I've realized i am feeling sad and disappointed as well. That's fine, i'll take my time. We all need some time and space to sit with the discomfort before moving forward again.

#extradirty
Stranger Things
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

★
KIROKAZE
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

pixel skylines
todays bird
TVSTRANGERTHINGS


shark vs the universe
Today's Document
hello vonnie

Love Begins

tannertan36

Kaledo Art
🪼
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
will byers stan first human second

seen from United States
seen from Italy

seen from Germany

seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from Belgium
seen from Netherlands
seen from India
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Indonesia
@gladtoknowyou
I've realized i am feeling sad and disappointed as well. That's fine, i'll take my time. We all need some time and space to sit with the discomfort before moving forward again.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Akhirnya memulai belajar IELTS. Ku latihan mock test di website. Trus nyobain listening, skor nya naik turun. Ada yang bisa dijawab dengan benar, ada yang hampir benar namun salah saat dituliskan, dan ada juga yang ku tak tahu mau tulis apa karena gak dengar apapun. wkwkkw
Masih jauh dari target.
Berulangkali memotivasi diri bahwa,
Ini hanya perkara waktu, nanti kan terbiasa kalau rajin latihan.
Semoga ku tetap rajin meski rasanya di listening aja aku udah payah apalagi yang lain. Wkwkkw
Dear Gladiol, kurang-kurangi deh merasa insekyur. Kamu gak seburuk yang kamu bayangkan.
Ketika hari-hari rasanya begini-begini aja. Cenderung dalam mode bertahan hidup dan menjauhi hal-hal yang berpotensi menambah keribetan dalam hidup.
Lalu muncul lah Tulus dengan lagu baru nya,
Mungkin, aku sedang tak bisa Tak bisa jatuh cinta Membuka hati 'tuk apapun siapapun Dan mungkin, aku memang sedang tak bisa Tak bisa jatuh cinta Membuka hati 'tuk apapun siapapun.
Welcome back Tulus !
Teh Hijau-nya sangat sesuai dengan episode hidup
Kalimat yang sangat relevan dengan hidup sekarang adalah,
"Tuhan, kalau memang jodoh, maka dekatkan hati kami berdua dan mudahkan jalannya. Kalau tidak berjodoh maka jadikan dia biasa-biasa aja di mata ku"

