

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tuduhan yg tak ber-Dasar
Sangat sedih klo di drama-kan, dari sebuah pengkhianatan, atau memang dari awal kau tak begitu tulus ingin berteman denganku?
Setelah dengan semua yg kau curahkan, akankah membuatku benci, sedih, kecewa?
Sayang, semua itu tak ada kurasakan, yg ada malah terpikirkan oleh ku adalah 》 akhirnya giliranku tiba... karna memang dari dulu aku pernah dengar kata nasehat seseoarang
Jika kau berteman dengan seseorang yg sering membicarakan orang lain dengan sangat antusiasnya padamu sesuai dengan apa yg dia rasakan dan pikirkan dengan tanpa tau pembenarannya... maka kau akan dapat giliran untuk diceritakan ke orang lain, apakah itu buruknya dirimu atau baiknya... hanya waktu yg bisa menjawab.. kapan giliranmu akan tiba
Daan maaf, rasa sedih itu tak ada di kamusku saat ini... karna diriku sudah siap sejak awal ku kenal dengan sifatmu. Niat awalku berteman denganmu memang karna Allah, semua yg burukmu sangat ku tepiskan dari pikiran2 ini. Kalau ini yg Allah takdirkan diriku untuk menjauhkan dirimu dariku. Aku siap dengan ujian atau cara yg Allah tentuka ntuk pisahkan kita
Semoga dengan semua kejadian dgn pertemuan kita bisa aku ambil yg positive untuk pelajaran memperbaiki akhlak ku yg lebih baik
Terimakasih atas semua pelajaran yg kau berikan padaku
Dan terimakasih juga dengan semua TUDUHAN yg tak mendasar itu
23/01/2018
It's SWEET, girl
empat puluh delapan jam kita bersama..dan ribuan sirius kembali menjadi saksi bisu.. bukan hanya ribuan sirius,,tapi ribuan rinai yang turun juga memberi kesejukan.. hingga kita saling mendekap satu sama lain agar tubuh mendapatkan kehangatan..tanpa ada jarak dan ruang yang membatasi kita untuk bersama..
memang beda dengan sebelum nya yang kita lakukan.. jika sebelum-sebelum nya trip di rencanakan dengan sangat rapi.. namun kali ini trip kita sedikit mendadak..hanya bermodalkan keberanian hingga akhirnya aku dan kau tiba di singgsana kau..
hey..apa yang akan kita lakukan..??
tak perlu istimewa.. hanya sederhana saja.. aku hanya ingin kau lebih lama berada di sampingku.. atau mungkin sebaliknya.. aku yang hanya ingin lebih lama berada di samping kau..
dan ketika aku mendengar bahwa kau mendapatkan lampu hijau dari sang ratu singgasana,,aku sangat senang..
yeyyy...ini lebih cepat dari apa yang aku bayangkan..
hingga akhirnya kita sampai di kota "bareh".. malam pun tiba dengan di temani ribuan sirius..
sejujurnya malam itu aku tak ingin tidur.. aku ingin kita terjaga,, bercakap-cakap,, dan melakukan apa pun itu berdua..
ya,aku tidak ingat bagaimana saat itu aku begitu mengalirnya menceritakan apa yang selama ini aku tutupi dari semua orang.. salah satu rahasia besar bagiku.. dan berharap hanya aku saja yang tahu..menutupi nya dengan sangat rapat..
tapi..malam itu entah mengapa aku dengan begitu yakin nya mencerita sebagian apa yang aku tutupi kepada kau..
dan yaa..pertahanan ku runtuh.. buliran air mata itu tanpa sadar keluar dari kelopak mata ku.. aku tak sekuat apa yang kau kira..
aku sangat mudah untuk lemah..malam itu sebagian apa yang tertahan sempat keluar dengan begitu saja..
malam semakin larut.. hingga aku mengatakan "Naa,I missu U"..
dan rasanya aku tak ingin esok harinya kembali ke bumi andalas..
dan kata yang berikut nya "Dek ndag mau pisah dengan Naa" terlontar dari mulut ku dengan penuh kesadaran..
bukan sedang ngigau atau bermimpi.. tapi itu aku sangat sadar..mungkin karena itu efek dari aku yang sangat merindui kau..
esokkan nya aku memutuskan untuk tidak dulu kembali ke bumi andalas.. aku belum siap untuk menanggung rindu terlalu lama yang bertuan kan kepada kau...
menjaleng maghrib.. pertahanan ku kembali runtuh.. buliran itu mengalir deras hingga mungkin mengenai bahu kau.. aku sudah tak bisa menahannya.. hingga aku akhirnya menceritakan hampir semua nya kepada kau..
ditengah aku terlelap.. aku kembali mengatakan tak ingin berpisah dengan kau.. mengatakan nya saat kau mendekap ku dengan sangat erat.. kita yang saat itu mendekap dan mendekat dalam jiwa.. aku benar-benar tak ingin malam itu berakhir dengan sia-sia begitu saja..
waktu sudah berakhir.. dua malam tiga hari.. rasanya sudah cukup.. dua malam kau berhasil meruntuhkan pertahanan ku di pundak kau.. aku musti kembali ke singgsana ku.. berat hati untuk kembali merasakan rindu.. tapi perizinan ku sudah habis.. hari ku mengatakan tak apa-apa jika tambah satu hari lagi..tapi pikiranku mengatakan lekas kembali waktu ku sudah habis..esok lusa mungkin aku bisa kembali ke singgasana kau..
terima kasih atas empat puluh delapan jam nya.. terima kasih untuk pundak nya karena menerima kepala ku yang keras kepala ini.. terima kasih untuk apa yang telah kau lakukan terhadap ku..
teruntuk sang fajar yang mulai menyingsing dari hangat nya cahaya sirius..
(Sayang, klo hanya disimpan di chat)🤣😂
Tulisan si dia, murni buatannya.. kli ini bukan tulisan ku... saangat khas dengan ke alai-annya
Asing
ada yg beda, asing? Ga juga sih. Cuman merasa ini hampir hampir mendekati seperti sedia kala. Ya klo ini udah waktunya..-
I'll try it
------
Penutup 2017 yg menyenangkan-
Akankah aku akan terbiasa?
Semoga saja😁👌
WELCOME 2018
WARNING!!!
dilarang untuk DIBACA tanpa anda hayati dan mengingat tulisan ini
Dari sekian banyak yang tlah kau berikan padaku walau dalam bentuk barang, waktu, tenaga dan apapun itu kurang lebih 6 bulan belakangann ini (hhmm ga juga ya dari taun kmaren rasanya ada juga) aku sangat minta MAAF kalau aku tidak akan bisa memeberikan hal yang SEMPURNA sesuai dengan KEINGINANMu
dan jangan pernah sekali pun menaruh harapan padaku camkan itu!!! oleh karna itu aku hanya bisa berdoa semoga kebaikan mu dibalas olehNYA yang lebih pandai dalam memahamimu hingga ke inci2nya
especially to my sirius star who shines at night big love and big hug only for you and hope you are happy
고마워. gomawo
MALAM ku
hei aku baru ngeh klo trip kali ini sama-sama di tgl 15 kali ini di bulan desember
trip kali ini memang berbeda menurutku karena trip ini terjadi bukan karna adanya suatu acara atau kejadian, ataupun bukan karna sebuah tantangan seperti bulan lalu bukan tapi trip kali ini karna sebuah ajakan tepat 1 minggu yang lalu kau tawarkan padaku untuk nge-trip dan akupun menerima ajakan itu dengan senang hati >
jujur,,, sebenernya aku meragui kalo sebuah janji atau rencana di h-7 hari itu akan terwujud tapi tidak ada yg tidak mngkin,,, doaku perkuat, supaya nge-trip kali ini di ridhai+ dilancarkan oleh NYA dan yup.. hamdulillah DIA memng maha baik dalam mengabulkan keingingan hamba NYA yang lemah, lelah dan butuh refreshing heheh

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Perempuan itu makhluk perasa. Kadang ia tak mengerti mengapa sanggup menggenggam kesal sekaligus rindu. Pun, marah sekaligus menangis dalam waktu yang bersamaan.
Hanya kadang ia berusaha menutupi salah satunya. (via afifahkhairunnisa)
Part 2 -kekhawatiran ku
Aku menemukan salah satu solusi. Untuk mu, ya kamu😏. Bukan. Aku akan menjauhinya. Atau pun aku akan jujur padamu akan dia.
Tapi ...