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Mungkin memang beberapa hal baik datang nya perlahan.
Bulan Maret aku nyobain laser CO2 karena bintik bintik hitam di wajah. Dokternya bilang keratosis. Keluhan ini muncul karena gak rajian re-apply sunscreen.
Setelah maju mundur dan nonton banyak video review, akhirnya aku cobain. Momen nya di libur lebaran. Jadi aku perkirakan down time nya akan berakhir di masa liburan kerja. Dokternya pun mengatakan bahwa kemerahan dan bekas laser akan mereda di 1-2 minggu.
Akhirnya buat janji untuk laser CO2. Waktu itu dokter bilang, keratosis nya banyak banget jadi lasernya hampir 1 muka.
Setelah treatment, tentu saja muka terlihat memerah. Beberapa jam kemudian terasa pedih dan gatal karena anestesi nya udah mulai hilang. Waktu lihat kondisi wajah di cermin, uwoooo bengkak dan bekas laser disana sini. Bekasnya seperti tusukan jarum. DAN BENARAN HAMPIR SEMUKA BEKAS NYA.
Sampai momen itu, ku masih berusaha yakin pada proses pemulihan yang gak bakalan lama.
Selama pemulihan aku ikutin tuh pesan dokternya. Cuci muka pakai air aqua dulu. Hindari matahari langsung. Rajin oles krim yang diresepkan. Hindari olahraga yang merangsang keringat.
Paling gak enak kalau lagi fase gatal, apalagi kalau di tahap yang gatal sekali bekas laser nya. Mau digaruk tapi gak boleh. Tapi gatal banget. Akhirnya ambil tisu yang udah digulung-gulung, trus gesek ke wajah. Huhuhu
Trus tidur juga serba salah posisi nya. Karena bekas laser nya hampir 1 wajah, akhirnya tidur dengan posisi telentang. Kalau miring, takut ketekan tuh bekas laser.
Ternyata memasuki minggu ke-2, bekas laser nya mulai menghilang. Tapi malah jadi hiperpigmentasi. Hitam sana sini.
Duh, aku sendiri ngeri lihat nya. Banyak titik-titik hitam di wajah. Mengerikan banget pokoknya. Jujur gak pede.
Bulan pertama setelah laser, ku rasanya pengen nangis lihat kulit wajah yang hitam sana sini. Saking gak pedenya, aku sering pakai masker ke kantor.
Bulan ke dua, bekas nya masih terlihat jelas. Dokter nya bilang, kemungkinan akan membaik di Juni atau Juli.
Aku yang udah lelah nunggu hasil laser akhirnya cuma bisa pasrah dan berpikir kalau laser nya gagal. Apalagi setelah baca review orang-orang, kayaknya mereka semua udah benar benar pulih di bulan pertama. Duh makin putus asa. Ya udahlah, takdir kayaknya ini.
Teman teman kantor ada yang komen,
"Ini kenapa wajah mu jadi banyak bekas jerawat, hitam hitam?"
Tentu dong, aku gak cerita habis laser. Bakalan panjang ntar episode nya wkwkkwkwk.
Setelah kejadian itu, ku gak pernah foto-foto di handphone. Karena langsung shock liat bekas di kulit wajah.
Namun minggu lalu, aku mulai sadar ada yang berubah di tekstur kulit wajah ku. Bekas samar nya udah mulai pudar. Kulit lebih cerah dan bersih banget. BEKAS LASERNYA UDAH SIRNA.
Hari ini adalah jadwal kontrol ke dokter,
Baru masuk di pintu, dokternya langsung kasih pujian,
"Wah muka nya udah lebih bersih ya, lebih sehat"
Hwahhhhhh.... senang sekali.
"Kamu ndak perlu pakai bedak atau make-up ya, begini saja. Kulitnya udah bersih dan sehat"
Huhuhuhu
Jadi ini ya namanya percaya pada proses masing-masing. Sejungkir balik itu.
Kelar dari konsul dokter, akhirnya aku selfie di handphone. Merayakan hal baik yang datang setelah harus melewati episode "kok muka nya jadi begini"
Tentu saja ini adalah kabar baik. Apakah ini artinya wajahnya udah mulus bersih gak ada bekas? Tentu saja tidak. Tapi udah lebih baik.
Dahlah, mari kita rajin re-apply sunscreen. Laser mahal dan gak enak :(
Hari ini ada banyak postingan merayakan kelulusan LPDP. Ada juga postingan yang berusaha menghadapi kegagalan karena belum lulus. Ada yang nge-list capaiannya dan bertanya-tanya kenapa masih gak lulus.
Sementara itu, aku pun bertanya-tanya, nanti aku bagaimana ya.
Disaat dengan sungguh-sungguh meminta dihadirkan hal-hal baik saat menghadapi masa sulit, maka Tuhan dengan ajaib mengabulkan dengan cara tak terduga.
Senin minggu lalu, ku diminta untuk ngasih materi edukasi pada sekolompok anak sekolah minggu yang range usia nya dari kelas 1-6 SD. Gak banyak, paling belasan anak. Kegiatannya di hari Sabtu.
Tanpa melihat tanggal, aku menyanggupi permintaan tersebut.
Meski setelah itu baru mikir kalau ternyata kegiatannya di kabupaten pinggiran kota. Ku harus nyetir 1 jam kesana. Tapi akhirnya tetap memilih untuk hadir karena track jalannya gampang dan AKU KANGEN INTERAKSI DENGAN ANAK SEKOLAH MINGGU.
Jumat, aku mulai siapin materi dan belajar menghidupkan suasana kelas.
Sejujurnya, aku cukup degdeg-an. Udah lama banget gak interaksi sama sekelompok bocah. Materi edukasi nya sih makanan sehari-hari ku. Tapi cara menyampaikan pesan dalam suasana yang menyenangkan, itu yang menjadi PR besar.
Sabtu pagi, ku bergegas pergi.
Setelah 1 jam perjalanan, akhirnya sampai di lokasi.
Gereja nya agak diatas bukit. Lapangannya luas dan hijau.Banyak pohon.
Dan ku bertemu dengan sekelompok anak anak yang antusias.
Huhuhuhu selama 45 menit lebih interaksi sama mereka, ada perasaan kangen yang muncul dalam hati. Ternyata ku merindukan aktifitas lama ku.
Hati rasanya full dengan kebahagiaan.
Padahal di hari yang sama, adalah peringatan ke-8 tahun bapak berpulang.
Begitulah hidup. 8 tahun lalu, aku nangis-nangis pulang ke apartemen untuk merapikan pakaian bapak, sementara bapak sedang dipersiapakn di ruang jenazah. Menangis karena aku tahu, pakaian yang aku rapikan tidak akan pernah dipakai oleh bapak lagi.
8 tahun lalu, aku nangis-nangis di lantai rumah sakit karena dunia rasanya hancur.
8 tahun lalu, aku berdiri disamping bapak yang udah terdiam dan mulai dingin. Beberapa jam sebelum beliau pergi, aku masih dengar suaranya yang bilang "jangan nangis", namun saat beliau pergi, dunia rasanya hening sekali. Aku nangis tapi beliau diam aja.
20 Juni selalu menjadi hari yang paling buruk.
Namun Tuhan bekerja dengan cara nya. Dihiburnya hati ku dengan mengirimkan ku pergi ke desa kecil di pinggiran kota. Untuk bertemu dengan sekumpulan bocil yang senyumnya manis manis sekali.
Entah mengapa, aku yakin, inilah bentuk hal baik yang Tuhan berikan di hari terburuk ku.
Dear Bapak, belakangn ini aku kangen sekali sama bapak. Sering membayangkan bagaimana cerita nya kalau bapak masih ada. Tapi sebaik-baiknya takdir, adalah takdir saat ini. Bersenang-senanglah disana Bapak.
Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Semoga kita selalu bisa napak kaki ke bumi ya. Karena siapa lah kita ini, hari ini mungkin begini. Besok entah bagaiman.
Di tempat tinggal yang sekarang, aku belum menemukan mie ayam yang enak. Pernah beberapa waktu lalu, ada 1 tempat yang mie ayam nya enak. Persis seperti di Yogya.