--------------
Siang ini tetiba pengen dengerin radio. Karna paketku mulai menimpis🤣(Dasar anak kos).
Tetiba si kakak diseberang sana bilang. Setidaknya luangkan lah waktumu untuk bersyukur akan banyak hal walaupun itu kecil. Memang benar adanya. Rumput tetangga hijau segar. Apabila kau liat. Dan ujuk2nya akan membuat rasa ke-iri-an. Menempati level atas dari pandangan
Tapi menurut ku
Jangan hanya berhenti melihat saja.
Kenapa tak kau rawat juga rumput di depan rumah mu dengan inovasi yg baru?
Rumput yang baru?. Tak hanya rumput yg bisa kau tanam. Tapi bisa Dgn bertaburan bunga. Dengan begitu tetanggamu perlahan2. Akan berkunjung menanyakan keindahan taman mu.(Aih.. koq jdi masalah rumput🤣, bis tu tanya.. dimna beli pupuk rumput sehingga ceritanya panjang dan dia menikahkan anak2nya dan berbagi rumput.. kan lawak🤣😂)
Oke kembali ke topik awal
Inginku berteriak
Inginku membuka matamu lebar2
Lihatlah disekililing mu itu
Bahwa hidupmu jauh lebih lebih indah
Apabila kau bisa merawat apa yg kau punya
Dan mensyukuri semua itu.
Itulah salah satu solusi dari ku. Semoga bermafaat. Terutama buat diriku yg fakir ilmu😋😊
Sekarang, Aku Sudah. Lebih baik dari kemaren. Karna aku punya diri (NYA) yg akan. Memberiku solusi. Disetiap kekhawatiranku ini.
ALHAMDULILLAH-😄😍
Ke-khawatir-an(ku)
Ketakutan ku masih sama. Dari sejak dulu. Dan rasa takut itu masih belum hilang. Karna sekarang ketakutan itu makin merasukiku. Setalah beberapa pola yg ku lihat. Kau yg dulu berbeda. Dari yang sekarang. Begitu nampak terjalaskan. Dengan sifatmu. Bahwa kau memilki hak 'milik' pada nya. Dari tag-an itu. Foto-fato sosmed mu. Termasuk kepomu pada chat ku. Semuanya.
Dan sekarang makin jelas akan gelapnya. Bagai berjalan di sebuah lorong. Dan lorong itupun makin gelap. Setelah aku bejalan makin keujung. (Ku berharap suatu hari nanti menukan cahaya diujung itu)
Dan di pertengahan perjalann ini. Kata2 itu terngiang ngiang kembali.
Akankah sebuah kesalahan akan kehadiran ku saat ini untuk mu?
Karna telah mengambil apa yg menjadi hak sebelumnya bagimu
Karna perjalanan ini sudah terlanjur jauh. Dan akupun ingin rasanya menggenggam ia dgn erat saat ini. Ntah bagaimana rasa itu muncul dan tumbuh.
Jujur. Sebelumnya. Dulu tak sampai harapanku untuk menjaukaunya sampai sejauh ini. Karna ku tau. Hatinya tak akan berubah kepadamu. Karna aku. Sering mengkonfirmasikannya dengan sangat jelas. Bahwa kau masih tetap berada di level yg terspesial baginya.
Dan sekarang. Akupun bingung. Apakah yang harus aku lakukan supaya hatimu menjadi tenang? Menjauhinya?. Atau aku harus jujur padamu. Bahwa ia telah kugenggam erat dengan hati ini
Dengan apa yang telah terjadi ini. Maafkan aku. Atas langkah yg tak pernah ku perkirakaan. Akan menyakitimu sampai saat ini. Ku harap kau tak tersakiti oleh ku. untuk beberapa saat. sebelum ia kembali kepada mu seutuhnya. Ku harap kau bisa bersabar. Karna waktu yg akan berjalan. tak akan begitu lama yang akan kau rasakan.
{18.11.2017}
Kalau kau sendiri tidak bisa mengapresisasi dirimu dengan baik, jangan kaget orang lain kadang bisa melakukan dengan cara yang lebih buruk. Mematahkan semangatmu. Membunuh semua impianmu. Itulah sebabnya, kadang kita memang harus yakin dengan diri kita sendiri, dengan kemampuan kita sendiri, meski di saat yang sama kita sadar masih banyak kekurangan dan kita harus terus belajar untuk menjadi lebih lihai lagi.