Tapi belakangan, mie ayam nya berubah rasa. Mungkin karena juru masak nya udah ganti.
Lalu akhirnya nge-ide untu masak mie ayam sendiri.
Hari ini udah percobaan ke-2.
Anyway, percobaan pertama, gak enak. wkwkkw
Percobaan ke-2, ku masak dengan sangat rempong. Duh mana blender lagi rusak, jadinya ku ngulek.
Mulai dari siapin minyak bawang dari kulit ayam. Trus nakar sebanyak apa per-bawang-an yang akan ku masukkan ke minyak tersebut supaya harum. Lalu riweuh ulek-ulek. Rebus sawi dan mie.
Wkwkkw
Akhirnya ku berhasil menyelesaikan mie ayam nya.
Hehhehe rasa nya jauh lebih baik dari percobaan pertama. Enak. Enak yang biasa aja. Tapi ini lebih enak sih dari mie ayam yang biasa ku makan. Lalu pagi pagi setelah kelar masak, ku nge-video call adek bungsu ku. Pamerin mie ayam. Kalau urusan masak, dia lebih jago sih.
Apakah aku kapok masak mie ayam lagi?
Hmm kayaknya belum. Justru penasaran pengen masak lagi. Pengen berhasil masak mie ayam yang enak.
Wkwwkkwk
Di sisi lain, teman ku lagi berusaha mendapat penghargaan sebagai insan berprestasi sementara aku sibuk berusaha masak mie ayam yang enak.
Sungguh kehidupan ambis yang berbeda perspektif :)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Lagu yang tadi dibawakan di gereja, sebagian besar adalah lagu yang jarang dinyanyikan. Mungkin karena lagu nya mengikuti topik minggu, maka lagu tersebut jarang muncul.
Tapi ada kalimat yang bagus sekali dalam lirik lagu tadi. Aku lupa detailnya bagaimana, tapi kira-kira begini,
"Aku tahu Tuhan pasti cukupkan ku dengan semua kebaikan Mu. Bahkan damai sejahtera kau berikan saat hidup banyak masalah"
Huhuhu bagus banget ya.
Belajar merasa cukup.
Juga belajar untuk melihat cara Tuhan bekerja. Mungkin tidak se-instan masalah nya langsung beres. Tapi ditemani dengan hati yang damai untuk hadapi masalah.
Kalau di versi nya aku, aku bersyukur dan merasa disayang sama Tuhan ketika memasuki usia 30 an -belum menikah, menghadapi banyak pertanyaan tentang kapan nikah serta nasehat nasehat yang kadang manis tapi kadang juga gak enak- tapi hati ku tenang, tidak grasak grusuk.
Pernah dan sering banget ketemu sama orang-orang yang prihatin karena ku belum menikah :)
Padahal aku nya happy, senang, dan gak ada beban sama sekali. Gak pernah menye-menye juga tentang itu. Malah lagi stress mikir, gimana cara nya bisa lulus beasiswa dan lanjut sekolah lagi. Living my life to the fullest. Ya gak fullest fullest amat sih, soalnya kerjaannya banyak yang keteteran huhuhu.
Kadang ya muncul sepercik pertanyaan dalam hati tentang kapan ya, tapi setelah itu mikir lagi bahwa takdir yang sekarang adalah sebaik-baiknya takdir yang Tuhan berikan.
Hihihi tante dan om, saya hanya belum menikah. It’s a detail, but it doesn't define me.
Apakah lanjut sekolah adalah pelarian?. Ya enggak sih, namanya juga hidup harus maju ke depan. Juga kerjaan nya menuntut harus lanjut sekolah lagi.
Hihihi tentu dong, nanti akan tambah list template sindiraan berikut nya,
"Nah itu, udah lanjut sekolah lagi. Fix, bakalan gak ada yg mau, tambah susah"
Wkwkkwk
Tapi siapa sih kita bisa tahu hidup di depan. Jangan gitu ahh...
Ya Tuhan, padahal sekolah nya masih entah kapan dan sama sekali belum diupayakan :(
Hari ini ada kegiatan untuk pelepasan teman kantor yang memasuki usia pensiun. Rasanya selalu emosional melihat momen ini.
Keinget sama bapak yang tidak pernah sampai di usia pensiun. Padahal beliau udah punya banyak rencana menghabiskan masa pensiun nya. Tadi pun, ku membayangkan seandainya beliau yang berdiri di depan, menerima sematan bunga dan tanda hormat untuk pengabdiannya.
But, God has another plan. Takdir terbaik untuk bapak ☺️
Pemicu perasaan emosional lainnya adalah pertanyaan,
“Aku bakalan bisa gak ya menuju usia pensiun”
Semoga kita diberi sehat. Juga kemampuan untuk mau olahraga rutin.
✨
Selepas kegiatan, balik ke rutinitas.
Hwah, karena udah terjerumus menjadi mbak mbak sekretaris, tadi ku harus urus surat pengantar dan print dokumen yang segambreng banyak nya. Pun ditambah drama print yang error.
Huhuhu
Tapi tadi aku udah janji sama diri sendiri, bahwa setelah urusan ini selesai, ku akan pergi ke mall.
Yep. Akhirnya nge-mall setelah pulang kantor. Rasanya udah lama banget gak ke mall.
Tujuan nya ke sociolla, Guardian, Hypermart. Lalu makan.
Huhuhuhu menyenangkan sekali bisa punya momen jalan sendiri begini.
Semoga energi positif dari nge-mall ini bisa melunturkan rasa ngantuk ku nanti malam. Kerja Gladiol, noh kerjaan mu banyak banget di laptop 🤏
Hari ini hidup rasanya darderdor.
07.30 - 09.00 ngantor dan kerja.
09.00 - 11.00 ikut seminar. Tapi jam 11 ku udah pergi duluan.
11.00 -12.00 print ini itu yang bolak balik direvisi. Shock karena tetiba ada edaran untuk monev hari ini juga.
12.15- 12.45 perjalanan ke rumah sakit untuk kontrol ulang. Berkas Monev akhirnya nitip ke teman. Karena janji temu dengan dokter lebih penting. Juga penasaran sama hasil CT Scan ku.
13.00 -14.00 konsul dengan dokter. Ada banget cemas nya ketika ambil hasil CT Scan. Deg-degan parah. Lalu sambil nunggu antrian, ngintip hasil CT Scan. Gak paham banget juga hasilnya. Mana ibuk-ibuk disamping ku cerita, dia punya keluhan yang sama dan direkomendasikan operasi.
Duh ku makin parno. Takut direkomendasikan operasi. Takut semuanya lah. Bahkan mulai mikir,
“Nanti kalau aku operasi, siapa yang nemani ya?”
Akhirnya, ketemu dokter. Beliau baca hasilnya. Puji Tuhan, dokternya edukatif banget. Juga detail. Menjelaskan pakai bahasa yang gampang dipahami. Bahkan bisa merangkum jawaban dari pertanyaan pertanyaan yang ditanyakan.
Juga merasa sangat lega karena beliau bilang, kondisi nya belum pada tahap harus operasi.
Rasanya seperti ada beban yang dicopot dari pundak.
Hwahhh ingat banget, awal bulan Mei berdoa sama Tuhan agar diberikan dokter yang baik dan cocok dengan keluhan ku. Waktu itu, ku sedang capek banget karena dalam 1 minggu ketemu dengan 3 dokter yang berbeda.
Dengan dokter yang sekarang, progres nya cepat. Langsung minta periksa ini itu. Setiap kali periksa, beliau jelasin dengan detail hasil temuannya.
Anyway beliau selain sebagai dokter juga sebagai dosen, jadi setiap konsul, ku merasa sedang ngikutin kelas kuliah beliau.
Jam 14.00 balik ke kantor. Kemudian berhadapan lagi dengan dunia orang dewasa versi lain.
Mungkin karena salah satu sumber stress ku udah menemukan titik terang, sore tadi ku lebih berenergi kerja. Bahkan pulang nya udah jam 18.00.
Yah begitulah kehidupan darderdor ini.
Ada aja ujiannya.
Kali ini di episode yang bikin stress dari bulan Mei, ku dipertemukan dengan orang baik. Juga dimudahkan di beberapa hal.
Iya sih. Keluhan yang dirasakan juga masih perlu kontrol ulang.