–boycandra
Berserah.
Bukan hanya perihal kau serahkan semua urusanmu pada-Nya. Tapi tentang betapa yakinnya hatimu tentang semua yang telah Dia rencanakan dan yang akan Dia berikan kepadamu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Perasaanmu
Urusanmu terhadap perasaanmu, adalah urusanmu sendiri. Meski pernah ada yang datang, kemudian pergi. Ada yang memberi harapan, kemudian hilang bagai ditelan bumi. Semuanya menjadi urusanmu.
Sebanyak apapun kita membuat alasan, juga pembenaran. Dan seingin apapun kita menimpakan apa yang terjadi sebagai kesalahan orang lain. Justru, saat-saat seperti itulah yang membuat kita tidak bisa beranjak kemana-mana.
Hal yang paling sulit selain bersyukur adalah berlapang dada. Menerima kenyataan bahwa memang itu semua adalah kesalahan kita sendiri yang tidak mampu mengendalikan diri. Ketidakmampuan kita dalam mengendalikan perasaan, emosi, pikiran, dan membiarkannya terbang bebas memikirkan apapun. Kita terperangkap dalam asumsi yang kita buat sendiri.
Biarkanlah perasaan itu hilang seiring perjalanan. Seiring waktu saat kita berusaha menerima bahwa kitalah yang salah dan kita bersedia untuk memaafkan diri kita sendiri.
Memaafkan diri kita di masa sebelumnya yang lalai, yang lengah, yang tidak bisa mengendalikan perasaan, yang membiarkan orang lain masuk dan pergi begitu saja, yang membiarkan perasaan berbunga-bunga dengan asumsi bahwa ini akan berakhir indah selamanya. Padahal, kita tahu, kita tidak bisa mendahului takdir.
Upaya kita adalah menerima dan memaafkan, diri sendiri.
Yogyakarta, 2 November 2017 | ©kurniawangunadi
Seperti Inilah Harusnya Berprasangka
ditulis ulang dari status FB ust. Noorahmat Abu Mubarak.
Thalhah bin Abdurrahman bin Auf adalah sosok paling dermawan di kalangan Quraisy pada zamannya. Ketika dalam kondisi sulit, istrinya pernah berkata kepadanya, “Aku tidak melihat kaum yang keterlaluan melebihi kawan-kawanmu!”
Thalhah terhenyak dan berkata, “kenapa? Mengapa kamu berkata seperti itu? Apa alasanmu?”
Istrinya menjawab, “Mereka dekat denganmu saat kamu berkecukupan, tapi mereka meninggalkanmu saat kamu dalam kesusahan.”
Dengan bijak Thalhah menjawab,
“itu justru menunjukkan kebaikan mereka. Mereka datang saat aku kuat dan bisa membantu mereka dan mereka tidak mendatangiku saat aku tidak mampu berbuat (membantu), karena mereka tak ingin membebani diriku.”
Imam Al-Maawardi menyebutkan kisah ini dalam kitabnya yang masyhur, “Adabud Dunya wad Dien”, lalu beliau memberikan komentar, “Lihatlah bagaimana kemuliaan Thalhah sehingga dia menakwilkan sikap kurang baik para sahabatnya terhadap dirinya sebagai perlakuan baik. Dan tindakan yang sekilas bisa diartikan pengkhianatan namun dia anggap sebagai kesetiaan. Inilah kemuliaan dan keutamaan sejati, dan begitulah karakter orang-orang mulia, mereka berprasangka baik atas kekhilafan yang dilakukan saudaranya.”
(Adabud Dunya wad Dien, Imam al-Mawardi). —
kewajiban kita sebagai seorang muslim terhadap saudaranya adalah dengan berprasangka baik terlebih dahulu :”). Salamatus sadr. Padahal ini landasan paling dasar sebelum menjalin sebuah ikatan ukhuwah. Biarlah melabeli predikat teman sejati atau bukan teman sejati menjadi tanggungan para malaikat yang mencatat setiap niat dan amal yang tampak dan tak tampak dalam penglihatan kita. Tugas kita jauh lebih besar, menjaga hati dari segala prasangka yang tidak menyehatkan jiwa :”). wallahu a’lam bis showab.