Tapi rasanya aku keren juga ya menghadapi kehidupan orang dewasa versi pergi berobat sendiri ke rumah sakit ☺️
Hal tersia-sia yang dilakukan hari ini, nunggu hampir 2,5 jam di bazar makanan. Tergiur sama makanan viral.
Tapi berakhir dengan zonk karena rasanya B aja. Mana asin banget lagi. Pokoknya gak worth it nungguin sampai 2,5 jam sambil panas-panasan.
Ku datang cepat ke bazar supaya gak ngantri lama. Begitu sampai, makanan nya belum ready, kata nya bentar lagi. Ya udah aku tungguin. Sambil jajan makanan lagi.
Rasanya ada 3 kali aku bolak-balik nanya makanan nya udah ready apa belum. Ada juga momen, aku pengen pulang karena capek nunggu.
Tapi mikir lagi, lah kan udah datang jauh-jauh dan udah keburu nunggu juga.
Akhirnya berakhir sampai 2,5 jam. Ehh pas dimakan, ya ampun B aja.
Baru kelar dari urusan rumah sakit, setelah serangkaian pemeriksaan,
Tuhan, tolong berikan banyak hal baik dan mudahkan proses nya ya.
Bantu pelihara iman ku yang cetek ini untuk meyakini, sebaik-baiknya takdir adalah takdir mu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hari ini ada Apel pagi jam 08.00. Jam 07.50 udah sampai di tempat. Aku kebagian barisan paling belakang. Beres kegiatan, ku langsung pulang. Gak singgah dulu untuk basabasi sama teman kerja. Ku pengen buru-buru belanja ikan segar ke pasar. Takut kehabisan yang bagus bagus. Juga karena ku lagi gak punya energi untuk sosialisasi. Hehhee
Beres belanja dari pasar, singgah jajan bakmie ayam jamur, pangsit goreng dan bakpao. Makanannya di take away aja.
Balik ke rumah untuk sarapan dan bersihkan ikan yang udah dibeli.
Lalu jam 10.30 zoom meeting.
Agak siangan dikit, masak untuk makan siang.
Dan besok sudah harus balik ngantor seperti biasa. Bertemu dengan banyak manusia dan banyak hal.
Tarik nafas dulu. Oke, hembus pelan pelan.
Gimana nih, aku udah nyaman banget dengan edisi banyak tanggal merah. Wkwkwk
Bulan Mei kemarin ada aja sih hal yang bikin gedebak gedebuk. Belum harus konsul 3 dokter THT selama 1 bulan. Tiap minggu ku ketemu dokter THT. Bahkan ada momen dalam 1 hari, aku ketemu 2 dokter THT. Sedihnya ada. Sempat nangis juga di parkiran karena merasa syiksyeksyok. Minggu ini juga bakalan konsul THT lagi untuk pemeriksaan lanjut. Hwahhhh, ada aja emang kehidupan ini.
Padahal baru aja nyusun rencana untuk lanjut sekolah. Eh tiba tiba diserang dengan another masalah hidup.
Sampai akhirnya aku menyimpulkan bahwa masalah hidup gak akan pernah kelar. Beres satu perkara, perkara berikutnya datang. Bahkan, masalah belum kelar, berikutnya sudah datang masalah baru.
Jadi doa yang berulangkali diucapkan adalah,
Semoga diberi banyak hal baik dan dimudahkan segala urusannya. Karena ada aja sih kejadian dalam hidup.
Diberi banyak kekuatan dan keikhlasan.
Beberapa bulan terakhir ada satu hal yang sering aku renungkan dan tanya sama Tuhan.
Hari minggu kemarin, rasa nya ada sedikit celah yang terbuka untuk hal tersebut. Tapi berakhir dengan aku yang kurang bisa memanfaatkan celah tersebut. Wkwkkwkw
Alhasil kesempatan tersebut berlalu dengan begitu saja,
Mungkin kalau Tuhan bisa ngomong langsung, barangkali akan berkata begini,
"Heuh, kamu ini dikasih jalan malah melengos pergi begitu aja"
Tentu ada sepercik penyesalan. Hwahh emang gak bakat sama sekali ya.
Ya udahlah,
Semoga ada jalan dan skenario lain. Kalau gak ada lagi, ya udah memang bukan untuk ku.
Hehehe